Nasional
Share this on:

Ajukan Justice Collaborator, Setnov Siap Buka-bukaan

  • Ajukan Justice Collaborator, Setnov Siap Buka-bukaan
  • Ajukan Justice Collaborator, Setnov Siap Buka-bukaan

JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly akhirnya memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kemarin. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

”Sebagai warga negara yang baik, kita datang,” ujar Yasonna usai diperiksa.

Yasonna mengaku pertanyaan yang diajukan penyidik kemarin tidak berbeda dengan sebelumnya atau saat penyidikan kasus tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong. Yasonna pernah diperiksa KPK pada 3 Juli lalu.

”Saya kan gak berubah dengan yang lain, mengenai kasusnya sama,” ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selain Yasonna, KPK kemarin juga mengagendakan pemeriksaan keluarga Setnov. Mulai dari istri, Deisti Astriani Tagor, dan dua anak, Rheza Herwindo serta Dwina Michaella.

Bahkan, Setnov turut pula diperiksa setelah pemeriksaan keluarga. Sayang, baik Setnov maupun keluarganya tidak ada satu pun yang mau memberikan komentar saat ditanya soal materi pemeriksaan.

Bukan hanya itu, KPK kemarin juga memeriksa mantan politikus Partai Hanura Miryam S. Haryani. Politikus yang terjerat kasus memberikan keterangan tidak benar di persidangan e-KTP itu juga diperiksa untuk Anang.

Hanya, Miryam mengaku tidak mengenal direktur utama PT Quadra Solution itu. ”Saya tidak kenal,” tuturnya usai diperiksa.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya memang tengah melakukan pemeriksaan secara maraton untuk menemukan tersangka lain dalam kasus e-KTP. Tersangka baru itu berasal dari kelompok swasta.

”Pengembangan perkara e-KTP untuk menemukan tersangka lain,” tutur mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

Penasehat hukum (PH) Setnov, Firman Wijaya menambahkan, kliennya berencana mengajukan diri sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus e-KTP. Itu artinya, Setnov dipastikan bakal membuka keterlibatan pihak lain, khususnya politisi DPR, yang disinyalir terlibat dalam korupsi berjamaah proyek senilai Rp5,9 triliun itu.

”Benar (mengajukan JC), yang penting konsep protection cooperating person clear terhadap posisi Pak Novanto,” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos (induk radartegal.com).

Lantas siapa pihak lain yang akan diungkap Setnov? ”Lebih jauh kami bisa membuktikan seperti apa sebenarnya posisi pak SN (Setnov) dalam kasus e-KTP,” kelit Firman. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ajukan Gugatan ke MK, 02 Hanya Punya Waktu 3 Hari

Ajukan Gugatan ke MK, 02 Hanya Punya Waktu 3 Hari

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan tegas menolak hasil Pilpres 2019.


Soal Lokasi Calon Ibukota Baru, Gunung Mas Paling Siap

Soal Lokasi Calon Ibukota Baru, Gunung Mas Paling Siap

Presiden Jokowi meninjau dari udara lokasi calon ibu kota baru di Kabupaten Gunung Mas kalimantan Tengah, kemarin (8/5).


1.488 Kilometer Jalur Tol Siap Dilewati Pemudik

1.488 Kilometer Jalur Tol Siap Dilewati Pemudik

Menteri Basuki Hadimuljono memastikan, jalur tol sepanjang 1.488 kilometer di Pulau Jawa dan Sumatera siap dilewati pemudik.


Empat Gubernur Tawarkan Lahan Ibukota Baru

Empat Gubernur Tawarkan Lahan Ibukota Baru

Empat provinsi yakni Provinsi Sulawesi Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur siap jika daerahnya dipilih sebagai ibukota baru Indon


Setnov Kepergok Makan di Restoran Padang

Setnov Kepergok Makan di Restoran Padang

Terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, terpergok sedang makan di restoran masakan padang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.


PAN Belum Siap Oposisi

PAN Belum Siap Oposisi

Pertemuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (24/4) lalu, menimbulkan berbagai tafsir.


 Data Quick Count Harus Dibuka ke Publik

Data Quick Count Harus Dibuka ke Publik

Perhimpunan Survei dan Opini Publik Indonesia (Persepi) meminta sejumlah lembaga survei internal BPN buka-bukaan ke publik.


Besok, 4,27 Juta Siswa SMP/MTS Siap Ikuti UN

Besok, 4,27 Juta Siswa SMP/MTS Siap Ikuti UN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, sebanyak 4.279.008 siswa akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan MTS.


Nari Ditahan, Setnov Kembali Diperiksa

Nari Ditahan, Setnov Kembali Diperiksa

Usai menahan tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) Markus Nari,


Rommy Melawan, Ajukan Praperadilan secara Tertulis

Rommy Melawan, Ajukan Praperadilan secara Tertulis

Eks Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Rommy melakukan perlawanan atas perkara yang menjeratnya saat ini.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!