• Home
  • Berita Lokal
  • Tersangkut Dugaan Korupsi Bibit Bawang, Dua Pensiunan PNS Ditahan

Lokal
Share this on:

Tersangkut Dugaan Korupsi Bibit Bawang, Dua Pensiunan PNS Ditahan

  • Tersangkut Dugaan Korupsi Bibit Bawang, Dua Pensiunan PNS Ditahan
  • Tersangkut Dugaan Korupsi Bibit Bawang, Dua Pensiunan PNS Ditahan

BREBES - Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes kembali menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit bawang merah di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Kamis (9/5). Kedua tersangka yang ditahan itu yakni, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Madyo Raharjo dan mantan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Mardi Sutikno. Keduanya merupakan pensiunan PNS di DPKP Brebes.

Kejari Brebes melakukan penahanan terhadap keduanya, setelah pihak Reskrim Tipikor Polda Jateng melimpahkan berkas tahap kedua berupa tersangka dan barang bukti kepada Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Brebes Arie Candra. Serah terima berkas tersebut dilakukan di lantai 2 Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kamis (9/5) kemarin.

Kepala Kejari Brebes Transiswara Adhi, melalui Kasi Pidsus Arie Candra membenarkan terkait penahanan kedua mantan pejabat tersebut. ”Sebelum dilakukan penahanan, keduanya sudah kita tetapkan tersangka,” jelasnya.

Dalam kasus dugaan korupsi itu, terang dia, pada 2016 Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes melaksanakan proyek pengadaan bibit bawang senilai Rp6,158 miliar. Namun dalam pengadaan itu, jumlah bibit bawang yang tersedia tidak sesuai dengan kontrak. Dengan demikian, para petani bawang menerima bibit bantuan tidak sesuai jumlah yang ditentukan dalam kontrak.

Selanjutnya, Mardi Sutikno, selaku ketua PPHP dan Madyo Raharjo, selaku PPKom tidak melaksanakan tugas serta fungsinya. Yakni melakukan pengecekan terhadap jumlah bibit bawang yang sudah disalurkan penyedia jasa. Akibatnya, dalam pengadaan bibit bawang tersebut telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp225 juta.

”Keduanya ditahan di Rutan Kelas IA Kedungpane, Semarang selama dua puluh hari ke depan, terhitung mulai hari ini, Kamis, (9/5),” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dua tersangka kasus korupsi pengadaan bahan dan sarana produksi pengembangan kawasan bawang merah di DPKP Brebes ditahan Kejaksaan Negeri Brebes pada 17 September 2018 lalu. Proyek untuk pengadaan bantuan bibit bawang merah dan pestisida Tahun Anggaran 2016 itu senilai Rp6,158 miliar.

Kedua tersangka yang ditahan adalah Dwi Nurhadi, direktur CVJasmine (rekanan pemenang lelang) dan Kartoib, pemilik Penangkaran Bibit (PB) Dian Riezqi, yang merupakan pemasok dalam proyek tersebut. Keduanya ditahan Kejari saat kasusnya dalam tahap penuntutan dengan pelimpahan berkas tahap kedua dari penyidik Polda Jateng ke Kejari Brebes.

Dengan penahanan dua tersangka tersebut, berarti sudah ada empat tersangka yang ditahan Kejari dalam kasus dugaan korupsi tersebut. (ded/zul/fat)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Lupa Matikan Kompor, Bengkel dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Lupa Matikan Kompor, Bengkel dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Sebuah bangunan yang difungsikan sebagai bengkel yang berada di Jalan Hanoman ludes dilalap si jago merah Selasa (16/7) sore


Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

Diduga Ada Pungutan, Ombudsman Datang ke SMAN 1 Brebes

Menindaklanjuti dugaan pungutan di sekolah, Selasa (16/7) Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) mendatangi SMAN 1 Brebes.


Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Ibu Kecelakaan, Gadis Ini Tak Bisa Daftar SMA karena Ijazahnya Ditahan

Diah Repelita (43), warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal merupakan gambaran sosok wanita yang kuat.


Kemarau Panjang, Dua Waduk di Brebes Kritis

Kemarau Panjang, Dua Waduk di Brebes Kritis

Kemarau panjang saat ini terjadi mulai membuat debit air di dua waduk di Kabupaten Brebes yakni Waduk Penjalin dan Waduk Malahayu kritis.


Qomar Nilai Kasusnya Sarat Muatan Politik

Qomar Nilai Kasusnya Sarat Muatan Politik

Sidang pemalsu dugaan kepemilikan Surat Keterangan Lulus (SKL) dengan terdakwa Nurul Qomar kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Senin (15/7).


Jual Tembakau Gorila Dalam Rokok, Dua Pemuda Tanggung Diborgol

Jual Tembakau Gorila Dalam Rokok, Dua Pemuda Tanggung Diborgol

Jajaran Satnarkoba Polres Tegal kembali mengamankan HR (24), warga Desa Balapulang Wetan Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.


Kekeringan Meluas, Dua Desa Dikucuri 20.000 Liter Air

Kekeringan Meluas, Dua Desa Dikucuri 20.000 Liter Air

Dampak musim kemarau semakin dirasakan sejumlah warga di wilayah Kabupaten Tegal.


Hingga Juni, 22 Kasus Curat dan 10 Narkoba Terjadi

Hingga Juni, 22 Kasus Curat dan 10 Narkoba Terjadi

Selama satu semester, terhitung sejak Januari hingga Juni 2019, Polres Pemalang telah mengungkap dua kasus/kejadian cukup penting.


EP Pernah Kembalikan Uang Rp75 Juta ke Penyidik KPK

EP Pernah Kembalikan Uang Rp75 Juta ke Penyidik KPK

Tersangka kasus dugaan korupsi bokong semar Edi Pranowo (EP) ternyata pernah mengembalikan sejumlah uang.


Pakai Masker dan Jumper, Mantan Sekda Kota Tegal EP Digiring ke Kejaksaan

Pakai Masker dan Jumper, Mantan Sekda Kota Tegal EP Digiring ke Kejaksaan

Edi Pranowo (EP), yang tersangkut kasus dugaan korupsi bokong semar, akhirnya dilimpahkan ke Kejari, Kamis (11/7).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!