• Home
  • Berita Lokal
  • Wasiat Pemilik Tanah, Nenek Fathonah Boleh Tinggal Hingga Akhir Hayat

Lokal
Share this on:

Wasiat Pemilik Tanah, Nenek Fathonah Boleh Tinggal Hingga Akhir Hayat

  • Wasiat Pemilik Tanah, Nenek Fathonah Boleh Tinggal Hingga Akhir Hayat
  • Wasiat Pemilik Tanah, Nenek Fathonah Boleh Tinggal Hingga Akhir Hayat

HINGGA AKHIR HAYAT - Pemilik tanah pernah berwasiat kepada anak-anaknya agar mengizinkan nenek Fathonah tinggal di tanah miliknya hingga akhir hayatnya.

**TEGAL ** - Kisah nenek Fathonah yang tinggal di rumah tak layak huni tidak bisa dilepaskan dari pemilik tanah. Pemilik tanah yang lebih dahulu meninggal dunia pernah berwasiat kepada anak-anaknya agar mengizinkan Fathonah tinggal hingga akhir hayatnya.

Itu diungkapkan Yakub putra tertua pemilik tanah. Menurutnya, sejak membeli tanah itu, orang tuanya kemudian mengumpulkan anak-anaknya untuk diberikan pengarahan.

"Saat itu, kami diminta agar mengizinkan nenek Fathonah tinggal hingga akhirnya hayatnya," kata Yakub.

Menurutnya, setelah memberikan wasiat itu, orangtuanya kemudian meninggal dunia. Sehingga, pihak keluarga sudah sepakat sementara waktu mengizinkan nenek Fathonah tetap berada di sana.

"Kami juga mempersilahkan kalau rumahnya mau direhab," ujarnya.

Menanggapi itu, Wali Kota Dedy Yon Supriyono menyampaikan apresiasi kepada pemilik tanah. Sebab, hanya atas kemurahan hati mereka nenek Fathonah bisa tetap menempati rumah itu.

"Selanjutnya kami memerintahkan kepada jajaran untuk segera mengambil tindakan guna merehab rumah yang ditempati nenek Fathonah," tegas Dedy. (muj/wan)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Meski Turun Hujan, Ribuan Warga Desa Tamansari Masih Krisis Air Bersih

Meski Turun Hujan, Ribuan Warga Desa Tamansari Masih Krisis Air Bersih

Ribuan warga Desa Tamansari, Kecamatan Jatinegara hingga kini masih mengalami kelangkaan air bersih.


Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Berstatus Waspada, Gunung Slamet Dipasang Alat Pemantau Kegempaan

Hingga kini status waspada atau level 2 Gunung Slamet belum dicabut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).


PTSL Jatibogor Bermasalah, Warga Geruduk Balai Desa

PTSL Jatibogor Bermasalah, Warga Geruduk Balai Desa

Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Jatibogor, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal diduga bermasalah.


Diduga Dibunuh, Perempuan Penjual Kopi di Pantura Ditemukan Tewas

Diduga Dibunuh, Perempuan Penjual Kopi di Pantura Ditemukan Tewas

Perempuan pemilik warung kopi di Jalan Pantura, tepatnya Lingkar Utara Wanarejan,


Hingga September 2019, Ada 3.451 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Hingga September 2019, Ada 3.451 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Sejak Januari hingga September lalu, jumlah gugatan cerai di Pendadilan Agama (PA) Slawi tercatat 3.451 kasus.


Usai Tanah Retak, Warga Ronda Siskampling

Usai Tanah Retak, Warga Ronda Siskampling

Usai kejadian bencana alam tanah retak di Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, sejumlah warga


Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Bencana alam berupa tanah retak terjadi di Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang. Kondisi saluran air yang buruk disebut menjadi salah satu penyebabnya.


Warga Terdampak Tanah Retak Sudah Disiapkan Lahan Relokasi

Warga Terdampak Tanah Retak Sudah Disiapkan Lahan Relokasi

Penduduk di bantaran Sungai Layangan Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh yang terancam tanah retak akan direlokasi pada 2020.


Tanah Retak, 14 Rumah Terancam Longsor

Tanah Retak, 14 Rumah Terancam Longsor

Bencana alam tanah retak sepanjang sekitar 70 meter mengancam permukiman warga di Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.


TPA Terbatas, DLH Berencana Tambah Lagi

TPA Terbatas, DLH Berencana Tambah Lagi

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Pemalang dipandang masih terbatas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!