Nasional
Share this on:

Akhirnya, Berkas Setnov Lengkap Juga

  • Akhirnya, Berkas Setnov Lengkap Juga
  • Akhirnya, Berkas Setnov Lengkap Juga

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan sudah merampungkan berkas penyidikan perkara Setya Novanto (Setnov), kemarin. Itu setelah penyidik melimpahkan berkas itu ke penuntut.

”Sudah dinyatakan lengkap (oleh penuntut, Red) sore tadi (kemarin, Red),” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Aris Budiman kepada Jawa Pos (induk radartegal.com), kemarin.

Penyidik memang mengebut penyelesaian berkas penyidikan Setnov agar upaya praperadilan yang diajukan ketua umum DPP Partai Golkar (nonaktif) itu kehilangan subjek dan objek. Rencananya, sidang praperadilan dengan agenda pembacaan tuntutan pemohon itu digelar besok (7/12) setelah sempat ditunda sepekan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Kusno.

Dengan rampungnya penyidikan itu, berkas Setnov beralih ke tim penuntut KPK. Berikutnya, sesuai ketentuan di UU KPK, penuntut punya waktu paling lambat 14 hari kerja untuk melimpahkan berkas ke Pengadilan Negeri (PN), dalam hal ini Pengadilan Tipikor Jakarta.

”Sekarang (tadi malam) tahap II (pelimpahan berkas dan tersangka ke penuntut, Red),” tegas perwira polisi asal Toraja Sulawesi itu.

Di penyidikan terakhir kemarin, KPK sempat memeriksa Andi Agustinus alias Andi Narogong untuk tersangka Setnov. Keterangan Andi yang membeber peran Setnov dalam kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di persidangan itu dinilai perlu dibuat berita acara dalam berkas penyidikan.

”Yang jelas sudah P-21 (istilah kepolisian: lengkap, Red),” imbuh Aris.

Ketua KPK Agus Rahardjo meminta publik bersabar terkait dengan pelimpahan berkas itu. Setidaknya, satu hingga dua hari kedepan proses pemberkasan yang beralih ke tim penuntut umum saat ini sudah selesai. Menurut dia, pelimpahan itu dilakukan secara simultan bersamaan dengan bergulirnya praperadilan Setnov.

”Ditunggu saja satu atau dua hari ke depan,” janji saat dikonfirmasi Jawa Pos.

Sesuai ketentuan, tim penuntut umum KPK saat ini berwenang sepenuhnya terhadap Setnov. Baik itu berkas perkara dan tersangka maupun kewenangan penyidik lain, seperti penahanan dan pemberian izin menjenguk. Begitu pula terkait dengan pembantaran penahanan bila Setnov sewaktu-waktu perlu dirawat di rumah sakit.

Disisi lain, kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi mengaku mendapat pemberitahuan pelimpahan itu pada pukul 17.30. Dia diminta KPK untuk keperluan pelimpahan itu. Hanya, Fredrich menolak permintaan tersebut.

”P-21 (kelengkapan berkas, Red) gagal, karena saya tidak datang. Memangnya saya pegawai KPK bisa disuruh-suruh datang (ke KPK, Red),” ujarnya saat dihubungi Jawa Pos.

Fredrich mengaku memiliki urusan lain ketika diminta datang ke KPK. Pengacara kontroversial itu pun meminta waktu 3 hari kerja kepada KPK. ”Saya tetap akan protes (P-21),” terangnya.

Protes terhadap pelimpahan tersebut lantaran KPK dinilai belum memeriksa saksi yang meringankan untuk Setnov. ”Itu adalah hak tersangka (saksi meringankan, Red),” ungkapnya. (tyo/jpg)


Berita Sebelumnya

Stop Dulu Kirim Mahasiswa ke Mesir
Stop Dulu Kirim Mahasiswa ke Mesir

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Episode Terbaru, KPK vs Setnov

Setnov tidak bisa berkelit ketika ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto memerintahkan JPU KPK membaca surat dakwaan, kemarin (13/12).


Hari Ini Sidang Praperadilan, Waspadai Manuver Setnov

Hari Ini Sidang Praperadilan, Waspadai Manuver Setnov

Agenda sidang perdana Ketua DPR (nonaktif) Setya Novanto (Setnov) yang digelar hari ini (13/12) harus mendapat perhatian khusus.


Sopir yang Bikin Setnov Tabrak Tiang Listrik Diperiksa KPK

Sopir yang Bikin Setnov Tabrak Tiang Listrik Diperiksa KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memulai penyelidikan kasus dugaan menghalangi pengusutan kasus kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Hmmm... Proyek Kereta Cepat Maju Mundur Maju Mundur Cantik

Hmmm... Proyek Kereta Cepat Maju Mundur Maju Mundur Cantik

Setelah sempat dijanjikan rampung pada November 2017, desain proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya akhirnya mundur lagi ke bulan Maret.


KPK: Setnov Lebih Terhormat Ikuti Sidang

KPK: Setnov Lebih Terhormat Ikuti Sidang

Upaya praperadilan Setya Novanto (Setnov) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akhirnya pupus.


Nasib Setnov Ditentukan Pekan Depan

Nasib Setnov Ditentukan Pekan Depan

Praperadilan tersangka korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-ktp) Setya Novanto baru akan diketahui hasilnya pekan depan.


Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

Hakim tunggal praperadilan Setya Novanto, Kusno, tetap melanjutkan sidang yang diajukan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.


KPK Fokus Hadapi Praperadilan Kedua Setnov

KPK Fokus Hadapi Praperadilan Kedua Setnov

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi e-KTP yang menyeret Setnov terus berjalan.


Dhani Diizinkan Pulang, Polisi Belum Tentukan Pemeriksaan Lagi

Dhani Diizinkan Pulang, Polisi Belum Tentukan Pemeriksaan Lagi

Akhirnya, musisi Ahmad Dhani menghirup udara bebas kemarin. Setelah diperiksa 15 jam oleh penyidik terkait dugaan kasus ujaran kebencian.


Berkas Kasus Setnov Sudah 90 Persen

Berkas Kasus Setnov Sudah 90 Persen

Perkara Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) bakal segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!