Nasional
Share this on:

Aksi Tiga DPO Terekam CCTV, Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah

  • Aksi Tiga DPO Terekam CCTV, Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah
  • Aksi Tiga DPO Terekam CCTV, Tersangka Kerusuhan Wamena Bertambah

JAKARTA - Jumlah tersangka kerusuhan kerusuhan di Wamena, Papua terus bertambah. Jika sebelumnya ada tujuh pelaku, kemarin bertambah tiga orang lagi. Aksi ketiganya terekam jelas dalam CCTV hasil pengembangan yang dilakukan Polres Jayawijaya.

Kapolres Jayawijaya AKBP Tonny Ananda Swadaya dalam keterangannya menyebut, tiga orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena terindikasi kuat sebagai bagian dari pelaku kerusuhan di Wamena, Jayawijaya pada 23 September lalu.

"Tiga orang itu harus ditangkap untuk pengembangan lebih lanjut. Kita sudah tahu orang-orangnya, foto-toto, hasil rekaman video dari CCTV sudah ada," jelas Tonny, kemarin (6/10).

Tonny memastikan setelah pemeriksaan terhadap 12 orang yang diamankan, sembilan di antaranya sudah mengarah sebagai tersangka. "Sembilan orang sudah mengarah ke tersangka. Pengembangan masih terus dilakukan hingga memperoleh siapa aktor di balik kerusuhan itu," katanya.

Mantan Kapolres Kabupaten Lanny Jaya ini pun menyebut personel gabungan yang disiagakan untuk memberikan jaminan keamanan di Wamena sebanyak 1.500 orang. Sedangkan, aktivitas perekonomian di Wamena kini mulai berjalan layaknya sebelum tanggal 23 September.

Pengungsi yang sebelumnya banyak di Mapolres Jayawijaya sudah berkurang karena mereka telah kembali ke rumah masing-masing. "Kami sudah mengimbau pengungsi untuk tidak lagi membawa senjata tajam, dan beberapa hari ini saya lihat sudah tidak ada lagi yang membawa senjata tajam di sekitar Wamena," katanya.

Sehari setelah kerusuhan, warga di seputaran kota terlihat melindungi diri dengan membawa senjata tajam seperti parang, pisau, pipa dan kayu untuk mengantisipasi kerusuhan tiba-tiba seperti yang terjadi 23 September.

Sementara itu, Pemkab Jayawijaya, menyebutkan sebanyak 1.010 unit rumah, kantor, dan kendaraan yang dibakar maupun dirusak saat kerusuhan sehari di Wamena pada 23 September lalu. Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua menjelaskan jumlah itu sudah termasuk kios serta ruko milik warga.

"Perumahan, kios, ruko dan kantor pemerintah itu sekitar 787 unit," kata Bupati Jhon.

Sementara terkait kendaraan roda dua dan roda empat, jumlahnya masing-masing sebanyak 122 untuk mobil dan 101 unit sepeda motor. Bupati memastikan sedang dilakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR agar adanya pembangunan kantor dan rumah yang terbakar atau rusak.

"Mudah-mudahan bisa ada tindakan cepat untuk pembangunan rumah ini," katanya.

Mantan Wakil Bupati Jayawijaya dua periode ini memastikan sudah menyampaikan data kerusakan kepada pemerintah pusat. "Staf ahli sudah mengatakan ke Presiden, Gubernur dan kementerian terkait. Semua pelaporan sudah kami kirim," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan, Polri masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus kerusuhan tersebut. "Sebelumnya ada tujuh tersangka yang diduga sebagai pelaku kerusuhan sudah ditetapkan proses pengamanan dan terus dikembangkan," kata Asep.

Selain penegakan hukum, TNI-Polri saat ini sedang melakukan pemulihan di Wamena. "Upaya yang dilakukan secara sinergi Polri-TNI sampai hari ini kami melakukan upaya-upaya pemulihan keamanan, sekaligus upaya penegakan hukum terhadap orang-orang yang terlibat," ujar Asep.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi pasca-kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayapura, Papua, mencapai 3.800 orang. Para pengungsi itu tersebar di beberapa titik pengungsian. Mereka menempati markas Kodim, Koramil hingga kantor Polsek.

"Khusus di Wamena, ada 3.800 pengungsi yang ikut di Kodim, Koramil dan Polsek," ujar Hadi.

Menurut Hadi, terdapat 8.600 pengungsi. Namun, hanya sekitar 3.500 orang yang berada di tempat pengungsian sisanya memilih tinggal di rumah keluarga atau saudaranya di Jayapura. Hadi juga memastikan layanan bantuan kesehatan, dapur umum dan penyaluran bantuan logistik bagi pengungsi berjalan dengan baik.

"Sampai saat ini semua pelayanan, pelayanan kesehatan, pelayanan dapur umum, semua tidak bermasalah," kata Hadi. Untuk logistik tidak masalah. "Menteri BUMN terus koordinasi dengan saya untuk perbaikan listrik atau PLN yang rusak di Wamena," tutur dia. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bela Negara Tak Harus dengan Wajib Militer

Bela Negara Tak Harus dengan Wajib Militer

Menurut Kemendikbud, aksi bela negara tidak harus dengan wajib militer (wamil).


Data Ulang Pengemudi Ojek Online

Data Ulang Pengemudi Ojek Online

Aplikator ojek online diminta untuk mendata ulang para pengemudinya, terkait aksi bom bunuh diri di Polrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) kemarin.


Soal Bom Medan, MUI Minta Jangan Komentar Sebelum Terbukti

Soal Bom Medan, MUI Minta Jangan Komentar Sebelum Terbukti

Bom bunuh diri di Polrestabes Medan Sumatera Utara diyakini sebagai aksi jihad. Dengan demikian, pelaku dikategorikan sudah terpapar paham radikalisme.


Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pendaftaran ASN Mulai Dibuka Hari Ini

Pemerintah membuka tiga jalur, yakni calon pegawai negeri sipil (CPNS), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan kedinasan pada seleksi CPNS 2019.


441.148 Eselon III Hingga V Akan Disederhanakan

441.148 Eselon III Hingga V Akan Disederhanakan

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyebut ada tiga langkah yang akan dilakukan untuk menjadikan birokrasi lebih ramping dan efe


Munas Golkar Digelar Tiga Hari di Jakarta

Munas Golkar Digelar Tiga Hari di Jakarta

Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto menyatakan Munas Golkar akan digelar selama tiga hari 4, 5, dan 6 Desember.


Hongkong Resesi, Pengangguran di Indonesia Bertambah

Hongkong Resesi, Pengangguran di Indonesia Bertambah

Gelombang demonstrasi sejak Juli lalu di Hongkong yang tidak kunjung berakhir, ditambah gejolak perlambatan ekonomi membuat Negeri Tirai Bambu itu dilanda reses


1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 warga yang sebelumnya mengungsi akibat kerusuhan Wamena, sudah kembali ke Wamena.


Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polri memastikan situasi di Wamena, Papua saat ini telah aman dan kondusif. Polri juga menjamin akan selalu menjaga stabilitasnya.


Erick Thohir Boleh Punya Tiga atau Empat Wakil Menteri

Erick Thohir Boleh Punya Tiga atau Empat Wakil Menteri

Kabinet Indonesia Maju sudah terbentuk dan mulai bekerja. Yang menjadi perhatian publik adalah keputusan Presiden Joko Widodo merangkul Partai Gerindra bergabun



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!