Lokal
Share this on:

Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat
  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat
  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat
  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat
  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat
  • Trauma Kecelakaan Maut, Warga Halau Truk Bertonase Berat

MENGHADANG - Warga berkumpul di depan SPBU Paguyangan, Brebes menghadang truk bertonase berat, kemarin. (teguh supriyanto/radar brebes)

PAGUYANGAN - Insiden kecelakaan truk maut di jalur utama Tegal-Purwokerto ruas Bumiayu-Paguyangan menyulut kekecewaan masyarakat. Hal itu diluapkan dengan secara spontan melakukan penghadangan terhadap truk-truk dari arah selatan (Purwokerto), dengan beban muatan besar dan kondisi kendaraan uzur.

Aksi masyarakat yang dilakukan pascakejadian kecelakaan di Bumiayu, Minggu (21/5) malam, di depan SPBU Paguyangan. Mereka meminta sopir truk untuk berhenti dengan memarkirkan kendaraan truk di SPBU, atau balik kanan melalui jalur lain.

"Ini kita lakukan secara spontan, agar tidak lagi ada truk mengalami kecelakaan saat melintas di jalur menurun Paguyangan-Bumiayu," ungkap H. Makmur, salah seorang warga.

Sejumlah truk yang terhadang warga terpaksa diparkir atau memutar arah, setelah warga menghadangnya. Rohmat, warga lainnya mengancam akan terus melakukan aksi tersebut hingga ada upaya nyata dari Pemerintah untuk melakukan pencegahan terjadinya kecelakaan.

"Sudah banyak korban jatuh akibat kecelakaan di jalur ini, semua terjadi setelah melintasi flyover. Karenanya kami menunggu langkah nyata Pemerintah untuk penanganannya," kata Rohmat.

Slamet Riyadi, warga lainnya mendesak pemerintah untuk kembali mengaktifkan keberadaan jembatan timbang yang sebelumnya beroperasi salah satunya di wilayah Ajibarang. "Hal ini berfungsi untuk mengontrol beban muatan truk, sehingga bisa menjadi pencegahan sebelum terjadi kecelakaan," tandasnya.

Disisi lain pihaknya meminta Dishub Kabupaten Brebes melakukan koordinasi dengan Dishub Provinsi, untuk membuat peraturan terhadap kendaraan dengan tonase berat agar tidak melewati Flyover Kretek sampai ada penanganan yang pasti.

Salah satu anggota DPRD asal Kecamatan Paguyangan Ahmad Zamroni yang turut serta turun ke jalan menyapaikan, sebagai solusi awal dari upaya pencegahan pihaknya menyetujui jika terminal bumiayu lama dijadikan sebagai jalur penyelamat sementara.

"Hal ini sembari menunggu penanganan permanen. Maka kami akan berkoordinasi dengan Ketua Dewan untuk segera melaksanakan rapat bersama SKPD dan stakeholder lainnya untuk secepatnya mencari solusi," tandasnya.

Kapolres Brebes AKBP Sugiarto yang tiba di tengah-tengah aksi bersama Kepala Dinas Perhubungan Brebes Ahmad Satibi menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas kecelakaan yang terjadi hingga memakan korban jiwa. Pihaknya berjanji akan menangani kasus kecelakaan ini dengan baik sesuai dengan fakta.

"Bersama dengan unsur yang lain kami akan mendorong instansi terkait untuk segera melakukan tindakan dan mencari solusi menangani masalah ini," ungkap Kapolres. (pri/ism/zul)


Berita Sejenis

Berdua Naik Motor, Disenggol lalu Tunangan Meninggal Terlindas Trailer

Berdua Naik Motor, Disenggol lalu Tunangan Meninggal Terlindas Trailer

Sepeda motor matik Honda Beat warna merah G 5500 DU yang ditunggangi sepasang kekasih ditarbrak truk trailer bermuatan plat baja di Jalur Pantura KM 9 Desa Mar


Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades

Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades

Warga Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa Bangsri, Rabu (16/1).


Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dikeluhkan Warga Cemari Desanya, Limbah Beracun di Margasari Dicek

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal mengambil sampel udara dan air di kawasan pabrik pengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).


Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Pura-pura Tanya Alamat, Dihipnotis lalu Emas dan Uang Dirampas

Warga Desa Demangharjo Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal diresahkan dengan penipuan dengan hipnotis bermodus tanya alamat.


Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga Rusak

Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga Rusak

Puluhan rumah di Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes rusak.


Dituding Salah Gunakan Dana Desa Rp1,3 Miliar, Balai Desa Disegel

Dituding Salah Gunakan Dana Desa Rp1,3 Miliar, Balai Desa Disegel

Warga Desa Sigentong Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes menyegel balai desa setempat, Selasa (15/1) kemarin.


Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Cemari Lingkungan, Warga Minta Pabrik-pabrik Pengolah Limbah Ditutup

Bupati Tegal Umi Azizah mendatangi sejumlah pabrik penampungan dan pengolahan limbah B3 di Desa Karangdawa Kecamatan Margasari yang dikeluhkan warga setempat.


Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Dua Bulan, 12 Rumah Rusak Diterjang Longsor

Warga di Kabupaten Tegal harus mewaspadai ancaman banjir dan tanah longsor seiring meningkatnya intensitas hujan.


Pagi-pagi, Kakek di Pemalang Ditemukan Tergantung di Pohon

Pagi-pagi, Kakek di Pemalang Ditemukan Tergantung di Pohon

Seorang buruh, warga Desa Pesucen RT 10 RW 02 Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, Danuri (65) ditemukan tewas gantung diri di bawah pohon gayam.


Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok

Mabuk lalu Tunjuk-tunjukkan Alat Vitalnya, Anjal Nyaris Dikeroyok

Seorang anak jalanan (anjal) Amin (31), warga Desa Kedungbokor Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus berurusan dengan polisi, Jumat (11/1) kemarin.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!