Nasional
Share this on:

Banyak Instansi Belum Umumkan Kelulusan

  • Banyak Instansi Belum Umumkan Kelulusan
  • Banyak Instansi Belum Umumkan Kelulusan

JAKARTA - Sesuai jadwal yang ditetapkan, batas akhir pengumuman kelulusan seleksi administrasi rekrutmen CPNS baru kemarin (21/10). Namun hasil rekapitulasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan masih banyak instansi yang belum mengumumkan kelulusan.

Sebagaimana diketahui jumlah pembuat akun pendaftaran CPNS di website sscn.bkn.go.id berjumlah 4,4 juta orang. Kemudian yang sudah menuntaskan pendaftaran ada 3,6 jutaan orang. Data dari BKN hingga kemarin siang pukul 12.00 WIB jumlah pelamar yang memenuhi syarat dan lulus seleksi administrasi ada 2,6 jutaan orang.

Jumlah peserta yang lulus seleksi administrasi itu berpotensi bakal terus bertambah. Sebab BKN mengumumkan bahwa belum seluruh instansi melansir pengumuman kelulusan seleksi administrasi.

Provinsi Jawa Timur merupakan paling banyak instansi yang sudah mengumumkan kelulusan. Selain di Pemprov Jawa Timur, sebanyak 38 pemkab dan pemkot di Jawa Timur juga sudah mengumumkan hasil kelulusan

Diantara yang sudah mengumumkan kelulusan ada Pemkot Surabaya. Di kota yang dipimpin Tri Rismahari ini sebanyak 3.425 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak ikut seleksi kompetensi dasar (SKD). Sisanya sebanyak 1.508 peserta tidak memenuhi syarat dengan berbagai alasan.

Menariknya dalam seleksi CPNS tahun ini, panitia juga mengumumkan alasan ketidaklulusan seleksi administrasi. Alasannya sangat beragam. Mulai dari kualifikasi ijazah tidak seuai dengan syarat formasi yang dilamar. Kemudian IPK tidak sampai dengan ketentuan IPK minimal. Lalu juga ada peserta yang tidak komplit dalam mengunggah dokumen.

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan memang ada ketentuan mengumumkan pelamar yang lolos dan tidak lolos seleksi administrasi. Sekaligus juga alasan kenapa pelamar tersebut dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.

’’Iya biar netizen yang maha benar (bisa, Red) paham mengapa gagal (seleksi administrasi, Red),’’ katanya kemarin (21/10). Ridwan mengatakan panitia memang mengutapakan akuntabilitas dari para verifikator di masing-masing instansi. Supaya pelamar yang dinyatakah tidak lulus bisa memahami kenapa mereka gagal.

Ridwan mengatakan pelamar tahun ini naik berlipat dibanding tahun lalu. Dia menjelaskan tahun lalu pelamar CPNS baru yang lolos seleksi administrasi hanya sekitar 900 ribuan. Jumlah itu kecil karena tahun lalu lowongan CPNS hanya dibuka untuk instansi pusat. Instansi daerah yang mendapatkan kuota tahun lalu hanya Pemprov Kalimantan Utara.

Dia berharap bagi pelamar yang lulus seleksi administrasi untuk mempersiapkan diri menjelang pelaksanaan SKD. Pelamar dihimbau untuk memperhatikan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing instansi. Hingga tadi malam layanan cetak kartu peserta ujian di website sscn.bkn.go.id belum bisa dilakukan. Sebab BKN masih menunggu pengumuman secara menyeluruh, sekaligus untuk pembagian lokasi ujian.

Sementara itu, Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memberikan catatan dalam penyelenggaran rekrutmen CPNS. dalam teknis penyelenggaraan persoalan relatif sedikit dan berhubungan dengan instansi lain. Seperti soal nomor induk kependudukan (NIK) yang sempat kesulitan diakses.

Dominikus Dalu, Ketua Tim ORI untuk Penanganan Seleksi CPNS 2018, menuturkan salah satu yang menjadi catatan adalah komunikasi ke publik terkait kebijakan soal akreditasi kampus dan program studi. Pada peraturan menteri tidak diatur akreditasi pada saat pelamar itu lulus atau akreditasi terkini.

”Tapi kemudian di surat edarannya men PAN RB pada 2 Oktober, itu dipertegas lagi bahwa yang maksud akreditasi itu saat pelamar lulus dari kampus,” ujar Dalu. Padahal para pelamar tentu sudah ada yang menyelesaiakan pendaftaran. Sehingga kemungkinan ada yang gugur dalam seleksi administrasi karena masalah itu.

Domi mengungkapkan potensi protes dari pelamar yang tidak lulus seleksi administrasi itu juga besar. Dia berharap instansi seperti BKN dan Kementerian PAN RB juga bersiap-siap. ORI sendiri juga membuka kanal pengaduan di daerah dan pusat.

”Kami meminta kalau yang protes itu syarat terpenuhi tapi tak lulus administrasi mestinya bisa diproses. Sebab, bisa jadi ada kesalahan oleh verifikator juga,” imbuh dia.

Selain itu, ORI juga mengingatkan tentang persiapan computer assisted test (CAT). Sebab, di beberapa daerah ada yang menggunakan komputer untuk keperluan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Dia berharap tidak ada masalah dalam alih sistem itu.

”Semoga tidak ada kendala karena komputer lama dan masalah teknis lainnya. Karena ini menentukan juga nasib pelamar CPNS,” tambah dia. (wan/jun/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hasil Pilpres Dibayangi Gugatan

Hasil Pilpres Dibayangi Gugatan

Aroma konflik pascapilpres mulai terasa. Ini ditandai dengan kecemasan soal kontroversi Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang belum tuntas.


OTT Lagi, KPK Amankan Empat Orang

OTT Lagi, KPK Amankan Empat Orang

Belum juga reda kasus penangkapan dugaan seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) RI, Romahurmuziy alias Romy, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali


Baku Tembak dengan KKSB, Seorang Polisi Gugur Lagi di Nduga

Baku Tembak dengan KKSB, Seorang Polisi Gugur Lagi di Nduga

Bumi Cenderawasih belum sepenuhnya bebas dari aksi kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).


Pendaftaran PPPK Tertunda

Pendaftaran PPPK Tertunda

Pendaftaran Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dijadwalkan dibuka pada 10 - 16 Februari 2019 belum bisa direalisasikan.


Baru 393 PNS Korup Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Baru 393 PNS Korup Diberhentikan Secara Tidak Hormat

Janji pemerintah untuk memberhentikan secara tidak hormat 2.357 pegawai negeri sipil (PNS) koruptor belum sepenuhnya terlaksana.


Orang Tua Bripda Puput: Rencana Pernikahan dengan Ahok Belum Ada

Orang Tua Bripda Puput: Rencana Pernikahan dengan Ahok Belum Ada

Mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dipastikan akan keluar dari tahanan Mako Brimob hari ini.


Urun Biaya Peserta BPJS Kesehatan Tunggu Usulan

Urun Biaya Peserta BPJS Kesehatan Tunggu Usulan

Peserta BPJS Kesehatan belum dikenai urun biaya yang masuk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).


Honorer Ingin Semua Diakomodasi

Honorer Ingin Semua Diakomodasi

Tawaran pemerintah untuk mengundang 159 ribu guru honorer K2 mengikuti tes calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) belum mendapat respon positi


Nasib MT Namse Bangdzod Masih Misterius

Nasib MT Namse Bangdzod Masih Misterius

Teka-teki lenyapnya kapal Mother Tanker (MT) Namse Bangdzod belum menemui titik terang.


Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus match fixing bakal menjerat banyak orang. Pasalnya, Polri mengisyaratkah akan semakin banyak kasus match fixing yang naik status dari penyelidikan ke peny



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!