Nasional
Share this on:

Ahmad Dhani Bakal Kumpulkan Korban Persekusi

  • Ahmad Dhani Bakal Kumpulkan Korban Persekusi
  • Ahmad Dhani Bakal Kumpulkan Korban Persekusi

JAKARTA - Ahmad Dhani melakukan manuver dengan melaporkan dugaan persekusi terhadap dirinya ke Bareskrim kemarin (19/10). Dia melaporkan seorang calon Llegislatif asal Partai Nasdem berinisial EF. Dhani juga berencana untuk mengumpulkan semua korban persekusi yang mendukung tagar 2019 Ganti Presiden.

Dhani bersama kuasa hukumnya Adwin Rahadian tiba di Bareskrim pukul 15.00. Dia langsung berkomentar terkait alasan pelaporannya. Menurutnya, persekusi terhadap dirinya terjadi Agustus lalu (26/8). Saat itu dia dilarang keluar dari hotel Majapahit, tempatnya menginap. ”Karena ada persekusi itu,” paparnya.

Tidak hanya di luar hotel, di dalam hotel juga terjadi hal yang sama. ”Yang di dalam ini menghalangi saya, kalau saya nekat keluar bisa jadi terjadi kekerasan,” paparnya ditemui di lobi Bareskrim.

Mengapa baru melapor sekarang? Dia menuturkan bahwa hal itu dikarenakan sebelumnya masih berupaya mencari tahu siapa pelaku persekusi terhadap dirinya. ”Setelah menjadi terlapor di Polda Jatim dengan dugaan ujaran kebencian, barulah saya tau kalau pelapor berinisial EF itu salah satu pelaku persekusi,” ungkapnya.

Ada sejumlah barang bukti yang dibawanya, diantaranya video dan foto terkait kejadian. ”Dalam video dan foto itu terlihat jelas bahwa EF yang melaporkan saya itu bagian dari yang melakukan persekusi,” terangnya.

Dia menjelaskan, untuk kasus di Polda Jawa Timur akan dihadapinya. Tidakhadirannya pada panggilan pertama dikarenakan ada kegiatan lainnya. ”Ya, kan harus diatur dulu,” tuturnya.

Yang lebih urgen, Dhani mengaku akan mengumpulkan seluruh korban persekusi yang terjadi dalam deklarasi 2019 Ganti Presiden. Selama ini belum ada laporan terkait persekusi dalam deklarasi tersebut. ”Maka, akan saya umpulkan semua untuk nanti melapor ke Polda Jatim,” urainya.

Sementara Kuasa Hukum Dhani, Adwin Rahadian mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah ahli, seperti ahli bahasa dan ahli hukum pidana. Sehingga, akan menjadi pertimbangan untuk kepolisian. ”Sebab, kami apa yang diperbuat Dhani tidak masuk dalam unsur pidana,” ungkapnya.

Dia merasa yakin bahwa kasus yang ditangani di Polda Jatim akan selesai. ”Kami percaya diri menghadapinya,” paparnya usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim. (idr/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Vigit Waluyo Disanksi Seumur Hidup

Vigit Waluyo Disanksi Seumur Hidup

Gerak langkah Vigit Waluyo (VW) di kancah persepakbolaan tanah air bakal tidak seleluasa sebelumnya. Makin terisolasi. Bahkan bisa jadi tamat.


KPK Kembali Jadwalkan Periksa Pejabat Kemenpora

KPK Kembali Jadwalkan Periksa Pejabat Kemenpora

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal kembali memeriksa sejumlah saksi untuk penyidikan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).


Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel bisa sedikit bernapas lega. Kemarin (6/1) dia resmi menyudahi pemeriksaan melelahkan selama lebih dari 24 jam.


Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus match fixing bakal menjerat banyak orang. Pasalnya, Polri mengisyaratkah akan semakin banyak kasus match fixing yang naik status dari penyelidikan ke peny


Sudah Ada Bukti, Hidayat Bisa Tersangka

Sudah Ada Bukti, Hidayat Bisa Tersangka

Jumlah tersangka kasus match fixing mungkin bakal bertambah.


Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Dusun Garehong, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuka lembaran kelam pergantian tahun 2018 ke 2019.


Adik Korban Sebut Pelaku Penembakan Letkol Dono Tak Sendirian

Adik Korban Sebut Pelaku Penembakan Letkol Dono Tak Sendirian

Jenazah Letkol CPM Dono Kuspriyanto dimakamkan di Taman Makam Bahagia Dreded Kecamatan Bogor Selatan, kemarin.


Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Tembus 400 Orang

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Tembus 400 Orang

Korban Tewas akibat tsunami di Selat Sunda pada sabtu malam (22/12) terus bertambah seiring masih terus dilakukannya operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).


Enam Desa di Kecamatan Sumur, Pandeglang Masih Terisolasi

Enam Desa di Kecamatan Sumur, Pandeglang Masih Terisolasi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan pencarian korban hilang dan penanganan korban luka bencana tsunami Selat Sunda menjadi prioritas.


Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Polisi masih terus menyelidiki kasus perusakan dan penyerangan Mapolsek Ciracas pada Rabu dinihari (12/12).



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!