Lokal
Share this on:

Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades

  • Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades
  • Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades
  • Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades
  • Tuntut Kades Mundur, Warga Bentrok dengan Massa Pro Kades

BREBES - Warga Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa Bangsri, Rabu (16/1). Mereka menuntut Kepala Desa Bansri Devi Ferdian Susanto mundur dari jabatanya.

Pengunjuk rasa bahkan sempat terlibat bentrok dengan warga yang mendukung atau pro kades. Bentrokan itu terjadi lantaran pengunjuk rasa berusaha memaksa masuk ke dalam balai desa.

Namun upaya itu dihadang sejumlah orang yang diduga sebagai pendukung kepala desa. Bentrok fisik akhirnya bisa dikendalikan, setelah aparat keamanan turun tangan.

Aksi unjuk rasa juga menyebabkan kunjungan kerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Desa Bangsri dibatalkan. Tak hanya bentrok, massa pendemo yang terlanjur emosional juga mengamuk dengan membantingi sejumlah fasilitas di balai desa, seperti meja dan kursi.

Warga berunjukrasa dan menuntut kadesnya mundur, karena kades dinilai tidak transparan dalam pengelolaan dana desa senilai Rp1.6 miliar di 2018 lalu. Warga menyebut, misalnya anggaran tidak kunjung dialokasikan untuk pengelolaan sampah desa yang sangat diharapkan warga.

Selain itu warga juga menduga pembangunan sejumlah infrastruktur desa yang bersumber dari dana desa dipihakketigakan. Oleh warga hal itu dituding telah menyalahi aturan.

“Kami menuntut kades mundur, karena sudah tidak mampu bekerja dengan baik,” ujar Ubil (40), salah seorang warga.

Sekretaris Camat (Sekcam) Bulakamba Eko Supriyanto menjelaskan, sesuai rencana sebelumnya Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akan melakukan kunjungan kerja ke Balai Desa Bangsri untuk bertemu dengan masyarakat. Namun, adanya aksi demo yang berujung ricuh, rencana kegiatan gubernur pun terpaksa dibatalkan.

“Rencananya memang Pak Gubernur mau ada kegiatan di sini, tetapi karena kondisinya seperti ini maka dibatalkan,” jelasnya. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

Sekitar 15 tahun, Koriah (30), warga Desa Begawat RT 5 RW 3 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menderita penyakit kulit.


Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Limbah Industri Dibuang di Saluran, Warga Ngeluh Mual dan Pusing

Warga di sekitar wilayah RW 14 Kelurahan Panggung Kota Tegal mengeluhkan kerap merasakan pusing pada jam-jam tertentu.


Ramadan, Komunitas Tangan Kaki Pemuda Ajak Yatim Bersukacita

Ramadan, Komunitas Tangan Kaki Pemuda Ajak Yatim Bersukacita

Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Selain sebagai ladang ibadah, bulan mulia itu juga kesempatan untuk berbagi dengan sesama.


Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

Datangnya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, biasanya diikuti dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar tradisional dan modern.


Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Puluhan massa yang mengatasnamakan warga kabupaten Tegal menggeruduk KPU Kabupaten Tegal, Jumat (17/5) siang.


Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal negatif.


BPJS Ketenagakerjaan Bukber bersama Anak-anak Yatim

BPJS Ketenagakerjaan Bukber bersama Anak-anak Yatim

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal mengadakan buka puasa bersama (bukber) dengan anak yatim di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal, Kamis (9/5) lalu.


Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

Penembakan yang mengakibatkan dua remaja, Arif Syawaludin Hanafi (16), warga Debong Lor, dan Zidni Ilman Muhammad (15), warga Jalan Arjuna Slerok berhasil diung


Dijual Rp20 Ribu, Warga Berebut Paket Sembako Murah

Dijual Rp20 Ribu, Warga Berebut Paket Sembako Murah

Warga di Kabupaten Brebes berdesak-desakan untuk mendapatkan paket sembako murah yang dijual Pemkab Brebes di Alun-alun Brebes, Senin (13/5).


Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta

Ngaku Bisa Tarik Harta Karun, Sopir Taksi Online Tipu Korbannya Rp31 Juta

Amru Jamal (36), warga Mampang Prapatan Kelurahan Tegal Parang Jakarta yang sehari-harinya berprofesi sebagai sopir taksi online harus berurusan dengan polisi



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!