Lokal
Share this on:

Tiga Perempuan yang Ada di Video Akan Dipanggil Bawaslu

  • Tiga Perempuan yang Ada di Video Akan Dipanggil Bawaslu
  • Tiga Perempuan yang Ada di Video Akan Dipanggil Bawaslu

BEREDAR - Cuplikan video dugaan pelanggaran kampanye di karnaval HUT RI yang beredar di medsos. (istimewa)

BREBES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes akhirnya menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye yang terjadi saat kegiatan karnaval HUT RI Pemkab Brebes. Kejadian yang sudah viral di jejaring sosial itu terlihat melibatkan Bupati Brebes dan beberapa pejabat lainnya.

Selasa (28/8) Bawaslu mengundang ketua panitia yang juga Kepala Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Brebes Edy Kusmartono untuk dimintai keterangan. Pantauan di lapangan, hingga pukul 16.00, Bawaslu Brebes masih melkukan pemeriksaan sejumlah saksi.

Ketua Bawaslu Brebes Wakro mengakui jika instansinya terus mendalami terkait adanya dugaan pelanggaran kampanye yang terjadi saat acara karnaval memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73 itu. Apalagi, indikasi pelanggaran kampanye itu melibatkan Bupati Brebes dan pejabat lainnya.

"Temuan ini masih kita dalami. Kita akan meminta keterangan beberapa saksi. Hari ini (kemarin-red) ada dua pejabat kami mintai klarifikasi sebagai saksi. Yakni, selaku panitia peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 Kabupaten Brebes dan Ketua KPU Kabupaten Brebes selaku peserta karnaval," ungkap Wakro di kantornya.

Dia menjelaskan, selain temuan, dugaan pelanggaran kampanye tersebut juga diperkuat adanya unggahan video di media sosial. Saat ini, pihaknya telah mengantongi beberapa rekaman vidio saat adanya dugaan pelanggaran tersebut.

Dugaan pelanggaran itu, kata dia, terjadi karena ada salah seorang peserta karnaval dari KPU Brebes membawa gambar salah satu partai politik naik ke panggung kehormatan. Kemudian, di atas panggung peserta itu disambut beberapa orang yang menunjukan simbol partai dengan jarinya.

"Sesuai gambar yang ada di video, ada tiga perempuan yang membentangkan salah satu logo parpol," tandasnya.

Wakro tidak membatah, jika salah seorang perempuan yang dimaksud di dalam video bukti tersebut adalah Bupati Brebes. "Untuk memenuhi unsur, kalau saksi dipanggil, berarti yang diduga melanggar juga harus panggil. Jadi rencananya yang berada di video juga akan kita panggil," jelasnya.

Anggota Panwaslu Kabupaten Brebes Divisi Hukum dan Penindakan, Rudi Raharjo megungkapkan dalam dugaan ini pihaknya telah melakukan kajian awal bersama tim Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakkumdu). Pasalnya, dalam penanganan sebuah pelanggaran pihaknya mempunyai pedoman pada Peraturan Bawaslu Nomor 7 tahun 2018 dan Peraturan Bawaslu Nomor 9 tahun 2018.

Dalam peraturan itu dijelaskan, dalam penanganan pelanggaran yang dugaannya pidana, maka Panwaslu didampingi Gakkumdu. "Dalam temuan ini kita sudah koordinasi dengan Gakkumdu. Namun, belum masuk dalam penentuan pasal-pasal, tetapi baru masuk dalam formil materil," sambungnya. (ded/ism/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Awas, Ada Cacing Hati di Hewan Kurban

Awas, Ada Cacing Hati di Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha yang sebentar lagi tiba, warga tentu mulai bersiap membeli hewan kurban. Tapi jangan asal beli hewan ya.


Jamaah Haji Kota Tegal Akan Ziarah ke Makam Rasululloh

Jamaah Haji Kota Tegal Akan Ziarah ke Makam Rasululloh

Hingga saat ini jamaah haji asal Kota Tegal yang tergabung di kloter 41 masih berada di Kota Madinah.


Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Jumadi: Orang Tua Harus Arahkan Anak Bijak Berteknologi

Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi menegaskan di era teknologi saat ini, banyak peluang yang dapat dimanfaatkan.


Wali Kota Tegal Pikirkan Kenaikan Gaji Guru NonPNS

Wali Kota Tegal Pikirkan Kenaikan Gaji Guru NonPNS

Wali Kota Tegal Dedy Yon akan memperhatikan rencana kenaikan gaji guru non PNS.


Belum Sebulan, 15 Kasus Kebakaran Sudah Terjadi di Kabupaten Tegal

Belum Sebulan, 15 Kasus Kebakaran Sudah Terjadi di Kabupaten Tegal

Bulan Juli tahun ini, di wilayah Kabupaten Tegal sudah ada 15 kasus kebakaran yang disebabkan oleh faktor kelalaian.


Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

Pagar yang Tewaskan Ketua Gapoktan, Roboh karena Tiupan Angin

Penyebab robohnya pagar pembatas yang menyebabkan meninggalnya Wasmun, ketua Gapoktan Sumurpanggang Kecamatan Margadana akhirnya diketahui.


Kesulitan Air, 352 Hektare Lahan Persawahan Puso

Kesulitan Air, 352 Hektare Lahan Persawahan Puso

Akibat kekeringan yang melanda saat ini, sebanyak 352 hektare (ha) lahan persawahan di Kabupaten Brebes mengalami gagal panen (puso).


Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Sekarang, Tanah Bengkok Bukan untuk Kades Loh Ya.

Selain tunjangan dan penghasilan tetap, hasil penggelolaan tanah bengkok selama ini menjadi pendapatan yang menggiurkan bagi kepala desa (kades).


Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Tindak Tegas Oknum di Balik Layar Bisnis Esek-esek

Bupati Tegal diminta bertindak tegas terhadap oknum yang berada di balik layar terkendalanya pemberantasan prostitusi.


Arca yang Ditemukan di Brebes Diduga Dwarapala

Arca yang Ditemukan di Brebes Diduga Dwarapala

Penemuan arca dan bangunan yang diduga candi di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes menggegerkan warga setempat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!