• Home
  • Berita Lokal
  • Trauma Banjir, Warga di Perbatasan Jabar-Jateng Losari Pilih Ngungsi Lagi

Lokal
Share this on:

Trauma Banjir, Warga di Perbatasan Jabar-Jateng Losari Pilih Ngungsi Lagi

  • Trauma Banjir, Warga di Perbatasan Jabar-Jateng Losari Pilih Ngungsi Lagi
  • Trauma Banjir, Warga di Perbatasan Jabar-Jateng Losari Pilih Ngungsi Lagi

MENGUNGSI – Takut kembali terjadi besar yang smepat melanda di beberapa desa di Kecamatan Losari, warga memilih mengungsi, kemarin. (dedi sulastro/radar brebes)

LOSARI - Hujan yang turun sewjak Sabtu (10/3) hingga Minggu (11/3) dinihari WIB mengakibatkan Sungai Cisanggarung di wilayah Kecamatan Losari kembali meluap. Akibatnya, ratusan rumah di beberapa desa di kecamatan yang merupakan perbatasan Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) itupun kebanjiran lagi.

Pantauan di lapangan, dari Minggu dini hari hingga pagi hari, hampir warga memilih untuk mengungsi. Mereka masih trauma dengan musibah banjir di wilayahnya yang terjadi pada, Jumat (23/2) silam. Masyarakat yang mengungsi dari beberapa desa, yakni Desa Bojongsari, Jatisawit, Pekauaman, Losari Kidul, Babakan, Karangsambung, Kedungneng, dan Kalibuntu.

Salah seorang warga Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Markus, mengaku mengungsi lebih cepat karena ditakutkan banjir bersar seperti beberapa minggu lalu melanda wilayahnya. Sebab, ketinggian air saat ini (pukul 06.45) mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter.

”Air mulai masuk ke rumah sekitar pukul 04.00 sebelum subuh,” ungkapnya.

Banjir yang terjadi kali ini, kata dia, karena Sungai Cisanggarung yang berada di perbatasan Jateng dan Jabar kembali meluap. Terlebih intensitas curah hujan hingga saat ini masih tinggi.

”Kalau informasi dari warga lainnya, karena Sungai Cisanggarung meluap, sehingga warga memilih mengungsi lantaran takut ada tanggul yang jebol,” katanya.

Senada dengan Markus, Suratna, warga Losari Kidul lainnya mengungkapkan hal yang sama. Sebagian warga sudah meninggalkan rumah untuk pindah ke wilayah yang dirasa aman.

Ini tidak lain lantaran warga masih trauma terjadi banjir beberapa waktu lalu. ”Kebanyakan mereka hanya membawa barang seadanya. Karena takut air makin tinggi jadi barang-barang lainnya belum dibawa,” jelasnya.

Sementara ini, rumah yang terendam dan warga yang mengungsi belum diketahui jumlah pastinya. Namun, walaupun air belum begitu tinggi seperti yang terjadi pada Februari lalu, tapi mereka rata-rata mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Mereka rata-rata takut terjadi seperti musibah banjir sebelumnya.

Camat Losari Imam Tauhid mengatakan, banjir kali ini hanya luapan dari Sungai Cisanggarung. Meski hanya luapan, kata dia, tapi ada beberapa titik yang sangat memprihatinkan.

Salah satunya, tanggul darurat yang beberapa waktu lalu dibuat oleh warga dan pemerintah kembali rusak. ”Banjir kali ini hanya limpasan Sungai Cisanggarung. Tapi ada beberapa titik tanggul yang mulai kritis,” jelasnya. (ded/fat/zul)

Berita Sebelumnya

BPJS Ketenagakerjaan Peduli Bencana
BPJS Ketenagakerjaan Peduli Bencana

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dikawal Polisi dan Tentara, Logistik Pilgub dan Pilbup Dikirim ke PPK

Dikawal Polisi dan Tentara, Logistik Pilgub dan Pilbup Dikirim ke PPK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupten Tegal mulai mendistribusikan logistik pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dan pemilihan bupati (pilbup) Tegal.


Kenakan Jas ‘NU’-nya kepada Ardie, Was’ari Titipkan Amanat PCNU

Kenakan Jas ‘NU’-nya kepada Ardie, Was’ari Titipkan Amanat PCNU

Warga NU di Kabupaten Tegal diminta untuk saling menguatkan silaturahmi menghadapi tahun politik, yani pilkada serentak 27 Juni nanti.


Selfie, Dua Warga Tegal Tewas Terpeleset Jatuh di Curug Nangga

Selfie, Dua Warga Tegal Tewas Terpeleset Jatuh di Curug Nangga

Dua warga Desa Tegalandong Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal dilaporkan tewas, setelah terpeleset dan jatuh ke dalam aliran air Curug Nangga.


H+5, 7.435 Kendaraan Keluar Jateng

H+5, 7.435 Kendaraan Keluar Jateng

Hingga H+5 lebaran, sudah 7.435 kendaraan meninggalkan Jawa Tengah (Jateng) via Tol Pejagan-Kanci hingga pukul 15.00 WIB, kemarin.


Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

Pjs Wali Kota Minta Warganya Jangan Golput

Pemkot Tegal meminta masyarakat yang sudah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya.


Mulai Hari Ini, Truk Berat Dilarang Melintasi Jalur Tengah

Mulai Hari Ini, Truk Berat Dilarang Melintasi Jalur Tengah

Truk bermuatan berat mulai hari ini dilarang untuk melintasi jalur tengah Jateng.


Tiga Bus Mudik Gratis Siap Angkut Warga Kabupaten Tegal dari Jakarta

Tiga Bus Mudik Gratis Siap Angkut Warga Kabupaten Tegal dari Jakarta

Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal menyiapkan tiga armada bus untuk mudik gratis bagi warga Kabupaten Tegal yang bekerja di Jakarta.


Jika Underpass Karangsawah Macet, Ini Jalur yang Bisa Anda Pilih

Jika Underpass Karangsawah Macet, Ini Jalur yang Bisa Anda Pilih

Jalur Tegal-Purwokerto di Karangsawah Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes menjadi salah satu titik rawan macet saat arus mudik.


Usai Dipijat, Kakek 61 Tahun Malah Terbujur Kaku

Usai Dipijat, Kakek 61 Tahun Malah Terbujur Kaku

Bambang Utami (61), warga Kecamatan Sragi, Pekalongan ditemukan meninggal dunia usai dipijat.


Bikin Bau dan Gatal-gatal, Pembuangan Sampah di Perbatasan Jabar-Jateng Disegel

Bikin Bau dan Gatal-gatal, Pembuangan Sampah di Perbatasan Jabar-Jateng Disegel

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah yang berada di Desa Ciledug Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, akhirnya ditutup, kemarin.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!