oleh

Warga Ancam Demo Perusahaan Pembuang Limbah

SLAWI – Aliansi Masyarakat Bersatu, Jumat (17/1) akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor kabupaten. Mereka menuntut Pemkab Tegal dan dewan agar perusahaan yang membuang limbah sembarangan ditutup.

Warga Desa Srengseng Mulyohadi, Kamis (16/1) mengatakan, rencananya aksi ini diikuti kurang lebih 1.000 massa dari Desa Karangdawa, Srengseng dan Songgom. Khusus untuk Desa Srengseng, yang ikut demo hanya berapa orang saja. Terbanyak dari Desa Karangdawa, ada sekitar 400 orang yang bakal ikut demo di kabupaten.

“Kalau Desa Songgom saya tidak monitor, berapa orang yang akan ikut. Karena mereka langsung berkoordinasi dengan kordinator aksi,” katanya.

Aksi masyarakat ini, tambah Mulyohadi, dipicu karena rusaknya lingkungan akibat pembuangan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B2B) yang dilakukan oknum. Sehingga banyak sumur warga yang tidak bisa dikonsumsi lagi. Lahan pertanian milik warga juga tidak bisa lagi ditanami.

“Andai saja oknum ini tidak membuang sembarangan, mungkin warga di sini damai. Kami hanya ingin Pemkab Tegal menutup perusahaan tersebut, agar limbah tidak semakin banyak,” tambahnya.

Sementara itu, Sekda Tegal Widodo Joko Mulyono membenarkan besok ada aksi damai dari masyarakat Desa Karangdawa, Srengseng dan Songgom. Masyarakat akan menyampaikan aspirasinya terkait dengan limbah B2B pada Pemkab Tegal dan DPRD. Aksi damai ini rencananya akan diikuti 1.000 orang sesuai dengan surat pemberitahuan dan digelar Jumat (17/1) dari pukul 07.00-18.00WIB. (guh/ima)

Komentar

Berita Terbaru