Lokal
Share this on:

Tawuran Dua Kampung, Satu Rumah Rusak, Seorang Warga Terluka

  • Tawuran Dua Kampung, Satu Rumah Rusak, Seorang Warga Terluka
  • Tawuran Dua Kampung, Satu Rumah Rusak, Seorang Warga Terluka
  • Tawuran Dua Kampung, Satu Rumah Rusak, Seorang Warga Terluka
  • Tawuran Dua Kampung, Satu Rumah Rusak, Seorang Warga Terluka

BERJAGA-JAGA - Sejumlah petugas kepolisian berjaga-jaga di lokasi bentrok antar pemuda di dua desa, Senin (10/6). (harviyanto/radartegal.com)

LOSARI - Dua pelaku yang diduga terlibat tawuran antar pemuda dua Desa Negla dan Karangjunti Kecamatan Losari ditangkap. Selain menyebabkan seorang mengalami luka-luka, tawuran antar desa, Minggu (9/6) sore, itu juga menyebabkan satu rumah warga rusak.

Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, keributan antar pemuda dua desa itu berawal dari dua orang pemuda asal Desa Karangjunti yang melintas di Desa Negla. Kedua pemuda itu terjatuh lantaran mabuk.

Bahkan, saat itu warga sempat geram lantaran keduanya sempat akan menabrak warga lainnya. Setelah pergi, kedua pemuda tersebut kembali datang ke Desa Negla dengan membawa teman-temannya.

Keributan pun terjadi setelah gerombolan pemuda tersebut memukuli pemuda asal Desa Negla yang tengah duduk-duduk di jembatan. Keributan pun meluas lalu memancing pemuda lain asal Desa Negla datang ke lokasi kejadian. Mereka pun akhirnya kabur.

Namun bukannya mereda, ketegangan semakin bertambah setelah mereka kembali datang dengan membawa puluhan pemuda. Aksi tawuran pun pecah dan menyebabkan seseorang mengalami luka-luka dan satu rumah warga rusak terkena lemparan batu.

"Lantaran terpojok, kedua pemuda dan tujuh orang lainnya kembali pergi memanggil teman-temannya. Bersama sepuluh orang temannya, hingga terjadi saling lempar lempar batu yang mengakibatkan satu rumah rusak dan beberapa orang terlika," terang Kapolsek Losari AKP Suraedi.

Sementara, untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan, sejumlah polisi dengan senjata lengkap disiagakan di lokasi kejadian. "Saat ini situasinya sudah kembali aman. Tapi tetap ada beberapa petugas yang berjaga di lokasi kejadian,"singkatnya, tandas KBO Satreskrim Polres Brebes Iptu Triyatno. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ramaikan HUT Kemerdekaan, Warga Tanjungsari Bikin Karnaval Bergiliran

Ramaikan HUT Kemerdekaan, Warga Tanjungsari Bikin Karnaval Bergiliran

Warga di dusun Tanjungsari Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang, punya cara sendiri meramaikan HUT Kemerdekaan.


Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Sejumlah warga belakangan kelimpungan, karena kesulitan mencari gas LPG 3 kilogram.


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) Lebaksiu Kidul menggelar Pelatihan Ecoprint dengan Teknik Pounding.


Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Penemuan mayat dalam karung yang ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal sempat menimbulkan tanda tanya besar.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Misteri pembunuhan terhadap Nurhikmah (16) yang jazadnya ditemukan dalam rumah kosong akhirnya terungkap.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!