Nasional
Share this on:

Agar Tol Murah, Gugat Pemerintah Dong...

  • Agar Tol Murah, Gugat Pemerintah Dong...
  • Agar Tol Murah, Gugat Pemerintah Dong...

JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai bahwa tingginya tarif tol tidak akan berubah jika tidak ada aksi nyata dari masyarakat. Tingginya tarif tol yang akan naik setiap tahun akan terus terjadi jika masyarakat hanya sekadar bicara.

"Gugat dong. Minta judicial review untuk PP yang mengatur tarif jalan tol itu. Gugat rame-rame," tutur Agus kepada Jawa Pos, kemarin.

Agus menuturkan, keluhan atas mahalnya tarif tol bukan pertama kali terjadi. Hal tersebut sudah terjadi sejak lama. Bahkan sebelum tarif tol diatur melalui PP. Menurutnya, 10-15 tahun lalu, ketika dirinya masih menjabat sebagai ketua YLKI, tarif tol yang kala itu diatur Keppres bisa ditunda kenaikannya.

"Waktu itu saya pernah bikin tarif tol tidak berubah selama sembilan tahun. Sekarang ini kan dua tahun sekali harus naik karena berkaitan dengan nilai investasi," ungkap Agus.

Agus mengatakan, saat Keppres hendak diganti dengan PP terkait tarif jalan tol yang berlaku sekarang, dirinya sudah menolak mentah-mentah. Namun, pihak lain tidak banyak yang bereaksi. Alhasil, PP yang berlaku sekarang ketok palu.

"Ya sekarang nikmati saja. Kalau tidak mau bayar, ya lewat jalan biasa saja. Tol juga bukan solusi kemacetan. Paling tiga bulan awal saja lancar. Ke sananya macet lagi," kata Agus. (and/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Kejanggalan Proyek E-KTP Mulai Dibeber
Kejanggalan Proyek E-KTP Mulai Dibeber

Berita Sejenis

Batal Pailit, Merpati Urus Izin Terbang

Batal Pailit, Merpati Urus Izin Terbang

Harapan agar Merpati bisa terbang lagi semakin mendekati kenyataan.


Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village

Majukan Desa, ASPEKSINDO Bersama BNI Garap BUMDes dan Smart Village

Keseriusan Asosiasi Pemerintah Desa dan Kepulauan Indonesia (ASPEKSINDO) membangun daerah pedalaman terus terpacu.


Pemerintah Bikin Buoy dan Tambah Sensor Gempa

Pemerintah Bikin Buoy dan Tambah Sensor Gempa

Pemerintah berencana melakukan penguatan sistem Indonesia Tsunami Early Warning Systems (INA-TEWs) dalam waktu 3 tahun mendatang (2019-2021).


Tabrak Truk di Tol Sumo, Lima Tewas Seorang Kritis

Tabrak Truk di Tol Sumo, Lima Tewas Seorang Kritis

Kecelakaan maut kembali terjadi di jalan Tol Surabaya Mojokerto (Sumo).


Tol Sragen–Ngawi Segera Bisa Dilewati

Tol Sragen–Ngawi Segera Bisa Dilewati

Jalan tol Solo–Ngawi segmen Sragen–Ngawi mengantongi sertifikat layak operasi.


Honorer K2 Tolak Skema PPPK

Honorer K2 Tolak Skema PPPK

Tawaran pemerintah untuk menyediakan jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi honorer yang tidak terakomodir dalam pendaftaran CPNS ditolak.


Arab Saudi Tolak Ekstradisi Pembunuh Khashoggi

Arab Saudi Tolak Ekstradisi Pembunuh Khashoggi

Desakan agar proses hukum terhadap 18 orang terduga pembunuh Khashoggi dilakukan di Turki mendapat penolakan.


Digratiskan, Jembatan Suramadu Berstatus Jembatan Non-Tol Biasa

Digratiskan, Jembatan Suramadu Berstatus Jembatan Non-Tol Biasa

Status jembatan Suramadu telah resmi berubah. Dari awalnya jembatan tol kini menjadi jembatan non-tol biasa.


Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Pada 13 Juni 2015, pemerintah menggratiskan tarif masuk motor ke Jembatan Suramadu.


15 Guru dan Tenaga Medis Disandera KKSB

15 Guru dan Tenaga Medis Disandera KKSB

Langkah pemerintah menangani kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) perlu diperbaiki.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!