Nasional
Share this on:

2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

  • 2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi
  • 2019, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

JAKARTA - Sistem zonasi sekolah akan membawa perubahan besar-besaran pada dunia pendidikan pada tahun 2109. Salah satunya adalah proses penerimaan peserta didik baru (PPDB). Siswa tidak perlu lagi datang dan mendaftar ke sekolah tujuan.

Mendikbud Muhadjir Effendi mengatakan tahun depan pola PPDB akan berubah. Siswa sudah terdaftar di sekolah tujuan sesuai dengan zonasinya. “Konsep ini nanti tertuang di Perpres. Sedang dimatangkan,” katanya di kantor Kemdikbud di Jakarta kemarin (12/10).

Muhadjir percaya Model PPDB seperti ini jauh lebih simpel. Misalnya, sebuah sekolah SMP sudah tahu daftar siapa saja yang akan masuk pada tahun ajaran mendatang. Yakni siswa SD kelas enam dari setiap SD yang ada di zonasi SMP tersebut.

”Tapi memang perlu kerja sama dengan pemda yang menguasai data kependudukan. KIP juga bisa berdasarkan ini,” jelasnya.

Perubahan lain nanti meliputi jenjang karir guru. Muhadjir mengatakan bahwa jabatan kepala sekolah dan pengawas nantinya dimasukkan dalam pola karir guru. Guru yang berkualitas nantinya akan dipertimbangkan untuk diangkat menjadi kepala sekolah. Dan kepala sekolah yang baik bisa diangkat menjadi pengawas.

“Nanti ada tunjangan khusus kepsek, dan tunjangan khusus pengawas,” jelasnya.

Namun kata Muhadjir, kepala sekolah tidak boleh sambil mengajar. Kepala sekolah adalah manajer sekolah, bukan tambahan pekerjaan untuk guru. ”Saya yakin sebetulnya sekolah itu mirip perusahaan. Kalau manajer bagus, hebat, perusahaan akan bagus,” jelasnya.

Tugas untuk Komite sekolah juga telah ditetapkan. Salah Satunya adalah menggali dana dari masyarakat untuk sekolah. Salah satu permasalahan kata Muhadjir adalah soal guru honorer. Setiap tahun ribuan guru pensiun.

Sementara pemerintah daerah (Pemda) tidak boleh mengangkat guru. Maka sekolah mengambil inisiatif untuk mencari guru pengganti. “Ya namanya pengganti. Tidak jelas kriteria dan kualifikasinya. Bisa saja comot dari saudaranya, atau temannya,” katanya.

Pola ke depan, kata Muhadjir, harus ada pengangkatan guru tiap tahun. Untuk menggantikan yang pensiun berdasar angka jumlah pensiun yang tercatat. ”Jangan sekali-kali moratorium (pengankatan,Red) guru. karena tiap tahun ada pensiun. Jadinya seperti sekarang ini (guru honorer,Red) menumpuk karena dimoratorium selama lima tahun,” jelasnya.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Supriano mengatakan teknis penerimaan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) nantinya akan diatur dengan Perpres khusus. Saat ini tengah dilakukan sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dengan lembaga terkait seperti BKN Dan Kementerian PANRB.

“Sedang diproses, tim kami sedang survey ke sekolah-sekolah untuk memetakan jumlah guru honorer di 514 kabupaten. mudah-mudahan akhir bulan sudah ketemu (jumlahnya,Red),” kata Supriano

Meski demikian, Supriano menyebut Dapodik saat ini sudah memiliki data tentang guru honorer by name by subject dan by shool. Hanya tinggal proses sinkronisasi.

Supriano menambahkan, PP Nomor 49 tahun 2018 yang diteken pemerintah barusan hanyalah bersifat payung hukum bagi seluruh kementerian dan lembaga (KL). Akan diatur secara lebih teknis lagi di Perpres, lalu kemudian turun menjadi peraturan menteri di masing-masing lingkungan KL terkait.

“Ini sedang diproses. Nanti ASN (Aparatur Sipil Negara, Red) itu nantinya ada dua PNS, dan PPPK,” jelas Supriano. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Empat Pekerja Masih Belum Ditemukan
Empat Pekerja Masih Belum Ditemukan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mundur sebagai Ketum PSSI, Edy Merasa Tak Dihargai

Mundur sebagai Ketum PSSI, Edy Merasa Tak Dihargai

’’Saya mundur dari posisi ketua umum PSSI,’’ ujar Edy Ramayadi dalam pidato pembukaan pada Kongres Tahunan PSSI di Hotel Sofitel, Nusa Dua, Bali, kemarin (20/1)


Puan Ajak Prabowo-Mega Foto Bareng

Puan Ajak Prabowo-Mega Foto Bareng

Ada momen-momen unik yang tak tampak di layar televisi tadi malam.


Debat Panas, Capres-Cawapres Tak Singgung Kasus Novel

Debat Panas, Capres-Cawapres Tak Singgung Kasus Novel

Aksi saling sindir mewarnai debat perdana paslon presiden-wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno tadi malam.


Keluarkan Permendikbud Baru untuk PPDB 2019

Keluarkan Permendikbud Baru untuk PPDB 2019

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) baru.


Bermanuver Aneh, F-16 TNI-AU Paksa Turun Pesawat Kargo Ethiopia

Bermanuver Aneh, F-16 TNI-AU Paksa Turun Pesawat Kargo Ethiopia

Di atas Jembatan 6, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri), sebuah pesawat tiba-tiba melakukan manuver tak lazim alias aneh. Dengan berputar sekali.


Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Dusun Garehong, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuka lembaran kelam pergantian tahun 2018 ke 2019.


Bulog Minta Tidak Ada Impor di 2019

Bulog Minta Tidak Ada Impor di 2019

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menginginkan agar pemerintah tidak menerbitkan ijin kuota impor beras di tahun 2019 mendatang.


Adik Korban Sebut Pelaku Penembakan Letkol Dono Tak Sendirian

Adik Korban Sebut Pelaku Penembakan Letkol Dono Tak Sendirian

Jenazah Letkol CPM Dono Kuspriyanto dimakamkan di Taman Makam Bahagia Dreded Kecamatan Bogor Selatan, kemarin.


Jakarta Surabaya Tersambung Tol, Tak Ada Penurunan Minat pada Moda Lain

Jakarta Surabaya Tersambung Tol, Tak Ada Penurunan Minat pada Moda Lain

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kemarin meninjau persiapan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Stasiun Pasar Senen kemarin (21/12).


Jalan Gubeng Ditarget 5 Hari Bisa Dilewati Lagi

Jalan Gubeng Ditarget 5 Hari Bisa Dilewati Lagi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berjanji segera memperbaiki badan jalan yang ambles di Jalan Raya Gubeng, Surabaya.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!