• Home
  • Berita Lokal
  • Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

Lokal
Share this on:

Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

  • Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib
  • Terima Insentif Rp175 Ribu per Bulan, Guru Swasta Minta Perbaikan Nasib

TEGAL - 2.150 guru swasta di Kota Tegal mendesak perbaikan nasib dan peningkatan kesejahteraan pada Pemkot Tegal. Itu terungkap dalam Saresehan Pendidikan sekaligus pelantikan Persatuan Guru Swasta Indonesia di Pendopo Ki Gede Sebayu, kemarin.

Ketua PGSI Kota Tegal Periode 2018-2023 Krisdianto menyampaikan, melalui forum saresehan yang dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan pemangku kebijakan di daerah pihaknya masih mengangkat isu terkait upaya peningkatan kesejahteraan guru swasta.

Menurutnya, dengan beban pengabdian mencerdaskan generasi bangsa masih belum seimbang jika dibandingkan perjuangan untuk menafkahi keluarga. Pasalnya, untuk mendapatkan bantuan insentif dari Pemkot Tegal, 956 guru nonsertifikasi harus memenuhi syarat masa kerja minimal dua tahun dan belum berusia 60 tahun.

Sedangkan, nominal insentif Rp175 ribu per bulan yang dianggarkan, pencairannya dalam bentuk rapelan. "Banyaknya curhatan dan keluh kesah guru swasta, sengaja kami sampaikan agar mendapat solusi konkret dari pemangku kebijakan," jelasnya.

Dalam saresehan pendidikan, kata Krisdianto, dihadiri sejumlah tamu undangan meliputi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Johardi mewakili Plt Wali Kota Tegal. Selain itu, turut hadir Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih, Ketua Umum PB PGSI, Drs. Moh. Fatah Yasin, Ketua PGSI se-Jateng Drs Junaidi mewakili pengurus wilayah, Ketua Komisi I DPRD Hery Budiman didampingi Anggota Komisi I Sisdiono Ahmad.

"Harapannya, melalui forum saresehan tersebut Pemkot bisa lebih bijak dalam menyikapi keluhan guru swasta," terangnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Johardi mewakili Plt Wali Kota Tegal Nursholeh menambahkan, pihaknya mengapresiasi atas pengabdian dan sumbangsih guru swasta yang selama ini berkontribusi untuk kemajuan pendidikan.

Bahkan, dengan tugas untuk membina dan membentuk karakter peserta didik bukan tanggung jawab mudah namun berhasil dibuktikan termasuk guru swasta. Bahkan, pihaknya juga berpesan kepada pengurus terpilih PGSI untuk membangun koordinasi untuk mengakomodir aspirasi guru swasta.

"Mutu pendidikan di Kota Tegal harus lebih ditingkatkan, termasuk kesejahteraan para guru tanpa membedakan guru negeri dan guru swasta. Ke depan, kami akan mengawal kegiatan PGSI Kota Tegal," imbuhnya. (syf/muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhajirin Desa Pegirikan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal berunjuk rasa, Rabu (15/8).


Di Pemalang, Sudah 116 Pengidap HIV/AIDS Meninggal

Di Pemalang, Sudah 116 Pengidap HIV/AIDS Meninggal

Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang menemukan 51orang positif mengidap virus HIV/AIDS hanya dalam kurun waktu tujuh bulan atau dari Januari hingga Juli 2018.


Rusak Parah, Perbaikan Jalan Jatibogor Dianggarkan Rp10 Miliar

Rusak Parah, Perbaikan Jalan Jatibogor Dianggarkan Rp10 Miliar

Warga Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah setempat yang rusak parah.


Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

Siapa yang tidak trauma. Korban perampokan, Roimah, baru saja mengadakan kenduri selamatan tujuh bulan untuk anaknya.


Kejar Target Pencatatan KIA, Disdukcapil Incar 23.996 Siswa SD

Kejar Target Pencatatan KIA, Disdukcapil Incar 23.996 Siswa SD

Selain menyasar siswa SMP, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) kini mengincar puluhan ribu siswa SD untuk pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA).


Nasib Gugatan Habib Ali-Tanty Tunggu Keputusan Panel Hakim MK

Nasib Gugatan Habib Ali-Tanty Tunggu Keputusan Panel Hakim MK

Gugatan perselisihan hasil pemilihan umum yang diajukan paslon nomor 4 Habib Ali-Tanty (Hati) telah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).


Giliran Harga Jengkol yang Tembus Rp70 Ribu per Kg

Giliran Harga Jengkol yang Tembus Rp70 Ribu per Kg

Harga jengkol di Pasar Tradisional Jatibarang Kecamatan Jatibarang terpantau tinggi, Kamis (2/7).


Piben Kiye? 39.707 Anak Belum Punya KIA

Piben Kiye? 39.707 Anak Belum Punya KIA

Puluhan ribu anak hingga saat ini belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).


Kuatir Kebakaran Lagi, Nelayan Minta Mobil Damkar Standby di Pelabuhan

Kuatir Kebakaran Lagi, Nelayan Minta Mobil Damkar Standby di Pelabuhan

Kebakaran Kapal Bintang Samudra di Pelabuhan Pelindo Tegal, Senin (30/7) kemarin, membuat sejumlah nelayan khawatir.


Warga Minta Rp1,5 per Meter, PT. KAI: Ganti Rugi Tak Bisa Ditawar

Warga Minta Rp1,5 per Meter, PT. KAI: Ganti Rugi Tak Bisa Ditawar

Penertiban 32 rumah di RT 04 dan RT 19 RW 7 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal tetap akan dilakukan 3 September mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!