Nasional
Share this on:

Banyak Keluarga Minta Ditunjukkan Kondisi Korban

  • Banyak Keluarga Minta Ditunjukkan Kondisi Korban
  • Banyak Keluarga Minta Ditunjukkan Kondisi Korban

JAKARTA - Kondisi korban jatuhnya Lion Air JT 610 membuat keluarga ingin mengetahuinya. a banyak keluarga yang ingin melihat secara langsung kondisi korban. Namun, belum tentu semua dapat melihat secara langsung.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik Pusdokkes Polri Kombespol Edi Purnomo menuturkan hingga saat ini telah ada 44 keluarga yang mengambil dokumen kematian. Tujuh keluarga korban lain mengambil malam ini (7/11). ”ini masih menunggu,” jelasnya.

Dalam pengurusan dokumen kematian, dia menuturkan bahwa tim DVI menyerahkan dokumen ke Lion Air dan pihak maskapai yang kemudian menyerahkannya ke keluarga. ”Yang hubungan langsung ya maskapai,” jelasnya.

Namun, ada beberapa keluarga yang kemudian menginginkan melihat secara langsung kondisi korban. dia menuturkan biasanya akan diperlihatkan foto kondisi korban terlebih dahulu. ”Kalau dirasa cukup ya lihat foto aja,” ujarnya.

Dia menuturkan, saat melihat kondisi jenasah tentu banyak keluarga yang merasa sedih. ”Tapi, ada tim psikolog yang membantu mereka,” terangnya ditemui di ruang jenasah rumah sakit Bhayangkara R. Said Sukanto kemarin malam.

Sementara tim DVI kembali mengidentifikasi tujuh korban penumpang Lion Air JT 610. Yakni, Kasan, 63; Eling Sutikno, 59; Sahabudin, 40; AKBP Sekar Maulana, 45; Rio Nanda Pratama, 26; Radhika Wijaya, 4; dan Rafezha Widjaya, 1,9.

Kepala Operasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri Kombespol Lisda Cancer menuturkan bahwa dari tuju korban yang teridentifikasi hari ini, lima diantaranya teridentifikasi dengan metode sidik jari dan dua diantaranya dari tes DNA. ”Untuk yang tes DNA Radhika dan Rafezha,” ujarnya.

Kedua balita itu merupakan kakak beradik yang menjadi penumpang Lion Air JT 610. Menurutnya, kedua orang tuanya telah teridentifikasi pada hari sebelumnya. ”Satu keluarga selesai,” paparnya.

Dalam manifest diketahui ada dua balita dan satu anak, apakah dengan begitu otomatis satu anak atau bayi teridentifikasi? Dia menuturkan kinerja DVI bukan berdasar dari manifest penumpang. Namun, dengan identifikasi ilmiah, sehingga bisa dipertanggungjawabkan. ”Tunggu hasil lagi ya,” paparnya.

Hingga saat ini telah ada 51 orang penumpang Lion Air JT 610 yang teridentifikasi. 40 diantaranya merupakan lelaki dan 11 sisianya perempuan. Dengan begitu masih ada 138 korban jatuhnya Lion Air JT 610 yang belum teridentifikasi. (idr/jpg)


Berita Sejenis

Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Klaim Semua Keluarga Besar Uno di Gorontalo Dukung Jokowi Tidak Benar

Dukungan masyarakat Gorontalo bakal kian besar untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Tol Trans Jawa Mahal, Sopir Truk Minta Diturunkan Separuh

Tol Trans Jawa Mahal, Sopir Truk Minta Diturunkan Separuh

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa tarif tol di Indonesia tergolong murah.


Minta Penganiaya Ditangkap, Pegawai KPK Bikin Pagar Hidup

Minta Penganiaya Ditangkap, Pegawai KPK Bikin Pagar Hidup

Ratusan pegawai komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berduyun-duyun keluar gedung kemarin.


Awasi Pejabat, Dua Pegawai KPK Dipukuli

Awasi Pejabat, Dua Pegawai KPK Dipukuli

Ancaman terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali berulang. Kali ini, dua pegawai KPK menjadi korban kekerasan sekolompok orang.


Keluarga Puput Menghilang, Kuasa Hukum: Ahok Tinggal di Menteng

Keluarga Puput Menghilang, Kuasa Hukum: Ahok Tinggal di Menteng

Diketahui sudah mengundurkan diri sebagai anggota Kepolisian, calon istri Basuki Tjahaja Purnama (BTP), Puput Nastiti Devi tidak terlihat dikediamannya.


Abu Bakar Ba’asyir Batal Bebas, Ponpes Ngruki Merasa Di-PHP

Abu Bakar Ba’asyir Batal Bebas, Ponpes Ngruki Merasa Di-PHP

Pembatalan pembebasan Abu Bakar Ba’asyir mendapat reaksi dari keluarga dan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah.


Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel Hanya Saksi dan Korban, Polisi Tersangkakan Dua Mucikari

Vanessa Angel bisa sedikit bernapas lega. Kemarin (6/1) dia resmi menyudahi pemeriksaan melelahkan selama lebih dari 24 jam.


Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus Match Fixing Bakal Naik Status

Kasus match fixing bakal menjerat banyak orang. Pasalnya, Polri mengisyaratkah akan semakin banyak kasus match fixing yang naik status dari penyelidikan ke peny


Kemenag Minta Biometrik Visa Umrah Ditunda

Kemenag Minta Biometrik Visa Umrah Ditunda

Kementerian Agama (Kemenag) semakin tegas meminta supaya perekaman biometrik sebagai syarat pengajuan visa umrah ditunda.


Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Sukabumi, Puluhan Korban Masih Tertimbun Tanah

Longsor di Dusun Garehong, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuka lembaran kelam pergantian tahun 2018 ke 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!