Nasional
Share this on:

Arab Saudi Cabut Visa Progresif Umrah

  • Arab Saudi Cabut Visa Progresif Umrah
  • Arab Saudi Cabut Visa Progresif Umrah

RIYADH - Kerajaan Arab Saudi resmi mencabut kebijakan visa progresif umrah melalui sebuah dekrit raja pada awal pekan ini. Dengan demikian, calon jamaah yang akan melaksanakan umrah untuk kali kedua dan seterusnya tidak lagi dikenakan biaya tambahan pembuatan visa.

"Terkait visa progresif, sore ini kami terima konfirmasi bahwa ada dekrit raja yang membatalkannya. Jadi biayanya flat. Yang 2.000 (riyal) dihilangkan," kata Konsul Jenderal RI di Jeddah Mohamad Hery Saripudin seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Rabu (11/9) kemarin.

Mohamad mengatakan, bahwa pencabutan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Saudi untuk mewujudkan visi 2030. Salah satu target dalam visi tersebut adalah jamaah umrah mencapai 30 juta pada 2030 mendatang.

Tahun lalu, jumlah jemaah umrah sekitar 8 juta, sehingga tahun depan ditargetkan menembus angka 10 juta. Pemerintah Saudi ingin mendiversifikasi ekonominya dari berbagai economic resources, termasuk umrah," ucap Mohamad.

Dengan keputusan ini, Saudi mencabut aturan yang sudah berlaku sejak 2016 tersebut. Berdasarkan regulasi itu, jemaah yang akan menjalankan ibadah umrah untuk kali kedua atau lebih di tahun sama dikenakan biaya tambahan 2.000 riyal atau setara Rp7,6 juta.

Sementara itu, Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Endang Djumali, menjelaskan bahwa kebijakan itu nantinya akan menarik biaya pengajuan visa umrah, dalam bentuk Government Fee sebesar 300 riyal atau setara Rp1,1 juta.

"Kebijakannya bukan mengurangi visa progresif dari SAR2000 menjadi SAR300, tapi mencabut aturan visa progresif dan menerbitkan ketentuan baru biaya pengajuan visa umrah dengan Government Fee sebesar SAR300," terangnya.

"Biaya ini berlaku setiap calon jemaah mengajukan pembuatan visa umrah, baik yang pertama maupun selanjutnya," tutupnya. (der/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Angkat Menteri Energi dari Dalam Istana

Angkat Menteri Energi dari Dalam Istana

Arab Saudi akhirnya mengangkat putra raja, Pangeran Abdulaziz bin Salman sebagai Menteri Energi untuk menggantikan Khalid Al-Falih.


Indonesia Buka Pasar Bebas dengan Negara-negara Teluk

Indonesia Buka Pasar Bebas dengan Negara-negara Teluk

Pemerintah Indonesia dan sejumlah negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), (Bahrain, Qatar, Kuwait, Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab) kemungkinan menjaja


Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Arus jemaah haji Indonesia meninggalkan Madinah, Arab Saudi kian masif. Kepulangan jemaah dibayangi dengan cuaca yang begitu terik.


Mina Akan Diperluas dengan Meratakan Gunung

Mina Akan Diperluas dengan Meratakan Gunung

Desakan Pemerintah Indonesia akhirnya didengar. Pemerintah Arab Saudi berencana memperluas kapasitas Mina pascamusim haji 2019.


Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemerintah Arab Saudi melakukan uji coba fast track atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia.


Arab Saudi Terima Usulan RI Perluas Mina

Arab Saudi Terima Usulan RI Perluas Mina

Pemerintah RI melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendesak Pemerintah Arab Saudi untuk memperluas Mina.


Keluarga Mbah Moen Diberi Hak Imunitas

Keluarga Mbah Moen Diberi Hak Imunitas

Pemerintah Arab Saudi memberikan hak imunitas atau privilege berupa penerbitan delapan visa untuk putra-putri dan keluarga KH Maimoen Zubair, sehingga mereka bi


Hari Ini Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah

Hari Ini Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, jumlah jemaah haji reguler yang telah tiba di Arab Saudi berjumla


Mbah Moen, Ulama Kharismatik dan Tokoh Pemersatu

Mbah Moen, Ulama Kharismatik dan Tokoh Pemersatu

KH Maimoen Zubair atau akrab dipanggil Mbah Moen, tutup usia di Mekkah, Arab Saudi, Selasa (6/8) kemarin.


Indonesia Minta Tambahan 250 Ribu Kuota Haji

Indonesia Minta Tambahan 250 Ribu Kuota Haji

Pemerintah Indonesia tengah memperjuangkan tambahan kuota haji hingga mencapai angka 250.000 orang, melalui jalur diplomasi haji dengan Pemerintah Arab Saudi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!