Nasional
Share this on:

843 Hektare Lahan di Riau Terbakar

  • 843 Hektare Lahan di Riau Terbakar
  • 843 Hektare Lahan di Riau Terbakar

Ilustrasi.

JAKARTA - Meskipun sebagian besar wilayah indonesia masih dalam masa musim hujan, namun wilayah Provinsi Riau saat ini memasuki musim kemarau. Kebakaran Hutan dan Lahan sudah mulai terjadi. Dilaporkan sudah 843 hektare lahan terbakar.

Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, mulai 1 Januari hingga 18 Februari tercatat 843 hektare lahan terbakar di Provinsi Riau. Sebaran dari kebakaran lahan ini adalah di Kabupaten Rokan Hilir 117 hektare, Dumai 43,5 hektare, Bengkalis 627 hektare, Meranti 20,2 hektare, Siak 5 hektare, Kampar 14 hektare, dan Kota Pekanbaru 16 hektare.

”Kebakaran telah menyebabkan beberapa daerah terkepung asap. Meskipun intensitas, sebaran dan durasi tidak lama,” kata Sutopo kemarin (19/2)

Indek Standar Pencamaran Udara (ISPU) dilaporkan sedang hingga baik per 18 Februari kemarin. ISPU di Rumbai Pekanbaru tercatat 55 (sedang), Duri Camp di Bengkalis 55 (sedang), Dumai 71 (sedang), Minas di Siak 45 (baik), Duri Field di Bengkalis 40 (baik), Bangko di Rokan Hilir 13 (baik), Libo di Rokan Hilir 8 (baik) dan Petapahan di Kampar 28 (baik).

Upaya pencegahan dan pemadaman kebakaran kata Sutopo terus dilakukan oleh Manggala Agni KLHK, TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Masyarakat Peduli Api, karyawan perusahaan perkebunan, aparat kecamatan, kelurahan dan masyarakat.

Satgas udara mengerahkan 3 helikopter yaitu satu helikopter Bell-412 perkuatan KLHK, dan dua helicopter Superpuma bantuan dari Sinarmas. ”BNPB sedang menyiapkan tambahan dukungan helicopter water bombing untuk memperkuat satgas udara,” kata Sutopo.

Satgas darat saat ini kata Sutopo terus berusaha memadamkan dan mendinginkan titik-titik kebakaran lahan. BPBD Bengkalis bersama Damkar, TNI, Polri, Manggala Agni, RPK PT. SRL, MPA, perangkat desa dan masyarakat melakukan pemadaman lanjutan di Desa Teluk Lecah Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Pada hari kesepuluh, petugas gabungan masih melakukan pendinginan di beberapa titik Desa Teluk Lecah dan Desa Sri Tanjung. Pemadaman juga dilakukan di Desa Darul Aman Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

”Pemadaman dilakukan sore semalam hingga larut malam,” tutur Sutopo.

Selain itu dilaporkan juga terjadi kebakaran lahan gambut seluas 165 hektar. Lahan tersebut milik masyarakat berupa semak belukar di Kelurahan Telkur Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau. Pemadaman dilakukan oleh Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, karyawan perusahaan dan aparat kecamatan.

”Begitu juga di lahan gambut seluas 18 hektar dengan vegetasi semak belukar di Kelurahn Bangsal Aceh Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai,” kata Sutopo.

Kondisi kedepan kata Sutopo diperkirakan makin kering sehingga potensi kebakaran meningkat. Tim satgas terpadu juga terus meningkatkan sosialisasi, penegakan hukum dan patrol agar kebakaran lahan dapat dicegah.

Sesuai pola musim, wilayah Riau memiliki dua musim kemarau. Saat ini Riau memasuki musim kemarau tahap pertama hingga pertengahan Maret.

Selanjutnya musim kemarau tahap kedua selama Juni hingga Oktober. Setiap musim kemarau ini, ancaman kebakaran hutan dan lahan meningkat. Meskipun musim kemarau tahap pertama, intensitas ancaman kebakaran hutan dan lahan tidak sebesar pada musim kemarau tahan kedua, namun jika tidak diantisipasi dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan meluas.

Saat ini kebakaran hutan dan lahan terjadi di beberapa tempat di Riau, khususnya di Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir dan Dumai. Sebagian besar kebakaran terjadi di lahan gambut milik masyarakat dengan jenis tanaman semak belukar.

”Penyebab kebakaran lahan adalah disengaja untuk pembukaan lahan perkebunan dan pertanian,” pungka Sutopo. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bermanuver Aneh, F-16 TNI-AU Paksa Turun Pesawat Kargo Ethiopia

Bermanuver Aneh, F-16 TNI-AU Paksa Turun Pesawat Kargo Ethiopia

Di atas Jembatan 6, Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri), sebuah pesawat tiba-tiba melakukan manuver tak lazim alias aneh. Dengan berputar sekali.


Jalan Gubeng Miring Dulu, lalu Perlahan-lahan Ambles

Jalan Gubeng Miring Dulu, lalu Perlahan-lahan Ambles

Insiden langka terjadi di Surabaya, Selasa (18/12) tadi malam.


Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Sarasehan kemaritiman nasional yang digelar ASPEKSINDO di Batam, Kepulauan Riau, melahirkan nama baru sebagai pengurus teras.


Idrus Bantu Eni Minta Uang dari Kotjo

Idrus Bantu Eni Minta Uang dari Kotjo

Sidang perdana perkara dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1 memang hanya untuk Johanes Budisutrisno Kotjo sebagai terdakwa.


Setnov Akui Perintah Eni

Setnov Akui Perintah Eni

Mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) akhirnya membuka keterlibatannya terkait dugaan suap kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1.


Pembubaran Parpol Lewat MK

Pembubaran Parpol Lewat MK

Arah penyidikan dugaan suap pembangunan proyek PLTU Riau 1 yang bisa menyeret Partai Golkar sebagai tersangka bisa berbuntut panjang.


KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

Sepekan pasca penetapan Idrus Marham sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1, Jumat (31/8) KPK menahan mantan menteri sosia


Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi adanya perantara lain dalam kasus dugaan suap kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1.


Eni Diperintah ”Kawal” PLTU Riau 1

Eni Diperintah ”Kawal” PLTU Riau 1

Konstruksi dugaan suap kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1 perlahan mulai terang.


Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Dugaan keterlibatan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam kasus korupsi proyek PLTU Riau 1 coba diurai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!