Nasional
Share this on:

514 Kabupaten dan Kota Sudah Tersambung Tol Langit

  • 514 Kabupaten dan Kota Sudah Tersambung Tol Langit
  • 514 Kabupaten dan Kota Sudah Tersambung Tol Langit

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memastikan Proyek Palapa Ring secara keseluruhan telah resmi beroperasi. Diakuinya, untuk Palapa Ring Timur, selama masa konstruksi, ditemukan berbagai hambatan dan tantangan, karena kondisi geografis yang tidak menentu.

Misalnya, di daerah pegunungan Papua sehingga target penyelesaiannya baru selesai di Agustus lalu. ”Bapak Presiden kami laporkan hari ini sebetulnya peresmian palapa ring, tapi Palapa Ring Barat sebetulnya sudah selesai tahun lalu, Palapa Ring tengah sampai di provinsi Maluku sudah selesai di awal tahun,” kata Menteri Rudiantara saat menyampaikan laporan pada peresmian pengoperasian Palapa Ring di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (14/10).

”Palapa ring timur ini khususnya yang mencakup Papua, Maluku, NTT sampai ke Kabupaten Rote Ndao, rencana awalnya pada akhir kuartal kedua, namun di Papua kondisi geografisnya tidak memungkinkan kami untuk tepat waktu hingga baru selesai Agustus kemarin,” jelas Rudiantara.

Dengan peresmian Proyek Palapa Ring atau juga disebut Tol Langit ini, menurut Menkominfo, mulai saat ini dari 514 kabupaten/kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol (Palapa Ring). Kecepatan Tinggi Menkominfo Rudiantara mengatakan, Palapa Ring yang lebih dikenal dengan sebutan ”Tol Langit” ini telah memberikan layanan komunikasi kepada seluruh masyarakat di Indonesia, melalui internet kecepatan tinggi.

Pemanfaatan Palapa Ring sendiri, tambahnya, akan lebih dirasakan oleh masyarakat di daerah-daerah pelosok. Hal tersebut, lanjut Rudiantara, membuktikan komitmen pemerintah yang tidak melihat Jawa Sentris, tetapi Indonesia Sentris.

”Di Papua kami membangun di 30 kabupaten/kota baru yang tidak ada jaringan tulang punggung atau backbone internet kecepatan tinggi. Jadi, Palapa Ring itu adalah seperti jalan tol untuk internet kecepatan tinggi,” sambung Rudiantara. Untuk itu, Rudiantara menyampaikan terima kasih kepada seluruh ekosistem yang berperan dan berkomitmen menyelesaikan Palapa Ring dalam lima tahun terakhir.

Sementra itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, bahwa teknologi digital sekarang ini telah menerobos batasan jarak, menerobos batasan waktu. Komunikasi pengiriman informasi, lanjut Presiden, bisa dilakukan sangat cepat tanpa kendala jarak dan waktu.

”Ada smartphone, ada smartwatch yang bisa terhubung dengan smart home, smart office, dan smart-smart yang lain-lainnya. Semuanya bisa mengumpulkan data tanpa pemakainya menyadari bahwa dia sedang menyumbang data-data,” kata Presiden saat peresmian.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat berhati-hati karena riet perilaku manusia bisa diambil dari sini. Perilaku bangsa Indonesia, lanjut Presiden, bisa ketahuan, perilaku satu kabupaten, satu provinsi, atau satu negara bisa ketahuan dari sini. Ia menambahkan bahwa hal itu bisa dilakukan dengan sangat mudah, bisa real time.

”Riset pasar, orang Papua senangnya apa tahu, Maluku senangnya apa tahu, orang Kalimantan senangnya apa tahu, orang Jawa senangnya apa tahu dari sini. Sehingga gampang, apa yang harus saya jual ke sebuah provinsi, apa yang harus saya jual ke sebuah kabupaten,” terangnya.

Presiden Jokowi mengingatkan hati-hati dengan ini. “Jangan sampai data kita, selera konsumen, selera pasar diketahui oleh negara lain sehingga mereka bisa menggrojoki kita dengan produk-produk sesuai dengan selera yang kita inginkan,” tegasnya.

Pemerintah pun, lanjut Presiden, bisa memanfaatkan big data tersebut untuk melakukan telaah kebijakan. Sebagai contoh, tambah Presiden, adanya aplikasi regulation technology yang bisa membantu pemerintah menjajaki rencana kebijakan dan menghitung risiko-risikonya. ”Dengan kata lain, banyak manfaat bisa kita ambil dari konektivitas digital ini,” tutur Presiden.

Akan Cek Lokasi Terkait Palapa Ring itu, Presiden Jokowi mengatakan, memang yang paling berat, agak mundur memang di Indonesia Bagian Timur. Karena medannya, tambah Presiden, terutama di Papua, medannya sangat berat sekali, dan tidak semua yang ada di Papua menggunakan fiber optic, baik di laut maupun di darat.

”Banyak yang memakai antena besar, memakai microwave, beberapa kabupaten. Dan membawanya itu ke tempat-tempat yang ingin didirikan menaranya juga tidak mudah. Inilah kesulitan lapangan di Indonesia,” terang Presiden.

Kini setelah peresmian Palapa Ring, Presiden Jokowi berjanji akan mencek langsung kualitas sambungan internet. Kalau nanti ke Wamena, Biak, atau ke Nabire, Presiden berjanji akan cek lagi bener ndak sih ini. ”Karena kalau ke sana pasti, apa ke Rote Ndao di NTT juga ininya komplainnya, keluhan dari masyarakat. Pak, ini di sini lemot banget Pak. Ya ini mau saya coba, bener ndak laporannya Pak Menteri,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi menegaskan, peemerintah berkomitmen untuk menuntaskan Palapa Ring sebagai infrastruktur tol langit. Kalau ada tol jalan tol darat, sambung Presiden, ini ada tol langit. ”Inilah nanti yang akan menyatukan negara kita Indonesia karena dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote semuanya bisa tersambung, bisa berbincang-bincang, bisa saling mengenal di antara kita,” ucap Presiden. (fin/zul/ful)

Berita Sebelumnya

KPK Masih Berharap Perppu
KPK Masih Berharap Perppu

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sudah Mati Suri, KPK Tak Butuh Dewan Pengawas

Sudah Mati Suri, KPK Tak Butuh Dewan Pengawas

Indonesia Corruption Watch (ICW) memandang polemik mengenai figur yang cocok menjadi Dewan Pengawas (DP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak perlu ada.


Kukuh Minta BPJS Kelas III Disubsidi, Menkes Lobi Menkeu dan Menko PMK

Kukuh Minta BPJS Kelas III Disubsidi, Menkes Lobi Menkeu dan Menko PMK

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto meminta masyarakat berdoa agar iuran BPJS Kesehatan kelas III disubsidi.


Puan Tegaskan PDI Perjuangan dan NasDem Akur

Puan Tegaskan PDI Perjuangan dan NasDem Akur

Presiden Joko Widodo dinilai sukses membungkam semua tudingan tentang hubungannya dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh.


Kemenlu dan DPR Bahas soal Habib Rizieq secara Tertutup

Kemenlu dan DPR Bahas soal Habib Rizieq secara Tertutup

Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Komisi I DPR RI sepakat melakukan pembicaraan tertutup untuk membahas Habib Rizieq Shihab (HRS).


Titik Nol Ibu Kota Negara Digagas

Titik Nol Ibu Kota Negara Digagas

Di bawah Menara di Bukit Sudharmono direncanakan sebagai titik 0 calon lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Kalimantan Timur.


Diprediksi Sulit Eksis, Partai Gelora Target Ikut Pemilu 2020

Diprediksi Sulit Eksis, Partai Gelora Target Ikut Pemilu 2020

Gelombang Rakyat (Gelora) akan segera didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM pada awal Januari 2020.


Indonesia Butuh Pahlawan Pemberantas Kemiskinan

Indonesia Butuh Pahlawan Pemberantas Kemiskinan

Indonesia saat ini membutuhkan pejuang atau pahlawan pemberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan kesenjangan dan sejenisnya.


Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pemerintah membuka tiga jalur, yakni calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan kedinasan pada seleksi CPNS 2019.


Tata Kelola Guru Madrasah Ditinjau Ulang

Tata Kelola Guru Madrasah Ditinjau Ulang

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) tengah meninjau ulang sejumlah regulasi terkait tata kelola guru dan tenaga kependidikan madrasah.


Soal Cadar, Menag Akhirnya Minta Maaf

Soal Cadar, Menag Akhirnya Minta Maaf

Menag Fachrul Razi meminta maaf atas kondisi ini setelah menimbulkan amarah dan kritik yang kian tajam.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!