Nasional
Share this on:

Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

  • Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma
  • Azwar Anas Mundur? Bisa Jadi Gus Ipul Gandeng Risma

Abdullah Azwar Anas. (dok. Jawapos)

SURABAYA - Pemilihan gubernur Jawa Timur mulai panas. Kabar paling anyar adalah mundurnya Abdullah Azwar Anas, calon wakil gubernur (cawagub) pendamping calon gubernur (cagub) Saifullah Yusuf, yang dijagokan PDI Perjuangan.

Informasi itu tentu saja sangat mengagetkan sejumlah pihak. Apalagi, masa pendaftaran pasangan calon sudah mulai dibuka, Senin (8/1) mendatang.

Gus Ipul (sapaan Saifullah Yusuf) juga mendengar kabar pengunduran diri Anas itu. Namun, hingga tadi malam dia belum mendengar langsung penjelasan Anas terkait hal tersebut.

”Sampai sekarang saya belum ketemu dengan Pak Anas,” katanya.

Gus Ipul sepenuhnya menyerahkan kepada partai siapa yang akan menjadi pendampingnya. Termasuk ketika nanti seandainya Anas mundur.

”Saya siap dipasangkan dengan siapa pun yang dikehendaki partai,” tegasnya.

Isu itu juga telah sampai ke kantor pusat PDI Perjuangan sebagai partai yang mengusung Azwar sebagai calon wakil gubernur. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Krisyanto menegaskan, pasangan dari Saifullah Yusuf (Gus Ipul) itu sampai hari ini masih berstatus cawagub.

Namun dia mengaku, menjadi posisi Azwar memang tak mudah. “Tentu saja seseorang itu akan selalu diuji,” kata dia di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.

Ketika disinggung kemungkinan posisi Azwar akan diganti Tri Rismaharini yang merupakan Wali Kota Surabaya, Hasto mengaku hal itu bisa saja terjadi. Apalagi dinamika politik di Jatim, menurutnya, sangat tinggi.

“Misalnya kami melihat beberapa waktu lalu Mbak Yenny Wahid dicalonkan sebagai calon gubernur, tapi beliau lebih memilih sikap untuk mendorong bagaimana keutuhan NU itu bisa dijalankan. Nah, tentu saja sebelum batas akhir 10 Januari, PDI Perjuangan akan terus mencermati suara rakyat itu,” urai dia.

PDI Perjuangan kata dia akan terus memantau perkembangan. “Kami tidak mudah digoyahkan oleh berbagai hal, karena kami konsisten penetapan itu karena semua melalui pertimbangan yang matang,” tandas dia. (mg1/ far/ris/c10/ang/jpnn)

Berita Sebelumnya

Keberatan Setnov Ditolak Seluruhnya
Keberatan Setnov Ditolak Seluruhnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Masih Ada Sel Mewah di Sukamiskin, Menkumham Didesak Mundur

Masih Ada Sel Mewah di Sukamiskin, Menkumham Didesak Mundur

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) kembali “kebobolan” soal buruknya pengelolaan Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung.


Rumah Sakit Bisa Pakai Dana Talangan

Rumah Sakit Bisa Pakai Dana Talangan

Persoalan tagihan rumah sakit (RS) kepada BPJS Kesehatan bisa diatasi dengan adanya skema supply chain financing (SCF).


41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

41 Anggota Dewan Jadi Tersangka KPK, DPRD Kota Malang Lumpuh

DPRD Kota Malang mencatat sejarah. Di antara 45 anggota legislatif aktif, sebanyak 41 orang telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Pembubaran Parpol Lewat MK

Pembubaran Parpol Lewat MK

Arah penyidikan dugaan suap pembangunan proyek PLTU Riau 1 yang bisa menyeret Partai Golkar sebagai tersangka bisa berbuntut panjang.


Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Dua Mahasiswa Curi 4 Ribu Data kartu Kredit

Tersangka pencurian data kartu kredit DSC dan AR masih bisa tersenyum saat difoto polisi pasca ditangkap petugas.


Menteri PAN Mundur dari Kabinet

Menteri PAN Mundur dari Kabinet

Keputusan PAN keluar dari koalisi pemerintah dan masuk ke koalisi oposisi berdampak pada eksistensi menterinya di kabinet kerja.


Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Korban Tewas Gempa Lombok Jadi 392 Orang

Penanganan darurat dampak gempabumi di Nusa Tenggara Barat memasuki hari ketujuh. Penanganan terus dilakukan.


Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Siap untuk Pilpres 2024

Gagal Jadi Cawapres 2019, AHY Siap untuk Pilpres 2024

Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus menahan kecewa.


Gambar Porno di Google Segera Diblokir

Gambar Porno di Google Segera Diblokir

Selain tidak bisa membuka situs berkonten pornografi, dalam waktu dekat pencarian gambar di google dengan kata-kata kunci yang berbau pornografi.


Honorer K II Umur Maksimsl 35 Tahun, Berpeluang Jadi CPNS

Honorer K II Umur Maksimsl 35 Tahun, Berpeluang Jadi CPNS

Harapan 438.580 orang tenaga honorer kategori II (K-II) untuk bisa diangkat menjadi CPNS masih terbuka.



Berita Hari Ini

Video

Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!