Lokal
Share this on:

Waduk Cacaban Terancam Jebol

  • Waduk Cacaban Terancam Jebol
  • Waduk Cacaban Terancam Jebol

MENINJAU - Pansus X DPRD Kabupaten Tegal melihat kondisi wilayahs penambangan di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (11/4). (farid firdaus/radartegal.com)

KEDUNGBANTENG - Kegiatan penambangan atau galian C di wilayah Kabupaten Tegal sudah mengkhawatirkan. Keberadaannya mengancam permukiman warga dan Waduk Cacaban.

Hal itu diungkapkan Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Kabupaten Tegal ‎saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan penambangan, Rabu (11/4). Salah satu kawasan yang didatangi adalah di Bukit Penujah di Desa Penujah Kecamatan Kedungbanteng.

‎Ketua Pansus X Agus Salim mengatakan, luas penambangan di Bukit Penujah mencapai 30 hektare dengan mengepras sejumlah bukit. Bukit-bukit tersebut dipapras dengan kemiringan hingga 90 hektare.

"Penambangan ini ‎sudah sangat parah," kata Agus.

Kondisi tersebut, menurut Agus, mengancam permukiman warga yang ada di bawah bukit. Terdapat ‎sekitar 700 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan tersebut.

"Bukit yang dipapras juga merupakan tanggul penahan Waduk Cacaban. Jika diteruskan, Waduk Cacaban bisa jebol. Kalau waduk jebol, otomatis terjadi banjir. Sehingga ini harus diantisipasi,” ujarnya.

‎Agus mengatakan, Pansus X saat ini sedang menyusun Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)‎. Setelah melihat langsung kondisi Bukit Penujah, kawasan yang rencananya masuk dalam kawasan penambangan itu akan diusulkan menjadi daerah hijau dalam Perda RTRW. "Bukit Penujah akan diusulkan jadi daerah hijau karena lokasinya sudah parah dan dekat dengan permukiman warga," ujarnya.

Dengan menjadi daerah hijau, maka tidak boleh lagi ada penambangan di Bukit Penujah. ‎Pengusaha yang tengah menggali material di lokasi tersebut, dipersilahkan melakukan eksploitasi hingga izin itu berakhir. "Setelah izin penambangan berakhir, penambangan di Bukit Penujah dihentikan untuk dikembalikan menjadi daerah hijau," tandasnya.

Selain Bukit Penujah, ‎Pansus X juga mengunjungi kawasan penambangan di Desa Karanganyar dan Tonggara Kecamatan Kedungbanteng serta wilayah yang direncanakan menjadi kawasan penambangan di Desa Dukuhjati Kidul, Kecamatan Pangkah. ‎"Kawasan penambangan di Tonggara bisa dikembalikan menjadi daerah hijau karena penambangan oleh PT Waskita sudah selesai," ujar Agus.

‎Agus menambahkan, kunjungan ke lokasi kawasan penambangan di wilayah lainnya akan kembali dilakukan untuk memastikan apakah lokasi yang berada dalam peta RTRW masih sesuai atau butuh perbaikan dengan melihat kondisi di lapangan. ‎(far/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!