• Home
  • Berita Lokal
  • Tingkatkan Perekaman KTP Elektronik, Disdukcapil Datangi SMA/SMK

Lokal
Share this on:

Tingkatkan Perekaman KTP Elektronik, Disdukcapil Datangi SMA/SMK

  • Tingkatkan Perekaman KTP Elektronik, Disdukcapil Datangi SMA/SMK
  • Tingkatkan Perekaman KTP Elektronik, Disdukcapil Datangi SMA/SMK

TEGAL - Mendekati hari pencoblosan pilwalkot 27 Juni mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) mulai menyasar sejumlah SMA/SMK swasta di Kota Tegal. Itu dilakukan untuk melakukan perekaman data KTP elektronik kepada pemilih pemula, sehingga dapat menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara.

Dalam pelaksanaannya, Disdukcapil mendatangi sekolah menggunakan armada yang dilengkapi dengan alat perekaman KTP elektronik, dengan beberapa petugas. Selain memfasilitasi pemilih pemula, Disdukcapil berharap ada peningkatan jumlah perekaman wajib KTP elektronik.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Budi Saptaji mengatakan perekaman ini ditujukan kepada siswa yang sudah wajib KTP pemula atau telah berusia 17 tahun. Langkah itu dilakukan sebagai persiapan menjelang pelaksanaan pemungutan suara di pilkada serentak tahun ini.

“Ini untuk persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 serta pemilihan legislatif dan presiden tahun 2019," kata Budi.

Selain itu, diharapkan data perekaman wajib KTP elektronik yang masih di kisaran 93 persen, bisa terus ditingkatkan. Sehingga target perekaman bisa tercapai. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Blangko Terbatas, 71 Ribu Warga Harus Sabar Tunggu E-KTP-nya Dicetak

Jumlah warga Kabupaten Tegal yang sudah melakukan perekaman e-KTP dan datanya siap cetak atau berstatus print ready record (PRR) mencapai 71.000 orang.


Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal akan memusnahkan 5.634 KTP elektronik (KTP el).


4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

Disdukcapil Kabupaten Tegal mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang tidak terpakai dan menumpuk di kecamatan.


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Hingga menjelang pergantian tahun, 12.180 warga Kota Tegal belum melakukan perekaman data KTP Elektronik (KTP El). Penyebabnya karena sejumlah faktor.


Tingkatkan Produksi, Petani Kembangkan Biji Bawang Merah TSS

Tingkatkan Produksi, Petani Kembangkan Biji Bawang Merah TSS

Petani bawang merah binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal melakukan panen perdana biji bawang merah True Shallot Seed (TSS), Selasa (4/12).


Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menerima uang Rp2,053 miliar dari Yayasan SMK Kerabat Kita Bumiayu.


Banyak Warganya Belum Rekam E-KTP, Disdukcapil Brebes Dibantu Pegawai Luar Daerah

Banyak Warganya Belum Rekam E-KTP, Disdukcapil Brebes Dibantu Pegawai Luar Daerah

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes kewalahan dalam menuntaskan perekaman kartu tanda pendudukan elektronik (e-KTP).


Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Warga di Kabupaten Brebes menyambut positif aturan baru terkait pembuatan TKP-el yang tidak lagi membutuhkan surat pengantar dari RT/RW.


Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

Keluarga korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SMK swasta di Kecamatan Losari, meminta pelaku dihukum berat.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!