Lokal
Share this on:

Usai Libur Lebaran, RSUD Brebes Dibanjiri Pasien BPJS

  • Usai Libur Lebaran, RSUD Brebes Dibanjiri Pasien BPJS
  • Usai Libur Lebaran, RSUD Brebes Dibanjiri Pasien BPJS

BREBES - RSUD Brebes terpaksa harus menerapkan sistem manual guna melayani pasien BPJS Kesehatan yang datang. Padahal sebelumnya rumah sakit yang berada di Jl. Jendral Sudirman Brebes itu sudah menetapkan sistem sidik jari bagi pasien BPJS Kesehatan yang akan menjalankan perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Kondisi itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya antrean yang lebih lama. Banyaknya pasien yang datang terlihat di Poliklinik. Membludaknya pasien rawat jalan itu sempat menyebabkan antrean di loket pendaftaran. Khususnya, bagi pasien pengguna layanan BPJS.

"Saat ini jumlah pasien di Poliklinik memang membludak. Ini mungkin karena hari pertama pelayanan dibuka," ujar Direktur RSUD Brebes drg Oo Suprana di sela-sela pemantauan layanan di Poliklinik RSUD Brebes, Senin (10/6).

Antrean nampak terjadi di loket pasien dengan layanan BPJS. Hal itu dipicu karena pasien BPJS dalam proses pendaftaran wajib menggunakan sistem sidik jari. Penerapan sistem itu menyebabkan satu pasien dalam mendaftar membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding dengan pasien non BPJS.

Dia mengatakan, di hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran, semua layanan di Poliklinik dipastikan sudah normal. "Semua tim medis, termasuk dokter sudah hadir semua. Tadi, saat apel juga kami cek satu per satu. Ini untuk memberikan jaminan, jika kami sudah siap melayani pasien," terangnya.

Diakui Oo, membludaknya pasien Poliklinik itu membuat loket pendaftaran bagi pasien BPJS terjadi antrean. Itu lantaran untuk mendaftar setiap pasien harus menggunakan sistem sidik jari. Hal itu menyebabkan butuh waktu yang cukup lama. Untuk itu, pihaknya mengantisipasi dengan tetap menerapkan sistem manual agar mereka cepat terlayani.

"Setelah pasien ini diperiksa, baru mereka memproses sistem sidik jari. Ini kami terapkan untuk memperlancar pelayanan," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jumlah pasien hingga pukul 10.00 tercatat sudah ada sebanyak 69 pasien yang terlayani. Diperkirakan hingga sore nanti akan mencapai 300 pasien lebih. Padahal saat kondisi normal, jumlah pasien di Poliklinik RSUD Brebes rata-rata per harinya kurang dari 200 pasien.

"Alhamdullilah, untuk pelayanan medis di hari pertama bisa tertangani dan tidak ada kendala," pungkasnya. (har/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan pemberi kerja terhadap pelaksanaan program bpjs ketenagakerjaan


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Bupati Brebes Idza Priyanti naik pitam saat meninjau saluran irigasi di sebelah pasar belakang Markas Kodim 0713/Brebes, Rabu (14/8).


Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Dua tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Brebes dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Keja


Harga Anjlok, Petani Garam di Pantura Galauw

Harga Anjlok, Petani Garam di Pantura Galauw

Petani garam di Kabupaten Brebes galaw, lantaran dibayang-bayangi anjloknya harga garam saat musim.


Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Lengkap Tali Pusarnya

Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Lengkap Tali Pusarnya

Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di antara tumpukan sampah di Dusun Kendaga Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes.


Dukun Manten di Brebes Ini Viral Gegara Fotonya Dipakai TKW Buat Tipu Pasangannya

Dukun Manten di Brebes Ini Viral Gegara Fotonya Dipakai TKW Buat Tipu Pasangannya

Beberapa hari belakangan, seorang dukun pengantin asal Desa Banjarlor Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes mendadak viral di media sosial (medsos).


Samlawi Terombang-ambing Empat Hari di Tengah Laut tanpa Makan-Minum

Samlawi Terombang-ambing Empat Hari di Tengah Laut tanpa Makan-Minum

Korban selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Motor (KM) Pieces asal Kabupaten Brebes, Muhammad Samlawi sudah kembali ke rumahnya


Hilang di Guci, Wisatawan Asal Semarang Ditemukan di Brebes

Hilang di Guci, Wisatawan Asal Semarang Ditemukan di Brebes

Pencarian terhadap Taufik (25), warga Semarang, yang sempat hilang di Obyek Wisata Guci akhirnya dihentikan.


Usai Bunuh Istrinya, Suami Bakar Kontrakan dan Anak Bungsunya

Usai Bunuh Istrinya, Suami Bakar Kontrakan dan Anak Bungsunya

Siti Khori'ah (35), korban pembunuhan oleh suaminya sendiri Jumharyono, dimakamkan di TPU Desa Dukuhbadag, Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Rabu (7/8).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!