Lokal
Share this on:

Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

  • Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok
  • Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok
  • Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok
  • Tarif Tak Manusiawi, Pengemudi Go Jek Pilih Mogok

TEGAL - Pengemudi ojek online yang tergabung dalam Komunitas Betawi (Brebes, Tegal, dan Slawi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Tegal, Kamis (19/4). Mereka menuntut adanya kenaikan tarif serta perbaijan manajemen kantor.

Aksi diawali dengan menggelar doa bersama di lapangan volly di Jalan Tentara Pelajar Tegal. Massa kemudian bergerak melakukan long march menuju DPRD. Sesampainya disana mereka menggelar sejumlah poster dan menyampaikan tuntutannya.

Salah seorang pengemudi go jek, Rifai Irawan mengatakan, dia dan teman-temannya sesama pengemudi ojek online sengaja menggelar aksi untuk meminta kenaikan tarif batas minimum dari Rp1.300 ke Rp2.000 per kilometer dengan minimal pendapatan Rp8.000.

"Kemudian kejelasan tarif bagi hasil go food, perluasan wilayah orderan ke Brebes dan Slawi dan manajemen kantor diperbaiki," katanya.

Menurut Rifai, tarif saat ini dinilai kurang manusiawi. Belum lagi adanya perubahan pengaturan poin yang membuat pengemudi go jek semakin terjepit.

"Karenanya, hari ini kita datang ke DPRD agar aspirasi kami disampaikan kepada pihak manajemen. Sehingga ada perubahan tarif," pintanya.

Usai menggelar aksi, perwakilan massa diterima untuk bermediasi. Mereka ditemui Sekretaris DPRD Totok Subagyo dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Tegal Harviyanto Wisnu Purbo Waseso.

Lihat Vidoenya di Instagram @radartegalofficial

Dalam mediasi itu, Totok mengatakan, menerima aspirasi dari massa. Selanjutnya, akan diteruskan kepada pimpinan dewan. "Harapannya nanti kita bisa mengundang pihak terkait untuk masalah ini," tandas Totok.

Setelah bermediasi, massa selanjutnya membubarkan diri. Mereka juga sepakat mulai pukul 17.00 WIB nanti tidak akan menerima order. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Dugaan Kampanye saat Pengajian Diusut
Dugaan Kampanye saat Pengajian Diusut

Berita Sejenis

Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhajirin Desa Pegirikan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal berunjuk rasa, Rabu (15/8).


Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang ikan di tiga TPI diprediksi tidak sesuai target. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami penurunan.


Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.


KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Pilih Nyaleg, Empat Kades di Brebes Mundur

Pilih Nyaleg, Empat Kades di Brebes Mundur

Empat kepala desa (kades) di Kabupaten Brebes mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.


Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Sekitar 70-an warga Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang mendatangi Balaidesa Serang, Jumat (18/8).


Blanko SIM di Polres Pemalang Kosong

Blanko SIM di Polres Pemalang Kosong

Bagi warga pemohon Surat Izin Pengemudi (SIM) yang akan melakukan permohonan pembuatan atau perpanjangan SIM harap sedikit bersabar.


Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Seorang anggota Panwascam Tegal Barat mengundurkan diri dari jabatannya. Alasannya, karena dia merasa tak bisa bekerja penuh waktu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!