Nasional
Share this on:

Banyak Warga Eksodus, di Wamena,Bensin Rp80 Ribu Seliter

  • Banyak Warga Eksodus, di Wamena,Bensin Rp80 Ribu Seliter
  • Banyak Warga Eksodus, di Wamena,Bensin Rp80 Ribu Seliter

JAKARTA - Peristiwa, Senin (23/9), yang pecah di Wamena masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban keganasan para demonstran. Dampak lainnya, terjadi krisis yang berdampak. Trauma warga, membelenggu sendi ekonomi wilayah setempat.

Harga sembako melambung tinggi, dan parahnya harga bensin eceran di pinggiran jalan di pusat Kota Wamena di Kabupaten Jayawijaya, Papua naik dari Rp20 ribu menjadi Rp80 ribu seliternya. Sejumlah pihak menyebut kondisi ini karena persediaan terbatas, setelah sebagian besar penjual BBM eceran tutup akibat kerusuhan.

Salah satu pejabat di Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Jayawijaya Arisman Chaniago mengatakan harga naik tanpa petunjuk pemerintah. Kabid Perdagangan di Disnakerindag mengatakan kenaikan harga terjadi karena tempat pengisian BBM tutup.

Termasuk pengusaha bapok juga belum membuka tempat usaha mereka. "Ya, kalau ada harga yang mencapai Rp100 ribu/liter di Kota Wamena itu harga yang ditetapkan oleh oknum dan kami dari Disnaker akan tindak tegas dengan pencabutan surat izin," katanya.

Tidak hanya itu, harga sayur di sejumlah tempat juga dilaporkan naik dari Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu/ikat. Pemerintah mengharapkan pedagang tidak mengambil kesempatan dengan peristiwa tersebut untuk menaikkan harga kebutuhan pokok.

"Kami sampaikan kepada para pedagang untuk membuka kios-kios yang masih ditutup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Dan kami akan melakukan pemantauan harga," katanya.

Sementara itu Polres Jayawijaya telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kerusuhan di Wamena yang berawal dari demo anarkis, Senin (23/9) lalu. "Ketiga tersangka itu masing masing SE (40 th), IG (29 th) dan YE (53 th)," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura, kemarin (27/9).

Para tersangka itu dijerat pasal160 KUHP dan atau 170 KUHP dan atau 187 KUHP. Barang bukti yang menyeret ketiga tersangka itu di antaranya bensin, kata Kombes Kamal seraya menambahkan jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah karena penyidikan masih berlangsung.

Kamal mengaku dari laporan yang diterima masyarakat masih mengungsi disejumlah pangkalan militer dan rumah ibadah yang ada di kawasan itu. Walaupun demikian ada beberapa warga yang bila siang hari kembali ke rumah untuk melihat kondisi rumah dan membersihkan semampunya. "Namun, aktivitas belum pulih karena kegiatan belajar mengajar masih belum berlangsung demikian pula perkantoran," ujar Kamal.

Kamal mengaku, demo anarkis yang melanda kawasan lembah Baliem menyebabkan 32 orang meninggal dan 63 orang luka-luka akibat diserang para pedemo. "Saat ini 22 korban yang terluka sudah dievakuasi ke Jayapura dan dirawat disejumlah rumah sakit yang ada," tambah Kombes Kamal.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Wamena, Kabupaten Jayawijaya dr. Felly Sahureka mengaku total pasien luka akibat kerusuhan anarkis sejak hari kejadian yakni Senin (23/9) hingga Kamis (26/9) sebanyak 71 pasien, tetapi banyak di antaranya yang sudah pulang.

"Dari 71 pasien itu, 20 orang di antaranya telah dirujuk ke RS di luar Wamena, ada pula yang sudah dipulangkan, sedangkan pasien yang lainnya masih dirawat di bangsal satu, untuk tindakan operasi dan lain-lain," kata dr Felly ketika di konfirmasi dari Jayapura, Jumat (27/9).

Menurutnya, pasien yang masih dirawat di RSUD ini lukanya bervariasi, ada yang luka bakar, luka karena patah tulang dan luka tembak. "Semua dokter, perawat, bidan, beserta semua petugas telah bekerja sama melayani pasien bahkan ada bantuan perawat-perawat dari puskesmas yang tutup pascademo yang berujung rusuh ini," katanya menanggapi situasi Papua terkini.

Ada sekitar 10 orang tenaga medis, kata Felly, yang diperbantukan dari luar RSUD Wamena, seperti dari Puskesmas, bahkan tenaga dokter dari kabupaten lain, seperti dari Kabupaten Lanny Jaya. "Kami sangat berterima kasih untuk itu, tetapi sampai saat ini karena petugas kita juga rata-rata memang mengungsi sehingga kita keterbatasan tenaga," ujarnya.

Ditambahkan, hingga kini ada dua tim yang diperbantukan dari crisis center provinsi yang sudah tiba, dan juga dari AU dan AD berjumlah 30 tenaga kesehatan. "Sehingga pasien patah tulang akan ditangani langsung oleh dokter ortopedi yang dikirim dari kesatuan itu, sehingga bisa membantu kita untuk pelayanan operasi selain dokter bedah yang ada di sini dua dokter, ditambah satu dokter dari Lanny Jaya yang membantu," ujarnya.

Untuk diketahui pada aksi unjuk rasa 30 orang meninggal dunia, 73 orang luka-luka, 20 orang sudah dievakuasi ke Jayapura, Sedangkan warga yang mengungsi mencapai 6.500 orang.

Lebih dari seratusan pengungsi asal Wamena, Kabupaten Jayawijaya, sejak Jumat siang tiba di Timika dan untuk sementara menempati posko pengungsian di Markas Komando Pangkalan TNI AU (Lanud) Yohanes Kapiyau Timika. (tim/zul/ful/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Dompleng Vanuatu, Benny Wenda Diusir
Dompleng Vanuatu, Benny Wenda Diusir

Berita Sejenis

Kecewa dengan Seleksi CPNS, Lapor Ombudsman Saja

Kecewa dengan Seleksi CPNS, Lapor Ombudsman Saja

Anggota Ombudsman Laode Ida menilai seleksi penerimaan kali ini berpotensi banyak pengaduan.


Istilah Radikalisme Harus Didefinisikan Ulang

Istilah Radikalisme Harus Didefinisikan Ulang

Istilah radikalisme, banyak yang salah memahaminya. Karenanya sangat penting agar istilah radikalisme didefinisi ulang.


Mensos Sebut KPK Minta Pengakuratan Data Warga Miskin

Mensos Sebut KPK Minta Pengakuratan Data Warga Miskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pengintegrasian data masyarakat miskin dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).


Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan Bebani Warga Miskin

Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan Bebani Warga Miskin

Meski Presiden Joko Widodo telah meneken peraturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, namun gelombang protes masih terus terjadi.


PNS di Kemenpan RB Dilarang Pakai Cadar

PNS di Kemenpan RB Dilarang Pakai Cadar

Memakai berbagai macam busana termasuk menggunakan cadar, merupakan hak setiap warga negara.


1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 warga yang sebelumnya mengungsi akibat kerusuhan Wamena, sudah kembali ke Wamena.


Semua Warga Miskin Dibantu Iuran BPJS Kesehatannya

Semua Warga Miskin Dibantu Iuran BPJS Kesehatannya

Seluruh warga miskin dan tak mampu akan menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Perpres Diteken, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

Perpres Diteken, Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen

Tarif atau iuran BPJS Kesehatan resmi naik hingga 100 persen atau hingga Rp 160 ribu.


2018, 22 Ribu Wanita Indonesia Meninggal Akibat Kanker Payudara

2018, 22 Ribu Wanita Indonesia Meninggal Akibat Kanker Payudara

Kementerian Kesehatan pun berusaha untuk menekan kasus kematian akibat kanker payudara yang dinilai sangat tinggi.


Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polri memastikan situasi di Wamena, Papua saat ini telah aman dan kondusif. Polri juga menjamin akan selalu menjaga stabilitasnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!