Lokal
Share this on:

Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

  • Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut
  • Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

SLAWI - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal sangsi pembangunan Pasar Margasari dapat selesai tepat waktu. Proyek yang menelan anggaran Rp24.35 miliar ini hanya mensisakan waktu enam bulan ke depan.

Wakil Ketu Komisi III, M. Khuzaeni, Jumat (24/5) meminta pembangunan Pasar Margasari harus segera dilaksanakan agar selesai tepat waktu. Dia khawatir pembangunan pasar yang menelan anggaran cukup besar ini tidak rampung, mengingat pelaksanaan pembangunan hanya menyisakan waktu enam bulan ke depan, sedang proyek yang dikerjakan berupa gedung atau pasar.

"Saya bersyukur karena sudah ada pemenang lelang. Jadi, pelaksanaan bisa dimulai di bulan Juni. Pembangunan harus dikebut supaya selesai tepat waktu," katanya.

Pemenang lelang, tambah Jeni, harus bisa menjamin bahwa pelaksanaan pembangunan pasar bisa selesai 100 persen hingga akhir tahun anggaran ini. Pihaknya tidak ingin pelaksanaan pembangunan Pasar Margasari seperti pasar-pasar lainnya. Selain itu, pembangunan juga harus sesuai dengan kebutuhan para pedagang.

"Jangan sampai seperti Pasar Lebaksiu yang gagal perencanaan. Di pasar itu, tidak ada talang air, drainase tidak maksimal dan tidak ada pasar hewannya. Kalau di Pasar Margasari harus ada pasar hewannya," tambahnya.

Pembangunan sejumlah pasar di wilayah Kabupaten Tegal, lanjut Jeni, diminta untuk dijadikan pelajaran bagi dinas terkait. Hal itu karena pasar adalah obyek vital yang menyangkut kepentingan orang banyak. Seperti halnya di Pasar Margasari yang sudah tiga kali gagal lelang membuat pedagang mengalami kesulitan dan kerugian. (guh/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pasar Beras Sepi, Pemkab Kaji Ulang

Pasar Beras Sepi, Pemkab Kaji Ulang

Kondisi Pasar Beras Kabupaten Pemalang di Jalan Slamet Riyadi cukup sepi.


Angin Kencang Terjang Pasar di Pemalang

Angin Kencang Terjang Pasar di Pemalang

Angin kencang menerjang pasar Desa Susukan Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Senin (11/11) sekitar 09.30.


Terbukti Palsukan SKL, Pelawak Qomar Divonis 1 Tahun 5 Bulan

Terbukti Palsukan SKL, Pelawak Qomar Divonis 1 Tahun 5 Bulan

Pelawak senior Nurul Qomar divonis penjara oleh oleh majelis hukum selama 1 tahun lima bulan, Senin (11/11), di PN Brebes.


Lima Bulan, Warga Pulosari Krisis Air Bersih

Lima Bulan, Warga Pulosari Krisis Air Bersih

Krisis air bersih masih dialami warga di sejumlah desa di Kecamatan Pulosari.


Proyek Pasar Buah dan Sayur Dilanjutkan, Pedagang Berharap Lancar

Proyek Pasar Buah dan Sayur Dilanjutkan, Pedagang Berharap Lancar

Setelah sempat berhenti akibat putus kontrak, pembangunan pasar buah dan sayur Pemalang kini dilanjutkan lagi.


Pekerja Perempuan Rentan Terhadap Gangguan Kesehatan

Pekerja Perempuan Rentan Terhadap Gangguan Kesehatan

Pekerja perempuan harus mendapatkan perhatian yang lebih dari perusahaan. Karena mereka rentan terhadap penyakit.


Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Lesehan Temui Pedagang, Jumadi Janji Perda Retribusi Dikaji Ulang

Aksi dmonstrasi peedagang Pasar Pagi Blok ATegal akhirnya ditemui Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, Senin (4/11).


Retribusi Mahal, Pedagang Pagi Tegal Demo

Retribusi Mahal, Pedagang Pagi Tegal Demo

Ratusan pedagang Pasar Pagi Tegal mengelar aksi unjuk rasa di depan pasar di Jl. Ahmad Yani Tegal, Senin (4/11) pagi.


Penutupan Pabrik Gamping di Margasari Harus Ditinjau Ulang

Penutupan Pabrik Gamping di Margasari Harus Ditinjau Ulang

Kabar tentang rencana penutupan pabrik gamping di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, semakin ramai diperbincangkan.


7 Bulan Krisis Air Bersih, Warga Manfaatkan Sumur Irigasi

7 Bulan Krisis Air Bersih, Warga Manfaatkan Sumur Irigasi

Sudah tujuh bulan lebih masyarakat di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara mengalami kelangkaan air bersih.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!