• Home
  • Berita Lokal
  • Wow... Begini Sensasi Bersepeda dari Ketinggian 7 Meter di Guci

Lokal
Share this on:

Wow... Begini Sensasi Bersepeda dari Ketinggian 7 Meter di Guci

  • Wow... Begini Sensasi Bersepeda dari Ketinggian 7 Meter di Guci
  • Wow... Begini Sensasi Bersepeda dari Ketinggian 7 Meter di Guci

MENCOBA - Istri Bupati Tegal Enthus Susmono saat menjajal wahana baru sepeda gantung di Obyek Wisata Guci. (farid firdaus/radartegal.com)

BUMIJAWA - Obyek Wisata Guci Kabupaten Tegal kini memiliki wahana baru berupa sepeda gantung yang sudah bisa dijajal wisatawan yang ingin menghabiskan libur di destinasi wisata yang berada di kaki Gunung Slamet itu.

Dengan keberadaan wahana ini, wisatawan yang datang ke Guci tidak hanya bisa menikmati air panas alami yang mengalir dari Gunung Slamet atau sekedar menikmati udara yang sejuk, tetapi juga bisa menaiki sepeda yang “melayang” di udara.

Antusiasme wisatawan terhadap wahana baru tersebut terbilang tinggi. Sejak resmi diluncurkan pada Minggu (29/10) lalu, wahana sepeda gantung langsung menarik minat para wisatawan yang datang ke Guci untuk menjajalnya.

"Keberadaan wahana baru sepeda gantung cukup berpengaruh pada kunjungan wisatawan. Karena sebelumnya mereka mungkin sudah penasaran untuk mencoba," kata Kepala UPTD Guci Abdul Haris, Sabtu (11/11).

Haris menyebutkan, rata-rata jumlah wisatawan yang menjajal sepeda gantung mencapai sekitar 20-30 orang. Selain wisatawan dari Kabupaten Tegal dan sekitarnya, terdapat juga di antara mereka yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat.

Mereka penasaran untuk mencoba sepeda gantung lalu berfoto di atasnya. "Kebanyakan yang menjajal wisatawan rombongan keluarga. Kemudian anak-anak sekolah juga banyak yang tertarik,” ungkapnya.

Padahal untuk bisa menikmati sensasi mengayuh sepeda di atas ketinggian sekitar 7 meter itu, wisatawan harus kembali merogoh kocek setelah membayar retribusi masuk Guci. Pengelola mematok harga tiket sepeda gantung Rp20.000 per orang.

"Karena kerjasama dengan pihak ketiga, jadi ada tiket tersendiri untuk bisa menjajal wahana sepeda gantung," ujar Haris.

Haris optimistis, keberadaan wahana sepeda gantung bisa meningkatkan jumlah wisatawan ke Guci yang rata-rata berkisar 6.000-12.000 per hari saat libur akhir pekan atau hari libur nasional.

Selain sepeda gantung, dia memastikan dalam waktu dekat satu wahana baru lagi, yakni kereta gantung mini, akan bisa dinikmati oleh wisatawan yang datang ke Guci untuk menghabiskan libur.

"Kereta gantung saat ini masih dalam pematangan tiang pancang. Diperkirakan saat libur Natal tahun ini sudah bisa dioperasionalkan untuk pengunjung," ungkapnya.‎ (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Siswa Baru Tak Boleh Diplonco

Disdikbud Kota Tegal mengingatkan pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah di seluruh satuan pendidikan agar terbebas dari perpeloncoan.


Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Pemberian vaksin gratis oleh Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kota Tegal mendapat respon luar biasa dari penyayang hewan di Kota Tegal.


123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

123 Hektare Wilayah di Kota Tegal Kumuh

Memasuki pertengahan 2018, 123,21 hektare (ha) wilayah di Kota Tegal belum bisa terbebas dari kekumuhan.


Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

Dari 322 Siswa Pendaftar SMA dengan SKTM, Hanya Satu yang Benar

SMA Negeri 5 Kota Tegal memastikan pendaftar dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang setelah diverifikasi ternyata tidak valid.


Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Tegal.


Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang

Pedagang Desak Pemkot Tegal Tarik Sertifikat Pasar Pagi dari Pengembang

Sejumlah pedagang kembali menemui Plt. Wali Kota Tegal HM Nursoleh untuk mengadukan permasalahan kemelut kepemilikan Pasar Pagi Tegal, Rabu (11/7).


Maling yang Resahkan Wisatawan Guci Diringkus

Maling yang Resahkan Wisatawan Guci Diringkus

Pelaku pencurian yang kerap beraksi di Obyek Wisata (OW) Oemandian Air Panas Guci, berhasil diringkus Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tegal.


Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

Punya SKTM kok Tinggal di Rumah Mewah?

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA Kota Tegal telah menerima hasil verifikasi yang dilakukan tim dari lima SMA terkait SKTM.


Camat dan Kades Diwarning Soal SKTM

Camat dan Kades Diwarning Soal SKTM

Para camat dan kepala desa (kades) atau lurah di Kabupaten Tegal mendapat peringatan keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.


Tak Masuk Zona, Orang Tua Murid Protes

Tak Masuk Zona, Orang Tua Murid Protes

Sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA 2018 mendapat sorotan dari orang tua calon siswa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!