Nasional
Share this on:

Akhurnya, KPK Tetapkan Bupati Jepara sebagai Tersangka

  • Akhurnya, KPK Tetapkan Bupati Jepara sebagai Tersangka
  • Akhurnya, KPK Tetapkan Bupati Jepara sebagai Tersangka

JAKARTA - Setelah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan di Jepara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengumumkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi sebagai tersangka, kemarin (6/12). Marzuqi disangka menyuap hakim tunggal praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Semarang Lasito lolos dari jeratan hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menerangkan kasus itu berawal dari penetapan Marzuqi sebagai tersangka oleh Kejati Jateng pada pertengahan 2017 lalu. Kala itu Marzuqi tersandung perkara dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik untuk DPC PPP Jepara.

”KPK mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan sejak November 2017,” kata Basaria.

Komisi antirasuah tersebut terus memantau proses hukum yang dilakukan kejaksaan. Termasuk ketika Marzuqi mengajukan permohonan praperadilan ke PN Semarang pada akhir 2017. Praperadilan bernomor 13/Pid.Pra/2017/PN.Smg itu dipimpin oleh hakim tunggal Lasito.

”Diduga AM (Ahmad Marzuqi, Red) memberikan total dana sebesar Rp700 juta kepada hakim LAS (Lasito, Red).”

Basaria mengungkapkan uang suap Rp700 juta itu diberikan dalam bentuk rupiah sebesar Rp500 juta dan dolar Amerika Rp200 juta. Diduga, duit haram tersebut diserahkan kepada Lasito di rumahnya di Solo dengan cara dibungkus dalam tas plastik bandeng presto.

”Uang ditutup dengan kotak bandeng presto agar tidak terlihat,” paparnya.

Penyidikan tersebut dilakukan sejak 27 November lalu. KPK menetapkan Marzuqi dan Lasito sebagai tersangka. Kemudian, tim penyidik melakukan serangkaian kegiatan penyidikan di Jepara. Salah satunya penggeledahan yang dilakukan pada Selasa (4/12) dan Rabu (5/12) lalu. Tim menggeledah rumah dan ruang kerja bupati.

Tim KPK juga menggeledah rumah Lasito di Solo dan Semarang. Serta kantor salah seorang pengacara di Semarang. ”Dari lokasi, tim menyita sejumlah dokumen terkait proses permohonan praperadilan,” jelas Basaria.

KPK menyangka Marzuqi dengan pasal 6 ayat (1) huruf a atau pasal 13 UU Pemberantasan Tipikor. Sementara Lasito dijerat pasal 12 huruf c atau pasal 11 undang-undang yang sama.

Selain melakukan penggeledahan, KPK juga memeriksa sejumlah pihak dari PN Semarang dan pihak Pemkab Jepara di kantor Ditkrimsus Polda Jawa Tengah di Semarang. Para pihak itu diduga mengetahui proses permohonan praperadilan bupati.

Penetapan tersangka Marzuqi menambah daftar panjang kepala daerah dan hakim yang terjerat korupsi di KPK. Sampai saat ini KPK telah memproses 104 kepala daerah. Sementara hakim sebanyak 21 orang.

”KPK sangat menyesalkan terjadinya kembali penerimaan suap oleh penegak hukum,” imbuh Basaria.

Sampai saat ini, KPK belum melakukan penahanan terhadap bupati Jepara dan hakim itu. (tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

TNI-Polri Kejar KKSB Hidup atau Mati
TNI-Polri Kejar KKSB Hidup atau Mati

Berita Sejenis

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Lima Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI Diamankan

Polisi bergerak cepat mengamankan lima pelaku pengeroyokan dua anggota TNI Kapten-AL Komarudin dengan Pratu Rivo Nanda yang diketahui sebagai anggota Paspampres


Diperiksa KPK, Demiz Sebut Nama Jokowi

Diperiksa KPK, Demiz Sebut Nama Jokowi

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Deddy Mizwar (Demiz) memenuhi panggilan KPK kemarin (12/12).


Bupati Jepara Bakal Diperiksa di Jakarta

Bupati Jepara Bakal Diperiksa di Jakarta

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi masih bisa menikmati udara bebas.


Polisi Tangkap 44 Orang Papua

Polisi Tangkap 44 Orang Papua

Masyarakat Papua tampaknya masih terkecoh dengan upaya untuk memecah belah dengan merayakan 1 Desember sebagai hari kemerdekaan.


600 Hari Kasus Penyerangan Novel Belum Terungkap

600 Hari Kasus Penyerangan Novel Belum Terungkap

Keluarga besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir putus asa.


Neneng Sudah Kembalikan Rp4,9 Miliar

Neneng Sudah Kembalikan Rp4,9 Miliar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang tersangka kasus dugaan suap penerbitan izin pembangunan proyek Meikarta kemarin (23/11).


Jadi KSAD, Andika Perkasa Lompati Tiga Angkatan

Jadi KSAD, Andika Perkasa Lompati Tiga Angkatan

Penunjukan Andika Perkasa sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menambah daftar jenderal muda di jajaran pertahanan dan keamanan Indonesia.


141 Kepala Desa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

141 Kepala Desa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa

Tata kelola dana desa belum sepenuhnya bebas dari korupsi. Justru sebaliknya, tren kasus rasuah kian meningkat dari tahun ke tahun.


Duit Dugaan Korupsi Bupati Pakpak Bharat untuk "Amankan" Kasus Istri

Duit Dugaan Korupsi Bupati Pakpak Bharat untuk "Amankan" Kasus Istri

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Pakpak Bharat, Sumut, Remigo Yolando Berutu, kemarin (18/11).


Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Muhammad Rudi Jabat Sekjen ASPEKSINDO

Sarasehan kemaritiman nasional yang digelar ASPEKSINDO di Batam, Kepulauan Riau, melahirkan nama baru sebagai pengurus teras.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!