Lokal
Share this on:

Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

  • Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan
  • Warga Diminta Berbelanja Sesuai Kebutuhan

TEGAL - Datangnya bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, biasanya diikuti dengan kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar-pasar tradisional dan modern. Itu disebabkan salah satunya karena tingginya permintaan masyarakat.

Karenanya, masyarakat diminta berbelanja sesuai dengan kebutuhan dan tidak berperilaku konsumtif. Sehingga harga kebutuhan bisa tetap stabil.

Ketua DPRD Kota Tegal Edy Soeripno saat dimintai keterangan mengatakan hingga saat ini memang belum terjadi lonjakan harga yang cukup signifikan di sejumlah pasar tradisional. Bahkan harga yang ada sekarang cenderung mengalami penurunan dibandingkan awal Ramadan.

"Kalau saat ini harga masih cukup stabil, bahkan cenderung turun," katanya.

Meski begitu, kata Edy, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk lebih selektif lagi dalam membeli kebutuhan pokok. Sebab, jika berlebihan dalam berbelanja, itu dapat memicu kelangkaan stok sehingga bisa berdampak pada kenaikan harga.

"Menjelang lebaran biasanya akan ada kenaikan. Karenanya, kami menghimbau agar masyarakat lebih hemat dan berbelanja sesuai kebutuhan. Sehingga kenaikan harga bisa ditekan," ujarnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Warga Desa Lebaksiu Kidul Dilatih Ecoprint Teknik Pounding

Tim II KKN Universitas Diponegoro (Undip) Lebaksiu Kidul menggelar Pelatihan Ecoprint dengan Teknik Pounding.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Babi Hutan Turun Gunung, Rusak Lahan Pertanian dan Rumah Warga Kabupaten Tegal

Kemarau tak hanya membuat hutan menjadi rawan kebakaran, akhir-akhir ini banyak babi hutan alias celeng yang turun gunung masuk ke perkampungan penduduk.


Dua Sepupu di Tegal Ini Sehidup Semati Nyolong Motor Bersama

Dua Sepupu di Tegal Ini Sehidup Semati Nyolong Motor Bersama

Uki Aji Aryo (26) dan Irfan (28), warga Kelurahan Margadana Kecamatan Margadana Kota Tegal harus berurusan dengan Polres Tegal Kota.


Dhofar : Sumur Milik Warga di Dukuh Jatisari Sudah Mengering

Dhofar : Sumur Milik Warga di Dukuh Jatisari Sudah Mengering

Sudah beberapa bulan terakhir ini, sumur milik warga di Dukuh Jatisari, Desa Harjosari tidak mengeluarkan air.


10.000 Liter Air Bersih Didistribusikan ke Warga Desa Harjosari

10.000 Liter Air Bersih Didistribusikan ke Warga Desa Harjosari

Dua mobil tangki air bersih isi 10.000 liter telah didistribusikan ke Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi, Sabtu (10/8).


Status Gunung Slamet Naik, Warga Dilarang Beraktivitas 2 Kilometer dari Puncak

Status Gunung Slamet Naik, Warga Dilarang Beraktivitas 2 Kilometer dari Puncak

Meski status Gunung Slamet sudah dinaikkan dari normal menjadi waspada, namun warga dan masyarakat diminta tidak panik dan tetap tenang.


Kerugian Kebakaran Hebat Rumah Warga Pantura Tegal Capai Ratusan Juta

Kerugian Kebakaran Hebat Rumah Warga Pantura Tegal Capai Ratusan Juta

Tiga rumah milik warga di Dukuh Blendung RT 14, RW 05 Desa Bojongsana, (sebelumnya disebut Kertasari) Kecamatan Suradadi, Jumat (9/8).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!