Nasional
Share this on:

3.615 Tentara dan Polisi Dikerahkan untuk Cegah Kebakaran Hutan

  • 3.615 Tentara dan Polisi Dikerahkan untuk Cegah Kebakaran Hutan
  • 3.615 Tentara dan Polisi Dikerahkan untuk Cegah Kebakaran Hutan

**JAKARTA ** - Sedikitnya 3.616 pasukan dari TNI-Polri diterjunkan di tiga provinsi di Indonesia yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dody Ruswandi mengatakan nantinya tiap-tiap provinsi akan diterjunkan 1.000 anggota TNI dan 205 polisi.

"Mereka akan bermukim di rumah-rumah penduduk, bergaul dengan penduduk setempat dan mengadvokasi penduduk agar tidak melakukan pembakaran," katanya usai rapat koordinasi di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (4/7) kemasrin.

Tiga provinsi yang akan menjadi lokasi pengiriman anggota TNI/Polri itu adalah Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi. Tiga provinsi tersebut adalah yang paling rawan mengalami karhutla. Meski demikian, ada tiga provinsi lain yang juga rawan. Ketiganya adalah Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah.

"Enam provinsi tersebut yang menjadi perhatian dari pemerintah pusat dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan karena yang memiliki lahan gambut paling banyak," jelasnya.

Dody mengatakan dari enam provinsi yang rawan kebakaran hutan dan lahan, sudah ada lima provinsi yang pemerintah daerahnya menyatakan status siaga darurat asap. "Yang belum menyatakan adalah Jambi. Kami berharap itu menjadi perhatian pemerintah daerahnya karena kalau sudah terjadi kebakaran akan lebih sulit memadamkannya," tuturnya.

Selain menempatkan anggota TNI/Polri untuk mencegah tindakan pembakaran hutan dan lahan, BNPB juga tetap menyiapkan upaya-upaya pemadaman apabila terjadi kebakaran. "Sudah ada helikopter yang ditempatkan di tiga provinsi paling rawan. Jadi ketika dilaporkan ada kebakaran, helikopter akan langsung dikerahkan untuk memadamkan," katanya.

Dody juga berharap upaya-upaya pencegahan pembakaran bisa semakin mengurangi karhutla. "Bila dibandingkan 2015 yang terburuk, sudah semakin baik. Tidak ada lagi sekolah atau bandara ditutup, atau asap yang mengganggu negara tetangga," katanya.

Saat ditanya apakah BNPB memiliki target atau sasaran nihil kebakaran hutan dan lahan, Dody mengatakan target pasti ada. Namun, Indonesia adalah negara dengan wilayah yang luas, sehingga sumber daya-sumber daya untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan juga harus diperluas.

Upaya-upaya pencegahan karhutla sudah dilakukan semakin baik paska kejadian terburuk pada 2015 dan beberapa negara tetangga sudah mengakui keberhasilan Indonesia dalam mencegah dan mengatasi kebakaran. "Sekarang kita harus lebih dalam dan komprehensif dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Kita sentuh akarnya agar tidak ada lagi pembakaran," tuturnya. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Dua Relawan Akhirnya Rekonsiliasi

Dua Relawan Akhirnya Rekonsiliasi

Peringatan HUT Kemerdekaan ke-74 RI jadi momentum rekonsiliasi relawan 01 (TKN) dan 02 (BPN) di tingkat akar rumput.


Upaya BKKBN Terbelenggu UU Perkawinan

Upaya BKKBN Terbelenggu UU Perkawinan

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memiliki tugas untuk dapat mengendalikan jumlah penduduk.


ITB Tertinggi Disusul UGM, IPB, ITS, dan UI

ITB Tertinggi Disusul UGM, IPB, ITS, dan UI

Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan hasil pemetaan atau klasterisasi perguruan tinggi Indonesia yang berada di baw


Banyak UU Benturan dengan UUD 1945

Banyak UU Benturan dengan UUD 1945

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebutkan tidak sedikit undang-undang yang dihasilkan oleh DPR dan pemerintah bertentangan dengan Undang Undang Dasar (UUD) 1945.


Pengiriman TKI ke Hong Kong Masih Dibahas

Pengiriman TKI ke Hong Kong Masih Dibahas

Pemerintah Indonesia nampaknya tidak ingin terburu-buru dalam mengambil langkah untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja Indonesia (WNI)


Rp1,162 Triliun Disiapkan untuk Cetak SDM Andal

Rp1,162 Triliun Disiapkan untuk Cetak SDM Andal

Pemerintah telah menyiapkan empat proyek utama untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul.


UTBK SBMPTN 2020 Tak akan Digelar Tahun Ini

UTBK SBMPTN 2020 Tak akan Digelar Tahun Ini

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengusulkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk SBMPTN pada 2020 dimajukan menjadi akhir 2019.


Ganjil Genap Bukan Solusi Atasi Kemacetan dan Polusi

Ganjil Genap Bukan Solusi Atasi Kemacetan dan Polusi

Kebijakan perluasan area plat nomor kendaraan ganjil genap bukan solusi mengurangi kemacetan dan polusi di Jakarta.


Sri dan Susi Layak Dipertahankan, Tjahjo Kumolo Tunggu Perintah

Sri dan Susi Layak Dipertahankan, Tjahjo Kumolo Tunggu Perintah

Kinerja para menteri Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla tak pernah lepas dari sorotan. Terutama warganet di media sosial.


PPP dan Gerindra Beber Hanya Pertemuan Biasa

PPP dan Gerindra Beber Hanya Pertemuan Biasa

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa bertemu dengan Ketum DPP Gerindra Prabowo Subianto, Kamis (15/8).



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!