Lokal
Share this on:

Ternyata Masih Ada 63 Desa yang Belum Bebas BABS

  • Ternyata Masih Ada 63 Desa yang Belum Bebas BABS
  • Ternyata Masih Ada 63 Desa yang Belum Bebas BABS

EVALUASI PDPM - Bupati Tegal Umi Azizah membuka acara Evaluasi PDPM dan Percepatan Kabupaten Tegal ODF, di salah satu hotel di Slawi, Senin (16/9). (yeri novel/radar slawi)

SLAWI - Sebanyak 63 desa di Kabupaten Tegal belum Open Defecation Free (ODF). Artinya, masyarakat di 63 desa itu buang air besar (BAB)-nya masih sembarangan.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji, dalam acara Evaluasi Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) dan Percepatan Kabupaten Tegal ODF, di salah satu hotel di Slawi, Senin (16/9).

Dia menyebut, jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Tegal sebanyak 287. Dari jumlah itu, 63 desa belum lolos ODF. Sedangkan 220 desa lolos bersyarat, dan 4 desa dinyatakan sukses ODF. Dia meminta kepada pihak kecamatan untuk segera berkoordinasi dengan puskesmas masing-masing. Sehingga program ini dapat tuntas tanpa sisa.

"Selama tiga tahun terakhir, Pemkab Tegal sudah menggelontorkan dana sebesar Rp65,2 miliar. Dana itu untuk penataan dan penyehatan lingkungan khususnya akses sanitasi dengan jamban sehat," bebernya.

Sementara, Bupati Tegal Umi Azizah saat membuka acara itu juga meminta kepada seluruh kepala desa untuk berperan aktif menuntaskan program ODF ini. Kepala desa merupakan pemimpin pemerintah desa yang memiliki peran penting sebagai kepanjangan tangan negara yang terdekat dengan masyarakat.

"Kepala desa harus berperan aktif, khususnya bagi desa yang belum ODF," ucapnya

Umi juga berharap, para camat mengecek dan melaporkan APBDes dari wilayah masing-masing. Sehingga bisa memastikan alokasi anggaran untuk menuntaskan program jamban keluarga di tiap desa. Tak terkecuali, dinas kesehatan, camat dan kepala puskesmas juga harus mengidentifikasi jumlah jamban keluarga sehat yang mendapatkan bantunan dari dana CSR.

"Semuanya harus dicek," pintanya. (yer/ima)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gawat, Debit Air Waduk Cacaban Tinggal Lima Juta Meter Kubik Saja

Gawat, Debit Air Waduk Cacaban Tinggal Lima Juta Meter Kubik Saja

Waduk Cacaban mulai mengalami pengurangan debit air yang cukup signifikan.


Penambang Ngadu ke Satpol PP

Penambang Ngadu ke Satpol PP

Penambang galian C yang tergabung dalam Paguyuban Berkah Kaligung mengadu ke Satpol PP Kabupaten Tegal, Rabu (23/10).


603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

603 Rumah Rusak Akibat Puting Beliung

Bupati Tegal mendatangi dua desa yang terkena musibah angin puting beliung di Kecamatan Bumijawa.


Gasak Sembilan Sepeda Motor dan Palsukan STNK, Komplotan Curas Diringkus

Gasak Sembilan Sepeda Motor dan Palsukan STNK, Komplotan Curas Diringkus

Jajaran Satreskrim Polres Tegal berhasil membongkar komplotan curas dan pemalsu STNK yang beraksi di wilayah Kabupaten Tegal.


Ditinggal Nyapu Lantai, Korsleting Hanguskan Dapur Rumah

Ditinggal Nyapu Lantai, Korsleting Hanguskan Dapur Rumah

Kebakaran melanda sebuah rumah di Desa Tonggara RT 11 RW 4 Kecamatan Kedungbanteng kabupaten Tegal, Selasa (22/10) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.


Malam-malam, Lahan di Lereng Gunung Slamet Kembali Terbakar

Malam-malam, Lahan di Lereng Gunung Slamet Kembali Terbakar

Hutan di lereng Gunung Slamet di Dukuh Sudikampir Desa Guci Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal terbakar, Selasa (22/10) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.


Incar Pasangan yang Berpacaran, Dua Begal Sadis Ditangkap

Incar Pasangan yang Berpacaran, Dua Begal Sadis Ditangkap

Dua begal yang kerap beroperasi di Kabupaten Brebes dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes, Senin (21/10) malam.


Enam Desa Disapu Angin Kencang, 680 Bangunan Rusak, Empat Warga Terluka

Enam Desa Disapu Angin Kencang, 680 Bangunan Rusak, Empat Warga Terluka

Angin kencang yang menerjang enam desa di Kecamatan Bumijawa, Minggu (20/10) malam, ternyata memporak-porandakan ratusan bangunan di wilayah yang persis berada


Sembilan Padukuhan Diterjang Angin Kencang, Ratusan Rumah Rusak

Sembilan Padukuhan Diterjang Angin Kencang, Ratusan Rumah Rusak

Angin kencang yang terjadi di Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Minggu (20/10) pukul 23.00 WIB merusak ratusan rumah.


Tuntutan Mahasiswa Tegal Disampaikan ke DPR RI

Tuntutan Mahasiswa Tegal Disampaikan ke DPR RI

Tuntutan para mahasiswa yang menolak UU KPK dan KUHP disahkan sudah diserahkan ke DPR RI.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!