Nasional
Share this on:

Alhamdulillah, Gaji Perangkat Desa Setara PNS

  • Alhamdulillah, Gaji Perangkat Desa Setara PNS
  • Alhamdulillah, Gaji Perangkat Desa Setara PNS

JAKARTA - Jelang pemilu, kebijakan populis kembali dikeluarkan pemerintah. Kali ini, giliran perangkat desa yang akan mendapat “kemurahan” pemerintah. Hal itu menyusul akan dikeluarkannya kebijakan untuk menyesuaikan gaji perangkat desa setara Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan IIA.

Kepastian itu sendiri disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat menemui pengurus dan anggota Persatuan Perangkat Desa Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, kemarin (14/1). "Sudah kita putuskan bahwa penghasilan tetap perangkat desa segera disetarakan dengan golongan IIA," ujarnya dihadapan ribuan perangkat desa.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 tahun 2015 tentang kenaikan gaji PNS, besaran gaji PNS Golongan IIA ada dikisaran Rp. 1.926.000 hingga Rp. 3.213.000. Besaran yang diterima masing-masing disesuaikan dengan lamanya Masa Kerja Golongan (MKG).

Jokowi menambahkan, untuk merealisasikan janji tersebut, PP nomor 47 tahun 2015 tentang Desa, yang di dalamnya diatur penghasilan perangkat desa akan direvisi. Selain kenaikan gaji, perangkat desa juga akan mendapat tambahan insentif berupa jaminan kesehatan melalui program Badan Pengelolaan Jaminan Sosial (BPJS).

Jokowi menjanjikan revisi tidak membutuhkan waktu lama. Namun akan selesai bulan ini. "Saya sudah perintahkan, paling lama dua pekan setelah ini," imbuhnya. Jokowi mengaku sudah berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan).

Sebelumnya, dalam PP 47/2015 sendiri disebutkan, bahwa besaran upah perangkat desa adalah sebesar 50 persen dari gaji yang diterima kepala desa. Di mana besaran gaji kepala desa masing-masing daerah berbeda sesuai keputusan bupati/walikota. Semua gaji tersebut, berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) yang dialokasikan APBD kabupaten/kota.

Dengan adanya kenaikan kesejahteraan, Presiden berharap para perangkat desa bisa meningkatan kinerjanya. Apalagi, kini desa memiliki alokasi anggaran yang besar menyusul digulirkannya program Dana Desa (DD) sejak 2015 lalu. Bahkan, gelontoran dananya terus meningkat setiap tahunnya. Mulai dari Rp. 20,7 triliun di 2015 sampai dengan Rp. 70 triliun di tahun 2019.

"Disampaikan ke kades, kalau ingin buat jalan, beli material dari toko di desa, batunya di desanya. Pasir beli di desa itu atau desa sebelahnya. Supaya uang mutar," terang dia. Dengan adanya perputaran uang di desa, diharapkan bisa menggerakkan perekonomian di desa.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Mudjito mengapresiasi komitmen pemerintah untuk menaikkan kesejahteraan perangkat desa. Menurutnya, keinginan tersebut sudah lama diperjuangkan oleh jajarannya.

Dia berharap, janji untuk menuntaskan revisi PP dalam dua pekan benar-benar bisa ditunaikan. Sehingga bisa segera diberlakukan kenaikan gajinya bulan depan. "Kami harap pencairan penghasilan tetap untuk Februari bisa sudah disesuaikan," ujarnya.

Terkait amanat Jokowi untuk mengamankan penggunaan dana desa, Mudjito menegaskan jajarannya siap melaksanakannya. "Kami selaku aparatur desa dan ada perwakilan kades siap untuk amankan dana desa yang dikucurkan di pedesaan," imbuhnya.

Terpisah, Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Robert Endi Jaweng mengatakan, keputusan menaikkan gaji memang menjadi kewenangan pemerintah. Meski demikian, Endi menilai ada hal-hal yang harus diperhatikan pemerintah. Khususnya mengenai sumber anggarannya.

Endi menjelaskan, sebagaimana ketentuan, sumber dana pembayaran perangkat desa berasal dari ADD yang bersumber dari APBD masing-masing kabupaten/kota. Nah dengan kenaikan ini, maka otomtis, pemerintah daerah perlu menyiapkan tambahan anggarannya. “Perangkat desa bukan PNS, jadi bukan dari kas negara yang untuk gaji PNS,” ujarnya.

Apalagi, lanjut dia, tambahan dana yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Dia mencontohkan, rata-rata kabupaten memiliki 300 desa. Sementara di setiap desa, jumlah perangkatnya cukup banyak. Jika dikalkulasikan, dibutuhkan dana yang banyak. “Untuk ukuran kabupaten tertentu (APBD kecil), sangat signifikan dampaknya,” imbuhnya.

Dalam kondisi tersebut, kata Endi, biasanya pemda akan melakukan pergeseran anggaran. Di mana dana yang awalnya disiapkan untuk pelayanan dan pembangunan, dipindahkan guna menambah kebutuhan anggaran. Sehingga masyarakat umum yang dirugikan.

Di sisi lain, pemindahan alokasi anggaran tidak sederhana. Sebab, mayoritas daerah sudah menyelesaikan pembahasan APBDnya. “Tata kelola keuangan ga bisa diterabas. Ini efek sundulannya ke mana-mana,” pungkasnya. (far/jpg)

Berita Sebelumnya

Tarif Pesawat Diturunkan
Tarif Pesawat Diturunkan

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gaji ke-13 Cair 1 Juli

Gaji ke-13 Cair 1 Juli

Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, dan para pensiunannya akan menjadapat gaji ke-13.



PNS Wajib Masuk Hari Ini

PNS Wajib Masuk Hari Ini

Pemerintah menetapkan 10 Juni hari ini sebagai hari masuk kerja serempak untuk aparatur sipil negara (PNS).


Keppres Diteken, Libur PNS Sembilan Hari

Keppres Diteken, Libur PNS Sembilan Hari

Wacana untuk menambah hari cuti bersama dipastikan tidak terealisasi menyusul disahkannya Keppres Nomor 13 tahun 2019.


THR PNS, Polri, dan TNI Rp19 Triliun

THR PNS, Polri, dan TNI Rp19 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mencairkan dana Tunjangan Hari Raya (THR) untuk PNS, Polri, TNI, dan pensiunan sebesar Rp19 triliun.


Kemendagri Janji THR Dibayar Tepat Waktu

Kemendagri Janji THR Dibayar Tepat Waktu

Tunjangan hari raya dan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara pemerintah daerah akan dibayarkan tepat waktu merujuk pada peraturan pemerintah yang berlaku.


Penaciran THR Bisa Molor, PP THR PNS Akan Direvisi

Penaciran THR Bisa Molor, PP THR PNS Akan Direvisi

Belum juga direalisasikan pelaksanannya, PP No. 35 dan 36 tahun 2019 tentang Pemberian THR bagi PNS dan pensiunan bakal dilakukan revisi.


THR PNS Cair 24 Mei, Menpan RB Surati Kepala Daerah

THR PNS Cair 24 Mei, Menpan RB Surati Kepala Daerah

Telinga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin sedikit panas.



Sumber Gaji Honorer PPPK Belum Jelas

Sumber Gaji Honorer PPPK Belum Jelas

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memperkirakan setidaknya ada 1,5 juta guru dari 3,2 juta guru di Indonesia berstatus honorer.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!