Nasional
Share this on:

Aman di Kediri, Muncul Kasus Serupa di Jakarta

  • Aman di Kediri, Muncul Kasus Serupa di Jakarta
  • Aman di Kediri, Muncul Kasus Serupa di Jakarta

JAKARTA - Kasus saldo nasabah hilang misterius tidak hanya terjadi di Kediri. Peristiwa serupa terjadi di DKI Jakarta. Korbannya adalah pegawai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI.

Komisioner Bawaslu DKI Puadi membenarkan adanya kejadian itu. Dua karyawannya yang bernasib sial adalah Andi Maulana (tim asistensi Bawaslu DKI) dan Yanto (staf divisi penindakan). Saldo yang raib misterius, Rp2–3 juta.

Meski jumlahnya kecil, kejadian itu sangat menyedihkan bagi Andi dan Yanto. Sebab, gaji mereka sangat kecil. ”Kemarin (15/3) Yanto mengaku kaget karena uangnya hilang semua dari rekening,” kata Puadi saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Puadi menyatakan, dua pegawainya itu sudah melapor ke Bank BRI untuk mendapat penggantian. ”Sedang diurus dan diproses semuanya,” ujarnya. ”Saya berharap Bank BRI mengganti uang staf Bawaslu DKI,” tambah dia.

Di tempat terpisah, Yanto menyatakan, saldo rekeningnya berkurang secara misterius secara beruntun. Pertama, 3 Maret sekitar Rp 900 ribu. Lalu, hilang lagi pada 5 Maret Rp1,8 juta. Kemudian, kemarin dari rekening istrinya Rp2 juta.

”Hilangnya per tiga menit, saldo berkurang,” jelas Yanto.

Dia menyatakan telah melaporkan kejadian itu ke Bank BRI Sunter, Jakarta Utara, dan Bank BRI Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bank pelat merah itu belum bisa menjelaskan secara detail penyebabnya. Namun, mereka menjanjikan dalam waktu 20 hari akan ada penggantian.

”Uang itu sangat berarti. Apalagi, ini rekening istri dan rekening saya yang hilang saldonya,” paparnya. (rizfar/rin/wan/c10/ang/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Data NIK Tidak Muncul, Segera Lapor Dinas Dukcapil

Data NIK Tidak Muncul, Segera Lapor Dinas Dukcapil

Pendaftaran CPNS baru tahun lalu, diwarnai keluhan soal input NIK (nomor induk kependudukan).


KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

KPK Tahan Idrus, Eni Sebut Sofyan Tahu Pembagian Duit Korupsi

Sepekan pasca penetapan Idrus Marham sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang Riau 1, Jumat (31/8) KPK menahan mantan menteri sosia


Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Temukan Perantara Lain Suap PLTU

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi adanya perantara lain dalam kasus dugaan suap kesepakatan kerjasama pembangunan proyek PLTU Riau 1.


Jokowi Belum Buka Dokumen Kasus Munir

Jokowi Belum Buka Dokumen Kasus Munir

Aktor intelektual di balik kematian aktivis Munir tak kunjung diproses hukum hingga terpidana pembunuhannya, Pollycarpus Budihari Priyanto.


Kepala Daerah Tersangka Tetap Wajib Dilantik

Kepala Daerah Tersangka Tetap Wajib Dilantik

Kepala daerah terpilih yang menjadi tersangka kasus pidana bukan hal yang baru di Indonesia.


Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Setnov Tahu Proyek PLTU Riau

Dugaan keterlibatan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dalam kasus korupsi proyek PLTU Riau 1 coba diurai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Erupsi Semeru Mulai Ganggu Penerbangan

Erupsi Semeru Mulai Ganggu Penerbangan

Erupsi Gunung Semeru kemarin membuat Maskapai Garuda Indonesia mengalihkan penerbangan dari Jakarta menuju Malang ke Surabaya.


Diduga Terima Pungli, Kapolres Kediri Disidang Etik

Diduga Terima Pungli, Kapolres Kediri Disidang Etik

Operasi tangkap tangan (OTT) kepada anggota satuan penyelenggara administrasi SIM Polres Kediri menyeret Kapolres Kediri AKBP ER.


Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Senin Mangkir, Romy Dipanggil KPK Lagi Besok

Penyidikan kasus dugaan korupsi usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tahun Anggaran 2018 terus berkembangan.


Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Empat Tahun Sudah 488 Kapal Ditenggelamkan

Upaya memerangi kasus pencurian ikan (illegal fishing) terus dilakukan dengan penenggelaman kapal.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!