• Home
  • Berita Lokal
  • Tenaga Kerja Asing Mulai Banyak, Pengawasan Diketati sampai Kecamatan

Lokal
Share this on:

Tenaga Kerja Asing Mulai Banyak, Pengawasan Diketati sampai Kecamatan

  • Tenaga Kerja Asing Mulai Banyak, Pengawasan Diketati sampai Kecamatan
  • Tenaga Kerja Asing Mulai Banyak, Pengawasan Diketati sampai Kecamatan

SLAWI - Pemkab Tegal bersama Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang meningkatkan pengawasan terhadap orang asing untuk mengantisipasi adanya pelanggaran keimigrasian. Jumlah orang asing yang bekerja di sejumlah sektor di Kabupaten Tegal terbilang banyak.

Peningkatan pengawasan itu dilakukan dengan membentuk‎ Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) tingkat kecamatan se-wilayah Kabupaten Tegal. Keberadaan tim itu dikukuhkan oleh Plt Bupati Tegal Umi Azizah di Hotel Grand Dian, Slawi, kemarin.

‎Menurut Umi, pembentukan Tim PORA tingkat kecamatan karena perkembangan dunia global yang membuka peluang pasar bebas tenaga kerja, termasuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) telah mendorong meningkatnya mobilitas penduduk asing.

Kebijakan pemerintah pusat di sektor pariwisata yang ditunjang dengan layanan bebas visa juga terbukti mampu menarik minat wisatawan asing untuk datang dan berkunjung ke Indonesia sehingga perlu ada pengawasan yang baik.

“Saya memandang bahwa pembentukan Tim PORA ini sangat tepat karena keberadaan orang asing di sini cukup banyak,” ujar Umi.‎

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), ‎Umi menyebut, jumlah tenaga kerja asing di Kabupaten Tegal pada 2017 lalu terdapat 14 orang.

"Meski sepintas keberadaan orang asing otu memberikan manfaat positif bagi kemajuan sektor pariwisata, pendidikan dan perkembangan industri, tetap saja kita harus mempunyai kewaspadaan dini,"‎ ujarnya.

Umi meminta agar perangkat pemerintah mulai dari tingkat ‎RT, RW, desa hingga kecamatan harus mengetahui aktifitas dan keberadaan orang asing di wilayah masing-masing. "Ketua RT, Ketua RW, lurah, sampai camat harus mengetahui kalau ada orang asing di wilayahnya, dan apa aktivitasnya," pintanya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Pemalang, Supartono menjelaskan, pembentikan Tim PORA tingkat kecamatan meningkatkan sinergitas, koordinasi, maupun informasi keberadaan dan kegiatan orang asing di kecamatan.

“Penguatan pengawasan orang asing diharapkan dapat mereduksi pelanggaran orang asing di wilayah kecamatan yang selama ini tidak terjangkau oleh petugas Imigrasi," jelas Supartono.

Menurut Supartono, pendekatan yang dilakukan oleh Tim PORA kecamatan adalah langkah prefentif untuk mencegah secara dini terjadinya tindak pidana keimigrasian maupun pelanggaran lainnya.

“Dikukuhkannya para camat sebagai Tim PORA di masing-masing kecamatan ini, karena posisi camat sangat strategis dalam memberikan informasi dan masukan terkait dengan aktivitas orang asing di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Ketiwon

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Ketiwon

Sesosok jazad berjenis kelamin laki-laki, ditemukan mengambang di kali Ketiwon Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Jumat (22/2) pagi.


Semrawut, Personel Satlantas Disiagakan di Jalan Raya Banjaran

Semrawut, Personel Satlantas Disiagakan di Jalan Raya Banjaran

Kemacetan dan kesemrawutan yang kerap terjadi di ruas jalan depan Pasar Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mendapat perhatian dari kepolisian.


Pakai Headset HP yang Sedang Dicharge, ABG Meninggal Dunia Tersambar Petir

Pakai Headset HP yang Sedang Dicharge, ABG Meninggal Dunia Tersambar Petir

Mengenaskan. Solehudin bin Sudir, warga Dukuh Wanasari RT 27 RW 10 Desa Penakir Kecamatan Pulosari, Pemalang meninggal dunia seketika, Rabu (20/2) lalu.


Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tirah (55), warga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang ditemukan meninggal dunia, jatuh dari tebing setinggi sekitar 4 meter.


Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Warga sekitar areal persawahan di Desa Pagejugan Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes heboh.


Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa MTs di Danawarih Ngungsi

Tiga Ruang Kelas Ambruk, Siswa MTs di Danawarih Ngungsi

Ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Huda Al Hasyimiyah Desa Danawarih Kecamatan Balapuang Kabupaten Tegal ambruk.


Tebing Longsor, Jalan Penghubung Dua Kecamatan Tertutup

Tebing Longsor, Jalan Penghubung Dua Kecamatan Tertutup

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Jemasih Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes mengakibatkan tanah di sekitar Gunung Sunia longsor, Senin (18/2) malam.


Hujan Angin, Empat Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Angin, Empat Rumah Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang Desa Pakujati Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes, Senin (18/2) sore.


Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Putus

Diterjang Banjir, Jembatan Penghubung Putus

Jembatan yang menghubungkan Dukuh Mranggi ke Desa Pepedan, Kecamatan Tonjong putuh.


Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Hariri, warga Dukuh Waru RT 06 RW 04 Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan meninggal dunia menggantung pada blandar rumahnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!