Lokal
Share this on:

Tegal Belum Steril dari Gelandangan

  • Tegal Belum Steril dari Gelandangan
  • Tegal Belum Steril dari Gelandangan
  • Tegal Belum Steril dari Gelandangan
  • Tegal Belum Steril dari Gelandangan

RAZIA PGOT – Petugas Dinsos dan Satpol PP merazia PGOT di Jalan Diponegoro, kemarin. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Sebagai kota perdagangan dan jasa, Kota Tegal belum sepenuhnya terbebas dari keberadaan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT). Dari razia yang dilakukan Dinas Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) di sejumlah titik rawan berhasil mengamankan sebanyak 16 PGOT, kemarin.

Titik rawan yang dirazia petugas meliputi perempatan lampu merah, Pasar Pagi, Alun-alun Tegal, Taman Poci, dan kawasan pinggiran pertokoan. 16 orang yang terjaring razia terdiri dari remaja, orang tua, dan anak-anak yang berasal dari Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Sosial Dyah Kemala Shinta melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Bantuan dan Jaminan Perlindungan Sosial Imam TS kepada wartawan menyampaikan, razia merupakan kegiatan rutin yang dilakukan dinasnya, berdasarkan laporan dari masyarakat yang merasa kenyamanan dan ketertiban wilayahnya terganggu.

“Kami juga sering menangangi PGOT dari Polres Tegal Kota yang melaksanakan razia pekat,” kata Imam.

Untuk memaksimalkan razia PGOT, di samping bekerjasama dengan Satpol PP dan Dinkes, Dinsos menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota Tegal. Sehingga selain pendataan, dapat dilakukan pengecekan darah dan urine, sebagai antisipasi peredaran narkoba.

Imam mengemukakan, bagi 16 orang yang terjaring razia, selanjutnya dikembalikan sesuai alamat mereka. “Apabila di lain waktu terkena razia kembali, maka kami akan melakukan pembinaan lanjutan secara khusus,” ujar Imam.

Seperti diketahui, terkait ketenteraman dan ketertiban di Kota Tegal, Satpol PP sendiri telah mengajukan Rancangan Perda Trantib. (nam/ela/zul)



Berita Sejenis

Warga Kota Tegal Diminta Waspadai Hujan dan Petir

Warga Kota Tegal Diminta Waspadai Hujan dan Petir

Memasuki awal musim penghujan, wilayah Kota Tegal dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir.


Enthus Siapkan Rp7,74 Miliar untuk Rehab 387 Rumah Tak Layak Huni

Enthus Siapkan Rp7,74 Miliar untuk Rehab 387 Rumah Tak Layak Huni

Pemkab Tegal menggelontorkan anggaran Rp7,74 miliar untuk merehabilitasi 387 unit rumah tidak layak huni milik warga tidak mampu pada tahun ini.


Semedo akan Dibangun Seperti Situs Sangiran

Semedo akan Dibangun Seperti Situs Sangiran

Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Situs Manusia Purba Sangiran di Kabupaten Sragen.


Pemkot Tegal Usul 300 Formasi CPNS di 2018

Pemkot Tegal Usul 300 Formasi CPNS di 2018

Pemkot Tegal berencana membuka formasi CPNS di 2018 mendatang. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada ratusan formasi yang bakal dibuka saat penerimaan.


Begini Fatwa MUI Tegal agar Bermedsos dengan Benar

Begini Fatwa MUI Tegal agar Bermedsos dengan Benar

Perkembangan media sosial (medsos) memang sudah tak terbendung lagi.


Jumlah TPS Pilbup Tegal Hanya 2.588, Berkurang 205 saat Pilpres

Jumlah TPS Pilbup Tegal Hanya 2.588, Berkurang 205 saat Pilpres

Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di pemilihan bupati (pilbup) Tegal 2018 mendatang ditetapkan sebanyak 2.588.


Sering Bikin Memar Istri, Suami Ditangkap Polisi lalu Dibui

Sering Bikin Memar Istri, Suami Ditangkap Polisi lalu Dibui

Gara-gara sering menganiaya istrinya, AG (33) warga Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, dibui.


Pasien Gizi Buruk di Brebes Dijamin Dinkes

Pasien Gizi Buruk di Brebes Dijamin Dinkes

Tingginya angka gizi buruk di Kabupaten Brebes mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan setempat.


223.110 Anak di Brebes Belum Berakta Kelahiran

223.110 Anak di Brebes Belum Berakta Kelahiran

Dari sekitar 670.000 anak yang ada di Brebes yang berusia 0-18 tahun baru 66,7 persen atau 446.890 anak yang memiliki akta kelahiran.


Langgar Kode Etik, Anggota DPRD Kota Tegal dari PPP Dicopot

Langgar Kode Etik, Anggota DPRD Kota Tegal dari PPP Dicopot

Berdasar SK dari Gubernur Jateng dengan Nomor 176/77/2017, politikus dari PPP atas nama Suprianto resmi dicopot dari anggota DPRD Kota Tegal.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!