• Home
  • Berita Lokal
  • Tanggul Sungai Tak Diperbaiki, Warga Ancam Tutup Tol Kanci-Pejagan

Lokal
Share this on:

Tanggul Sungai Tak Diperbaiki, Warga Ancam Tutup Tol Kanci-Pejagan

  • Tanggul Sungai Tak Diperbaiki, Warga Ancam Tutup Tol Kanci-Pejagan
  • Tanggul Sungai Tak Diperbaiki, Warga Ancam Tutup Tol Kanci-Pejagan

KOORDINASI - Perwakilan kepala desa (Kades) di Kecamatan Losari saat mengikuti audensi di ruang Asisten I Setda Brebes, kemarin. (dedi sulastro/radar brebes)

BREBES - Warga beberapa desa di Kecamatan Losari berencana memblokade Jalan Tol Kanci-Pejagan. Blokade tersebut sebagai buntut tuntutan permintaan perbaikan tanggul darurat di Sungai Cisanggarung yang hingga saat ini belum terlealisasi.

Kepala Desa (Kades) Karangsambung Nurohman mengungkapkan, dia sudah beberapa kali meminta usulan perbaikan tanggul darurat akibat terjangan banjir tahun lalu ke pihak Bali Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung. Namun, hingga saat ini realisasi perbaikan itu belum juga terealisasi.

"Saya udah bingung mau ke mana lagi minta bantuan perbaikan tanggul yang rusak ini. Bahkan agar pemerntah pusat mengetahui kondisi ini, masyarakat berencana akan memblokade jalan tol," ujarnya, Kamis (28/2) kemarin.

Menurutnya, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan surat perbaikan ke pihak BBWS Cimanuk-Cisangarung. Akan tetapi, surat tersbeut belum ada balasannya. "Bukannya apa-apa, untuk membangun tanggul darurat saya sudah mengeluarkan dana pribadi. Jadi saya minta pemerintah, terutama BBWS, agar secepatnya melakukan perbaikan tanggul darurat itu," pintanya.

Seperti diketahui, setahun yang lalu tanggul yang ada di Desa Karangsembung, Kecamatan Losari tersebut jebol dan mengakibatkan bencana banjir. Sehingga, ratusan orang terpaksa mengungsi.

Karenanya, untuk mengantisipasi hal yang serupa terjadi di tahun ini, pihaknya meminta BBWS untuk memperbaiki tanggul yang sudah rusak tersebut.

Senada dengan Nurohman, Kades Kedungeneng Margan menuturkan warganya akan siap turun memblokade jalan tol jika dalam waktu dekat BBWS tidak merealisasika perbaikan tanggul. Pasalnya, warga setempat khawatirjikatidak segera diperbaiki tanggul akan semakin kritis dan jebol.

"Warga sudah cukup bersabar menanti perbaikan tanggul. Tapi jika dalam waktu dekat tidak juga diperbaiki maka kita akan turun ke jalan biar sampai ke pusat," katanya.

"Hanya saja, warga saat inimasih menunggu tanggapan dari BBWS (setelah audensi, red). Apakah bisa segera ditangani atau tidak," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengiaran Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPSDATR) Kabupaten Brebes Agus As'ari mengungkapkan, pihaknya akan terus memfasilitasi terkait keluhan warga di Kecamatan Losari tersebut. Menurutnya, pihaknya akan mencoba kordinasi dengn semua pihak yang memiliki kewenangan.

"Kita akan upayakan dengan berkordinasi dengan instansi yang memiliki kewenngan. Dalam hal ini untuk bisa memperbaiki tanggul yang sudah darurat," ujarnya.

Namun saat disinggung mengenai rencana warga yang akan memblokade jalan tol jika BBWS tidak segera memperbaiki tanggul yang jebol, pihaknya tetap mengajak warga untuk tidak melakukan aksi tersebut. Sebab, nantinya akan berdampak penilaian yang tidak baik bagi pemerintah.

"Jadi kita upayakan dan berkordinasi untuk pelaksanaan perbaikan ini jangan sampai ada blokade jalan tol segala," imbaunya.

Perwakilan BBWS Cimanuk-Cisanggarung di Bidang Operasi dan Pemeliharaan Dodo Wardoyo mengungkapkan, pihaknya belum tahu pasti kapan akan terlealissi perbaikan tersebut. Menurutnya, itu adalah kewenangan pimpinan.

"Kalau itu (perbikan segera, red) bukan kewenngan saya. Saya hanya perwakilan, untuk keputusannya ada di pimpinan," katanya. (ded/ism/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

Dua rumah milik warga di Dukuh Banjarwaru, Desa Karangjati, Kecamatan Tarub terancam tergerus akibat Sungai Cacaban longsor.


Jadi Tersangka, Supir Bus Rosalia Indah Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Jadi Tersangka, Supir Bus Rosalia Indah Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Budi Setyo Handoyo (50), supir Bus Rosalia Indah yang terlibat kecelakaan maut di Tol Pejagan-Pemalang


Hendak Cari Bambu, Daklan Tewas Tersambar Kereta Api

Hendak Cari Bambu, Daklan Tewas Tersambar Kereta Api

Daklan (65), warga Dukuh Kalipucung Desa Galuhtimur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes ditemukan tak bernyawa, Minggu (23/6).


Uniknya Wisata Via Ferrata Bukit Gua Rangkok

Uniknya Wisata Via Ferrata Bukit Gua Rangkok

Ingin menghabiskan akhir pekan dengan wisata unik yang tak biasa?


Sempat Kabur, Pelaku Pembacokan Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur, Pelaku Pembacokan Akhirnya Diringkus Polisi

Pelaku pembacokan terhadap Sumarno (71) warga Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari akhirnya berhasil ditangkap.


Malam-malam, Kapal Penangkap Ikan Terbakar

Malam-malam, Kapal Penangkap Ikan Terbakar

Warga disekitar Dermaga di Jalan Bali mendadak heboh, Kamis (20/6) malam sekitar pukul 21.00 WIB.


Tiga Korban Meninggal Berhasil Dievakuasi

Tiga Korban Meninggal Berhasil Dievakuasi

Satlantas Polres Brebes dibantu petugas tol dan tim medis dari puskesmas akhirnya berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal.


Bus Rosalia Indah Tabrak Tronton di Tol Pejagan-Brebes

Bus Rosalia Indah Tabrak Tronton di Tol Pejagan-Brebes

Kecelakaan melibatkan bus Rosalia Indah dan truk tronton pengangkut beras di Tol Pejagan KM 252


Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Tanjakan Ciregol

Mayat Tanpa Identitas Tergeletak di Tanjakan Ciregol

Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga di tanjakan Ciregol.


Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai

Revisi Perda RTRW Tak Kunjung Selesai

Bupati Brebes Hj Idza Pritanti SE mendesak kepada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPSDATR) Kabupaten Brebes



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!