• Home
  • Berita Lokal
  • Walikota Menangis, Saat Kunjungi Bayi yang Pas Lahir di Hari Jadi Kota Tegal

Lokal
Share this on:

Walikota Menangis, Saat Kunjungi Bayi yang Pas Lahir di Hari Jadi Kota Tegal

  • Walikota Menangis, Saat Kunjungi Bayi yang Pas Lahir di Hari Jadi Kota Tegal
  • Walikota Menangis, Saat Kunjungi Bayi yang Pas Lahir di Hari Jadi Kota Tegal

GENDONG BAYI – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal saat memberikan kado istimewa kepada warga Kota Tegal yang anaknya lahir di HUT Kota Tegal ke-439. (Agus Wibowo/Radar Tegal)

TEGAL - Walikota Tegal Dedi Yon Supriyono tak kuasa menahan tangis saat akan memberikan hadiah kepada warga Kota Tegal yang melahirkan bayi bertepatan denga Hari Jadi Kota ke 439 di RSUD Kardinah dan RSUI Harapan Anda Kota Tegal, Jumat (12/4).

Alasan walikota menangis karena dirinya terenyuh saat mendengarkan cerita pasangan Aris Munandar (26) dan Eka Priyatin (25) warga Margadana Kota Tegal yang baru dikaruniai anak setelah sebelumnya anak pertama dan keduanya meninggal dunia sebelum dilahirkan (keguguran).

"Saya bisa merasakan kesedihan orang tua si bayi karena saya juga pernah lama tidak dikaruniai anak," ungkap wali kota sambil mengusap air matanya di ruang perawatan bayi RSUD Kardinah.

Dalam kesempatan itu, Dedy tak lupa mendoakan bayi pasangan Arifudin dan Supriyanto sekaligus memberikan nama Gibran Maulana Munandar kepada bayi pasangan suami istri muda tersebut.

"Semoga kelak, Gibran dapat menjadi orang sukses dan soleh. Gibran kan anak ketiga. Sama seperti saya dulu pas nyalanya dapat nomor uratnya juga tiga. Semoga Gibran bisa sukses menjadi nomor satu sepert saya menjadai orang nomor satu di Kota Tegall," katanya.

Selain di RSUD Kardinah, walikota juga melakukan hal serupa di RSUI Harapan Anda. Di RS Islam ini, Ny. Roro Kusnabila, istri walikota, sempat menggendong bayi yang lahir bertepatan denga Hari Jadi Kota Tegal.

"Ini sangat spesial, karena bayi baru lahir langsung bisa mendapatkan akta kelahiran. Anak pejabat saja, baru bisa mendapatkan akta lahir dua hari kemudian," jelas Dedy disambut senyum istrinya serta rombongan yang mengikutinya. (gus/wan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Gas Elpiji 3 Kg di Tegal Langka, Begini Tanggapan Pertamina

Sejumlah warga belakangan kelimpungan, karena kesulitan mencari gas LPG 3 kilogram.


Pembunuhan ABG Dalam Karung Segera Direka Ulang

Pembunuhan ABG Dalam Karung Segera Direka Ulang

Satreskrim Polres Tegal segera menggelar rekonstruksi pembunuhan ABG yang mayatnya dimasukan ke dalam karung.


Turunkan Penumpang, Angkot Terbakar di Balapulang

Turunkan Penumpang, Angkot Terbakar di Balapulang

Sebuah angkutan kota (angkot) terbakar di depan pasar Balapulang Kabupaten Tegal, Senin (19/8) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.


Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan air baku yang akan dibangun di Kecamatan Pulosari diharapkan bisa menjadi solusi permanen mengatasi persoalan air bersih


Mahasiswa KKN Sulap Sampah Jadi Minyak

Mahasiswa KKN Sulap Sampah Jadi Minyak

Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang mengubah sampah anorganik menjadi minyak


Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Aquaponic Jadi Solusi untuk Pesarean

Sampah merupakan masalah terbesar yang masih menjadi tugas utama bagi semua unsur masyarakat yang ada di Desa Pesarean.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!