by

Warga Pakembaran Geruduk Balai Desa

WARUNGPRING- Warga Desa Pakembaran Kecamatan Warungpring, menggeruduk Balai Desa Pakembaran, dan menuntut agar kepala desa diturunkan dari jabatannya.

Hal tersebut dilakukan lantaran diduga ada penyalahgunaan anggaran desa. Warga datang dengan membawa bermacam tulisan tentang kekecewaan mereka, serta sebuah mobil siaga dan rumah dari kardus.
Perwakilan masyarakat, Sumadi mempertanyakan terkait anggaran desa.

“Kepala desa agar dapat menjelaskan dana itu untuk apa” ujarnya.

Meskipun suasana sempat memanas, tetapi bisa dikendalikan. Aparat yang berjaga terus memberikan imbauan pada masyarakat, agar menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Imam Fahrudin, perwakilan dari
Kecamatan Warungpring, memberikan penjelasan terkait pembangunan desa.

“Hak dan kewajiban desa ataupun kecamatan sudah diatur dalam undang-undang,” katanya, Kamis (16/1).

Kecamatan sebagai fungsi koordinasi penggunaan Dana Desa, pada tahun 2019, 20 persen dananya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, tahun 2020 naik menjadi sekitar 25 persen.

Audiensi masyarakat bersama tim pengelola dan penggunaan APBDes Desa Pakembaran tersebut, berjalan lancar, aman dan terkendali.
(maf/ima)

Comment

Berita Terbaru