• Home
  • Berita Lokal
  • Tiga Bulan Flyover Kretek Diresmikan, 16 Kecelakaan, Tiga Tewas

Lokal
Share this on:

Tiga Bulan Flyover Kretek Diresmikan, 16 Kecelakaan, Tiga Tewas

  • Tiga Bulan Flyover Kretek Diresmikan, 16 Kecelakaan, Tiga Tewas
  • Tiga Bulan Flyover Kretek Diresmikan, 16 Kecelakaan, Tiga Tewas

MENINJAU – Kasat Lantas Polres Brebes bersama Dishub dan Stakeholder terkait meninjau lokasi jalur flyover Kretek, kemarin. (teguh supriyanto/radar brebes)

PAGUYANGAN - Sejak diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Agustus 2017 lalu, Flyover Kretek sering makan korban. Dimana sudah ada 15 insiden kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang meninggal di Jalan nasional Tegal-Purwokerto wilayah Kecamatan Paguyangan itu.

Dari kejadian itu, dua lajur terpisah akan diterapkan. Pemisahan lajur tersebut disampaikan Kasat Lantas Polres Brebes AKP M Rikha Zulkarnain, saat melakukan evaluasi di Flyover Kretek bersama sejumlah stakeholder lain, kemarin.

Dia mengatakan, pemisahan lajur kendaraan dari arah selatan (Purwokerto) maupun utara (Tegal) tersebut dilakukan untuk mencegah pengendara memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi. Selain itu mencegah kendaraan yang mendahului kendaraan lain di sepanjang jalur flyover.

”Dalam waktu dekat akan dipasang barier (pembatas) di tengah jalur. Tidak hanya di atas flyover, tapi juga mulai dari akses masuk. Dengan demikian, akan mengurangi kendaraan yang berusaha mendahuli saat berada di jalur tersebut,” ungkap Rikha.

Dia menuturkan, ketika kendaraan mendahului kendaraan lainnya, kecepatan lebih tinggi dari batasan yang ditentukann, yakni 40 km/jam. Terlebih dalam kondisi jalan menurun dan hendak kembali jalur semula.

”Risiko slip dan lainnya akan lebih besar, kita upayakan dengan adanya berier, ketika melintas bisa tertib satu-satu,” jelasnya.

Lebih jauh dia menyampaikan, prediksi kecelakaan yang terjadi di lokasi tersebut dalam kondisi kendaraan menyalip. Hal itu juga diketahui selama pemantauan kemarin. Di mana pengguna jalan ketika berada di flyover banyak yang mendahului.

”Kita amati lagi ketika naik flyover, kendaraan relatif pelan. Namun saat turun, karena merasa ada peluang didepannya, ada keinginan untuk mengambil jalur lawan. Ini yang akan kita cegah,” tandasnya.

Pihaknya juga mengimbau bagi kendaraan agar mematuhi rambu dan marka yang ada ketika melintas flyover. Di mana saat ini yang terpasang adalah marka garis lurus tanpa putus semuanya.

”Harapannya adalah pengguna kendaraan tidak mendahului, meski tidak bisa cepat, tapi ini adalah risiko menggunakan flyover,” ingatnya.

Sementara itu, Kasi Teknik Sarana Pengujian Dinhub Brebes Mohammad Reza Prisman yang juga staf Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan 15 kecelakaan menonjol sejak pengoperasian flyover pada Agustus lalu dengan tiga orang korban meninggal dunia adalah sesuatu yang tidak normal.

”Dari analisis yang telah dilakukan, adalah perlunya pembuatan pembatas untuk mencegah perilaku pengendara agar tidak menyalip,” kata Reza.

Penyebab kecelakaan, lanjut dia, terdiri dari perilaku pengguna jalan sebanyak 70 persen. Sedangkan sisanya adalah prasarana jalan, lingkungan, dan faktor kendaraan.

Sedangkan dari hasil pengujian menyeluruh, termasuk kekesatan aspal yang pernah dilaksanakan, hasilnya dari mulai gudang wings sampai pertigaan kaligua semua memenuhi standar kekesatan, yakni 0,6 sampai 0,8, baik pada kondisi kering maupun kondisi basah.

”Begitu juga dengan tingkat kecuraman jalan, yakni dibawah 8 persen dan masih dalam batas wajar,” ucapnya.

Hadir dalam kegiatan evaluasi itu Dinas Perhubungan Provinsi Jateng, Binamarga, dan juga perwakilan masyarakat sekitar flyover. Sementara itu, kecelakaan terakhir terjadi, Selasa (7/11) malam.

Truk yang mengalami rem blong menabrak mobil dan sepeda motor. Truk baru berhenti setelah menabrak trul lainnya. (pri/fat/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Prihatin Banyak Kecelakaan, Warga Gelar Aksi di Flyover Kretek

Prihatin Banyak Kecelakaan, Warga Gelar Aksi di Flyover Kretek

Sejumlah kecelakaan yang kerap terjadi di sekitar Fly Over mengundang keprihatinan warga.


Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Tak Nyaman, Qomar Mundur dari Rektor Umus

Baru sembilan bulan menjabat sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Kabupaten Brebes, H Nurul Qomar menyatakan mengundurkan diri.


Tabrak Truk Semen, Seorang Tewas, Tiga Terluka

Tabrak Truk Semen, Seorang Tewas, Tiga Terluka

Kecelakaan maut terjadi di ruas jalur pantura tepatnya di wilayah Kramat Kabupaten Tegal, Sabtu (18/11).


Flyover Kretek Mengkhawatirkan, Warga Ancam Turun ke Jalan

Flyover Kretek Mengkhawatirkan, Warga Ancam Turun ke Jalan

Kecelakaan lalu lintas di jalur flyover Kretek kembali terulang, Kamis (16/11).


Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Diklarifikasi, Tiga Calon Kades Sepakat Hasil Pilkades Sidaharja

Tiga orang calon kades yang bertarung di pilkades serentak di Desa Sidaharja, menilai pelaksanaan pilkades berjalan lancar dan tidak ada permasalahan.


Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit

Dikeroyok Oknum Pelajar SMK Swasta, Tiga Pelajar Masuk Rumah Sakit

ksi brutal oknum pelajar salahsatu SMK Swasta di Kecamatan Adiwerna memakan korban.


Tabrakan Karambol Empat, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Tabrakan Karambol Empat, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Tabrakan beruntun terjadi di ruas Jalan Pantura Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Rabu (15/11) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.


Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Nomor Tiga se Jawa Tengah

Penderita Tuberculosis di Kota Tegal Nomor Tiga se Jawa Tengah

Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah penderita tuberculosis (TB) di Kota Tegal sepanjang Januari-Oktober 2017 meningkat.


Usai Antar Keponakan Sekolah, Iis Tewas Mengenaskan Tersambar KA

Usai Antar Keponakan Sekolah, Iis Tewas Mengenaskan Tersambar KA

Nasib nahas menimpa Iis Santika (29), warga Desa Wanasari Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.


Sering Bikin Celaka, Polisi Didirikan Pos di Flyover Kretek

Sering Bikin Celaka, Polisi Didirikan Pos di Flyover Kretek

Maraknya insiden kecelakaan di jalur Flyover Kretek, Paguyangan, mendapat atensi besar dari jajaran Satlantas Polres Brebes.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!