Nasional
Share this on:

Akses ke Donggala Mulai Terbuka

  • Akses ke Donggala Mulai Terbuka
  • Akses ke Donggala Mulai Terbuka

foto: reuters

JAKARTA - Pemulihan kondisi akses jalan pasca gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala menjadi salah satu dari empat fokus Kementerian PUPR disamping membantu evakuasi korban, penyediaan air bersih dan sanitasi serta pembersihan kota.

Kelancaran konektivitas sangat penting bagi mobilitas orang dan distribusi bantuan agar bisa sampai ke lokasi-lokasi pengungsian di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan akses jalan nasional ke Kota Palu melalui Lintas Barat, Timur, dan Tengah telah terbuka seluruhnya. Jalur Lintas Barat yakni ruas jalan Palu–Pelabuhan Pantoloan–Tolitoli–Buol sepanjang 546 km dan Ruas Palu–Donggala–Pasangkayu–Mamuju sepanjang 420 km.

Sementara Jalur Lintas Tengah yakni Ruas Palu–Napu–Poso sepanjang 427 km dan Palu Kebon Kopi–Parigi–Poso sepanjang 220 km. Untuk Lintas Timur melalui Ruas Palu–Kebon Kopi–Marisa–Gorontalo sepanjang 607 km.

"Salah satu ruas krusial yakni Kota Palu–Kabupaten Parigi yang menjadi jalur utama dari utara Sulawesi menuju Palu dimana terdapat daerah daerah dataran tinggi yang rawan longsor yakni di Kebon Kopi," Kata Basuki kemarin.

Rekonstruksi ruas jalan Kota Palu-Kabupaten Parigi sepanjang 48 Km alam dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XIV, Ditjen Bina Marga. Basuki mengatakan akan dilakukan perkuatan tebing dengan teknologi geotrip dan geometric tanam yakni berupa tumbuhan.

“Teknologi ini ramah lingkungan sehingga menjadi green infrastruktur dan memiliki daya tarik wisata. Selain dilakukan perkuatan tebing juga dilakukan perbaikan badan jalannya," ujar Basuki.

Pekerjaan Paket IA dan IB penanganan longsoran Kebon Kopi berupa penanganan geometrik lereng dari awalnya kemiringan 70 derajat menjadi 55 derajat, manajemen drainase lereng sehingga air turun tidak membebani lereng, penggunaan geogrid untuk menahan jatuhnya batuan, kemudian geomed berupa media tanam untuk mengontrol erosi dan sebagai tempat tumbuhnya tumbuhan. Pekerjaan kedua paket ini akan rampung pada akhir 2018.

Sedangkan untuk paket IIA dan IIB telah dilakukan penandatanganan kontrak pada 25 September 2018 dan akan rampung pada Desember 2019. Anggaran Paket IA sebesar Rp123 miliar, Paket IB Rp74 miliar, Paket IIA sebesar Rp11 miliar dan Paket IIB yakni Rp122 miliar.

Penanganan yang dilakukan berupa penanganan geometrik sehingga lebih landai, serta manajemen drainase lereng sehingga air turun tidak membebani lereng, penggunaan geogrid untuk menahan jatuhnya batuan, kemudian geomed berupa media tanam untuk mengontrol erosi dan sebagai media tumbuh tanaman.

Basuki menambahkan, Kementerian PUPR juga akan melakukan perbaikan 2 jembatan rusak pada ruas jalan nasional di Towalen & Toboyo dan Jembatan Kuning. Mengingat fungsi Jembatan Kuning sebagai ikon Kota Palu, jembatan ini akan ditangani Kementerian PUPR diawali dengan pengecekan struktur jembatan dan desain ulang.

Di Kota Palu juga dilakukan perbaikan jalan yang retak dengan cara pengupasan/scrapping dan patching. "Untuk pengerjaannya dilakukan mobilisasi alat berat 1 unit excavator, 1 loader, dan 2 dump truck," kata Basuki.

Sementara itu Kapusdatin dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa walapun tidak bisa diakses, 3 kabupaten sekitar Palu bukan berarti tidak tertangani. Ia mengatakan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja melakukan penanganan, juga unsur TNI, Polres setempat, maupun Satpol PP.

"Kami mendapat info kalau hari ini (Kemarin,Red) Donggala sudah bisa ditembus. Sigi san Parigi juga. Cuma Donggala bagian utara belum tersentuh," katanya.

Begitu tim gabungan sampai di tiga kabupaten tersebut, prioritas pertama adalah evakuasi korban. Sutopo menyebut bahwa alat alat berat sudah dimobilisiasi. "Nanti ada bantuan tim dari perusahaan pertambangan yang expert dalam penanganan bangunan runtuh," jelasnya.

Jika jalur sudah terbuka, Sutopo mengatakan logistik akan segera disalurkan. Baik lewat darat hingga lewat udara. " Sudah ada 3 helikopter water bombing punya BNPB. Nanti logistik akan diantarkan dengan cara airdrop," katanya. (tau/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan laporan penyelidikan awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP 29 Oktober lalu.


Ujian SKB Mulai 1 Desember

Ujian SKB Mulai 1 Desember

Sedianya pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKB) CPNS akan digelar 22–28 November, ternyata jadwal itu molor.


Dendam karena Dipecat dari Polisi

Dendam karena Dipecat dari Polisi

Fakta demi fakta terkait penyerangan anggota kepolisian di Pos Polisi Wisata Bahari Lamongan (WBL), Jawa Timur, mulai terkuak.


Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Pembunuhan Satu Keluarga, Temukan Bercak Darah di Dalam Mobil

Misteri pembunuhan satu keluarga di Jalan Bojong Nangka 2, Jatirahayu, Bekasi, Selasa lalu (13/11) mulai terkuak.


Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Deteksi Bunyi Ping, Fokus Cari Black Box Lion Air

Pencarian black box pesawat Lion Air PK-LQP yang mengalami kecelakaan, Senin (29/10) lalu, mulai menujukan titik terang.


Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Pencarian korban kecelakaan Lion Air JT 610 mulai bergeser ke dasar laut.


Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Jembatan Suramadu Rencananya Digratiskan Mulai Hari Ini

Pada 13 Juni 2015, pemerintah menggratiskan tarif masuk motor ke Jembatan Suramadu.


Bom Jatuh, Dua Terduga Teroris Dilumpuhkan

Bom Jatuh, Dua Terduga Teroris Dilumpuhkan

Sel kelompok teroris mulai menggeliat. Kemarin (19/10) Polda Sumut mampu menggagalkan aksi teror dirancang kelompok Jamaah Ansharut Daulah Tanjung Balai, Medan.


Gubernur Pastikan Tidak Ada Wilayah Terisolasi

Gubernur Pastikan Tidak Ada Wilayah Terisolasi

Gempa yang mengguncang Sulawesi Tengah sempat menutup akses ke Kulawi Selatan, Sigi.


Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Tuntutan Tidak Dituruti, Guru Honorer Mau Mogok Lagi

Merasa tuntutannya tidak dituruti pemerintah, mulai hari ini (15/10) guru hunorer kembali menggelar aksi mogok mengajar.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!