Lokal
Share this on:

Zam-zam dan Kurma Paling Dicari Keluarga Jamaah Haji

  • Zam-zam dan Kurma Paling Dicari Keluarga Jamaah Haji
  • Zam-zam dan Kurma Paling Dicari Keluarga Jamaah Haji
  • Zam-zam dan Kurma Paling Dicari Keluarga Jamaah Haji
  • Zam-zam dan Kurma Paling Dicari Keluarga Jamaah Haji

TEGAL - Kendati calon jamaah haji dari Kota Tegal belum diberangkatkan, sejumlah warga sudah mulai memburu oleh-oleh khas Tanah Suci. Dari sekian banyak oleh-oleh, air zam-zam dan kurma menjadi yang paling banyak di cari.

Seperti yang terlihat di salah satu pusat oleh-oleh haji di Jalan Sultan Agung Kota Tegal. Keluarga calon jamaah haji sudah mulai memesan sejumlah oleh-oleh untuk dijadikan buah tangan selepas menunaikan rukun Islam ke-5 itu.

Sri Wijayatni salah satunya, pagi itu dia memesan sejumlah barang di toko itu. Menurutnya, tahun ini ibunya akan berangkat menunaikan ibadah haji.

"Ibu saya yang berangkat. Saya hanya memesan sejumlah barang yang akan dijadikan oleh-oleh," katanya.

Menurut Sri, pagi itu dia memesan kacang, air zam-zam, dan Kurma. Selain itu, dia juga memesan sajadah yang juga akan dibagikan, setelah ibunya kembali ke Tanah Air.

"Hari ini cuma ambil sajadah. Lainnya baru pesen, seperti kacang, air zam-zam, sama kurma. Untuk oleh-oleh haji," katanya.

Habib Ali Zaenal Abidin, salah satu pemilik toko, mengatakan sejak memasuki Dzulhijjah, penjualan meningkat hingga 100 persen. Dari sekian banyak komoditi, kurma dan zam-zam yang paling banyak dicari.

"Bahkan zam-zam dan kurma setiap hari kita melayani pembeli," ujar Habib Ali.

Selain keduanya, kata Habib, dia juga menyediakan kacang arab, fustuk, dan kismis. Selain itu juga poci, sajadah, dan barang-barang khas haji lainnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dapur Umum PMI dan Gupala Siapkan 300 Porsi untuk Makan Relawan

Dapur Umum PMI dan Gupala Siapkan 300 Porsi untuk Makan Relawan

Palang Merah Indonesia (PMI), KSB Guci dan Gupala mendirikan dapur umum untuk menyiapkan makan petugas dan relawan sebanyak 300 porsi.


Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Awas, Kebakaran Hutan Masuk ke Guci, Dua Kilometer Permukiman Warga

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Lereng Gunung Slamet mulai masuk ke Guci.


Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Hutan

Dinas Sosial Dirikan Dapur Umum di Lokasi Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di Lereng Gunung Slamet Dukuh Sawangan dan Kalipedes semakin meluas.


Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Kebakaran hutan yang terjadi di Lereng Gunung Slamet, Dusun Sawangan dan Kalipedes semakin meluas.


Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Untuk mengatasi kebakaran 18 hektare hutan lindung yang berada di Petak 48 dan 16, Polres Tegal membentuk tim penanggulangan.


Gelandangan di Tengah Kota, Enam Orang Gila Diamankan

Gelandangan di Tengah Kota, Enam Orang Gila Diamankan

Enam orang gila diamankan Dinas Sosial dan personel Satpol PP Kabupaten Brebes, Kamis (19/9).


Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Puluhan mahasiswa dan civitas akademika dari salah satu universitas ternama di Kota Tegal menggelar aksi penolakan disyahkannya Undang-undang (UU) KPK yang baru


95 Persen Kebakaran Hutan dan Lahan dari Pembakaran Sampah

95 Persen Kebakaran Hutan dan Lahan dari Pembakaran Sampah

Isu nasional terkait kebakaran hutan akhir-akhir ini juga menimpa di daerah.


Kekeringan Meluas Hingga 4 Kecamatan di Pemalang

Kekeringan Meluas Hingga 4 Kecamatan di Pemalang

Kemarau yang cukup panjang membuat sejumlah daerah di Kabupaten Pemalang mengalami kekeringan dan berdampak pada kurangnya kebutuhan air bersih.


247 Pejabat Dilantik, Bupati Minta Laporkan Bila Ada Oknum

247 Pejabat Dilantik, Bupati Minta Laporkan Bila Ada Oknum

Sebanyak 247 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkab Pemalang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, Rabu (18/9) di pendapa kabupaten.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!