Lokal
Share this on:

Tolak Transportasi Online, Bupati Enthus Surati Kemeninfo

  • Tolak Transportasi Online, Bupati Enthus Surati Kemeninfo
  • Tolak Transportasi Online, Bupati Enthus Surati Kemeninfo

BERI KEPASTIAN – Bupati Enthus Susmono dihadapan awak angkutan konvensional memastikan menolak transportasi online dan menyurati Kemeninfo, kemarin. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Makin santernya kegelisahan awak angkutan konvensional yang kian terjepit, sejalan dengan menjamurnya transportasi online membuat keluarga besar angkutan umum se wilayah Kabupaten Tegal menggelar apel bersama di pelataran Trasa, kemarin.

Mereka menuntut adanya sikap tegas dan nyata dari pemkab untuk memberi solusi agar pendapatan awak angkutan tidak terampas oleh keberadaan transportasi online. Bupati Tegal Enthus Susmono pun menyempatkan diri hadir menemui mereka.

Dalam kesempatan itu, dengan tegas Bupati Tegal menyatakan menolak keberadaan transportasi online di Kabupaten Tegal. ”Saya segera menulis surat resmi kepada Kementerian Informasi dan Informatika (Kemeninfo) untuk memprotes, sekaligus menghentikan operasionalisasi transportasi online di daerah, khususnya Kabupaten Tegal.”

Ditambahkan Enthus, bila ini tidak segera mendapat respons dikhawatirkan akan ada perlawanan dari awak angkutan konvensional. “Surat akan segera saya buat untuk segera di bahwa ke kantor Kemeninfo oleh kepala dishub. Kalau perlu saya sendiri yang akan mengantar surat itu sekaligus menemui menteri,” tegasnya.

Mendapat kepastian tersebut, ratusan awak angkutan yang berasal dari 31 paguyuban angkutan merasa plong. Mereka berharap pangkalan Gojek maupun Grab yang ada di wilayah Kabupaten Tegal bisa segera ditutup.

Menanggapi masalah penutupan pangkalan Gojek maupun Grab, bupati memastikan hal itu akan dilakukan secepatnya setelah mendapat jawaban pasti dari Kemeninfo. ”Saya minta kepala dishub segera koordinasi dengan pihak kota, sebelum upaya penertiban pangkalan Gojek dan Grab positif dilakukan,” tegasnya.

Dia menuturkan Kabupaten Tegal adalah daerah ke-51 yang menolak adanya transportasi online. Awak angkutan konvensional butuh hidup. Mereka selama ini telah memenuhi kewajiban membayar KIR kendaraan, pajak kendaraan, jasa raharja, dan restribusi untuk menyokong pendapatan daerah.

Sementara transportasi online tidak melakukan hal itu, dan kompensasinya hanya dinikmati pusat. ”Membayar aplikasi itu miliaran rupiah. Namun dampaknya dirasakan oleh warga saya yang telah menggantungkan hidup sebagai sopir angkutan konvensional,” imbuhnya. (her/fat/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Tolak Sikap Trump, Pendemo di Tegal Serukan Boikot Produk Amerika Serikat dan Israel

Seribuan massa dari PKS menggelar Aksi Peduli Palestina yang diselenggarakan di alun-alun Kota Tegal, Jumat (15/12).


Pegawainya Bekerja Tak Sesuai SOP, Bupati Brebes Minta Maaf

Pegawainya Bekerja Tak Sesuai SOP, Bupati Brebes Minta Maaf

Bupati Brebes Idza Priyanti meminta maaf atas meninggalnya Icha Selfia, bayi usia 7 bulan.


Direhab Rp20 Miliar, Pedagang Pasar Margasari Minta Dipindah ke Sinderan

Direhab Rp20 Miliar, Pedagang Pasar Margasari Minta Dipindah ke Sinderan

Bupati Tegal Enthus Susmono mengaku akan mengakomodir keinginan para pedagang Pasar Margasari, yang meminta relokasi pasa.


Tolak Pernyataan Donald Trump, Massa PKS Akan Turun ke Jalan

Tolak Pernyataan Donald Trump, Massa PKS Akan Turun ke Jalan

Keputusan presiden Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerussalem (Al-Quds) sebagai ibu kota Israel, memantik sejumlah reaksi.


Sudah Diajukan ke Bupati, Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas

Sudah Diajukan ke Bupati, Pelantikan Kades Terpilih Belum Jelas

Pelantikan kepala desa (kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Tegal masih belum pasti.


Ternyata, Sengketa Pilkades di 17 Desa Sudah Diputus Bupati

Ternyata, Sengketa Pilkades di 17 Desa Sudah Diputus Bupati

Bupati Tegal Enthus Susmono sudah mengeluarkan keputusan terkait sengketa di 17 desa yang menggelar pemilihan kepala desa (pilkades).



Lima Komisioner KPU Brebes Ditolak Masuk, Bupati Brebes Minta Maaf

Lima Komisioner KPU Brebes Ditolak Masuk, Bupati Brebes Minta Maaf

Bupati Brebes Idza Priyanti akhirnya menyatakan permohonan maafnya terkait insiden yang menimpa KPU setempat saat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati.


Rekomendasi Segera Turun, PDI Perjuangan Buka Pintu Koalisi

Rekomendasi Segera Turun, PDI Perjuangan Buka Pintu Koalisi

DPP PDIP akan mengeluarkan rekomendasi calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung dalam pilkada serentak Kabupaten Tegal ‎dalam waktu dekat.


Bulan Ini, Rekomendasi Calon Bupati PDIP Turun

Bulan Ini, Rekomendasi Calon Bupati PDIP Turun

Calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung PDIP di pemilihan bupati (pilbup) Tegal akan segera diketahui.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!