Nasional
Share this on:

Arab Saudi Terima Usulan RI Perluas Mina

  • Arab Saudi Terima Usulan RI Perluas Mina
  • Arab Saudi Terima Usulan RI Perluas Mina

**MEKKAH ** - Pemerintah RI melalui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mendesak Pemerintah Arab Saudi untuk memperluas Mina. Termasuk melakukan renovasi fasilitas khususnya kapasitas daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina.

"Renovasi Mina menjadi kebutuhan dan semakin mendesak. Saya menyampaikan harapan kepada Menteri Haji Saudi agar tenda dan toilet di Mina dapat dibangun bertingkat," ujar Menag usai pertemuan di Mina, kemarin (12/8).

Penegasan itu disampaikan Menag kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad bin Salih Banten. Tadi pertemuannya sekitar 40 menit di kantor Kementerian Haji dan Umrah di Mina, diakhiri dengan makan malam bersama. Poin-poinnya sudah saya sampaikan, jelas Menag dalam rilis yang diterima Fajar Indonesia Network (FIN).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Dr. Abdul Fatah bin Sulaiman. Sementara Menag Lukman didampingi Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Sekretaris Amirul Hajj Muchlis M Hanafi, dan Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Endang Djumali. "Saya juga meminta agar pelayanan fast track diperluas pemberlakuannya di seluruh embarkasi di Tanah Air," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Menag pun menyampaikan terima kasih atas pelayanan Pemerintah Arab Saudi yang semakin meningkat pada musim haji tahun ini. Tak lupa, Menag mengapresiasi kelancaran lalu lintas menuju Arafah sehari jelang Wukuf. Demikian juga dengan kebersihan di Mina yang secara umum relatif membaik di banding tahun lalu.

"Menteri Haji dan Umrah berjanji akan memperhatikan usulan Indonesia. Menurut Mohammad bin Salih Banten, Pemerintah Arab Saudi benar-benar menaruh perhatian serius kepada Indonesia karena jumlah jemaahnya terbesar di dunia," ungkap Menag.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kondisi Jamarat hingga Mina kondusif. "Alhamdulillah tadi di Jamarat kondisinya normal tidak terlalu padat. Jadi suasananya sangat kondusif," ujar Menag.

Ia pung menyebut bahwa arus jemaah haji yang dari dan menuju Jamarat lancar. Begitu juga arus dari Jamarat ke lokasi tenda jamaah di Mina. "Jadi saya melihat adanya kelancaran arus pergerakan jamaah haji, tidak hanya Indonesia tapi seluruh jemaah haji menuju dan dari Jamarat. Ketika dari Jamarat kemari, ke tenda jamaah haji Indonesia, kondisinya juga baik. Alhamdulillah sejauh ini lancar," terangnya.

Sementara itu sekira pukul 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Menag Lukman bersama delegasi berjalan menuju jamarat untuk melontar jumrah aqobah. Mengenakan setelan baju koko dan kopiah hitam yang dipadu dengan sarung batik serta sepatu kets hitam, Menag tiba di Jamarat untuk lakukan wajib haji melempar jumrah aqobah.

Usai melontar jumrah aqobah, Menag pun beranjak menuju Tenda Misi Haji Mina. Gerimis kecil dan pelangi di langit, iringi perjalanan Menag menuju Mina. Sesekali Menag tampak meladeni para jemaah yg ingin selfie bersama. "Jangan pisah dari rombongan ya bapak ibu," pesan Menag.

Memasuki terowongan Muaishim, Menag Lukman mendapati tim kesehatan tengah memberikan pertolongan pertama kepada sejumlah jamaah haji yang kelelahan sehingga harus mendapat perawatan dari petugas. "Gak papa ya bu, hanya kelelahan ibu perlu istirahat sebentar saja," ujar Menag Lukman beri semangat kepada salah seorang jemaah.

Terpisah, itu Fauzul Iman Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten mengatakan, sebagai puncak Rukun Islam, haji menempati posisi ibadah yang paling populer dan menghebohkan di dunia di samping ibadah lain. Kehebohan ibadah haji ini bukan hal dibuat buat melainkan sudah merupakan deklarasi Tuhan yang paling primordial.

"Deklarasi Tuhan yang menggetarkan dunia itu dari sisi pesan sepertinya keberanian Tuhan yang mengandung resiko di atas segala resiko. Apalagi deklarasi itu diserukan lewat suara Nabi Ibrahim As yang notabenenya manusia biasa. Rasanya dari sudut materi pesan tiada mungkin deklarasi itu akan efektif mengundang jagat umat untuk datang ke kota suci dari segala penjuru dunia dengan berjalan kaki atau menaiki onta kurus (Q.S 22:27)," terangnya dalam pesan tertulis.

Ibadah haji, sambung dia menjadi ibadah yang paling digemari umat muslim sedunia. Berjuta umat islam itu datang ke kota suci mentaati deklarasi Tuhan. Tiada satu pun yang mampu menghalangi niat ibadah umat islam yang paling bergengsi itu. Umat islam sedunia dari berbagai latar belakang kultur, strata kaya/miskin dan warna kulit tiba di kota suci tak peduli apakah mereka diterjang hujan badai, iklim maupun musibah besar yang menimpanya.

"L Stoddard dalam karya monumentalnya The New World of Islam mengagumi betapa militanismenya para hujaj yang tak pernah mengalami pasang surut menuju kota suci Mekah walau diterjang amuk badai dan tragedi mina secara berulang-ulang," imbuh Fauzul.

Sinyalemen L Stoddard ini mengingatkan fanomena militanisme umat islam Indonesia dalam menunaikan ibadah haji tak pernah mengalami pasang surut setiap tahunnya. Kaya dan miskin dalam jumlah yang tidak kecil mereka pergi haji. Diantara mereka terdapat jamaah yang berulang-ulang menunaikannya.

"Bahkan banyak di antara mereka adalah jamaah yang menunaikan ibadah haji dengan biaya hasil usaha jerih payah sehari-hari. Didapati juga jamaah yang tega menjual tanah sebagai satu satunya modal hidup demi niat ibadah hajinya tercapai," jelasnya.

Terlepas apakah niat ibadah haji umat islam yang sangat masif ini terbawa arus emosional subjektifnya atau karena kesadaran spiritualnya, yang jelas deklarasi Tuhan itu memiliki daya panggil imperatif untuk melebur umat manusia dalam pertemuan puncak di sebuah audatorium Tuhan yang bernama Arafah.

"Disanalah umat manusa direkognisi kesadaran nalar dan rohaniahnya setelah sebelumnya melakukan jihad panjang dari start waktu/miqat ihram lalu thawaf, sai, dan melontar jumrah hingga pada narasi pertemuan puncak kontemplatif," pungkasnya. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Jokowi Minta 2020 Kurangi Impor
Jokowi Minta 2020 Kurangi Impor

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Arab Saudi Cabut Visa Progresif Umrah

Arab Saudi Cabut Visa Progresif Umrah

Kerajaan Arab Saudi resmi mencabut kebijakan visa progresif umrah melalui sebuah dekrit raja pada awal pekan ini.


Angkat Menteri Energi dari Dalam Istana

Angkat Menteri Energi dari Dalam Istana

Arab Saudi akhirnya mengangkat putra raja, Pangeran Abdulaziz bin Salman sebagai Menteri Energi untuk menggantikan Khalid Al-Falih.


Setujui Revisi UU KPK, Parlemen Dicurigai Punya Agenda Tertentu

Setujui Revisi UU KPK, Parlemen Dicurigai Punya Agenda Tertentu

Pegiat antikorupsi menilai usulan merevisi UU KPK tidak memiliki urgensi apapun.


Indonesia Buka Pasar Bebas dengan Negara-negara Teluk

Indonesia Buka Pasar Bebas dengan Negara-negara Teluk

Pemerintah Indonesia dan sejumlah negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), (Bahrain, Qatar, Kuwait, Oman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab) kemungkinan menjaja


Presiden Terima 10 Nama Capim KPK

Presiden Terima 10 Nama Capim KPK

Selesai sudah pelaksanaan tes wawancara terhadap 20 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) kemarin (29/8).


Ada Capim KPK Pernah Terima Gratifikasi

Ada Capim KPK Pernah Terima Gratifikasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui ada beberapa catatan mengenai rekam jejak 20 peserta calon pimpinan KPK yang lolos profile assessment.


Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Cuaca Terik Iringi Kepulangan Jemaah Haji

Arus jemaah haji Indonesia meninggalkan Madinah, Arab Saudi kian masif. Kepulangan jemaah dibayangi dengan cuaca yang begitu terik.


315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

Sejak tahun 2014, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerima usulan pembentukan 315 daerah otonomi baru (DOB).


Mina Akan Diperluas dengan Meratakan Gunung

Mina Akan Diperluas dengan Meratakan Gunung

Desakan Pemerintah Indonesia akhirnya didengar. Pemerintah Arab Saudi berencana memperluas kapasitas Mina pascamusim haji 2019.


Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemulangan Jemaah Lewat Fast Track

Pemerintah Arab Saudi melakukan uji coba fast track atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!