Nasional
Share this on:

Baru 118 Penderita HIV Patuh Minum Obat

  • Baru 118 Penderita HIV Patuh Minum Obat
  • Baru 118 Penderita HIV Patuh Minum Obat

JAKARTA - Kementerian Kesehatan mencatat dari 338 penderita HIV, baru 118 ribu orang di antaranya yang patuh minum obat. Pemerintah tengah mengupayakan penemuan penderita HIV agar mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bagi Menkes Nila Moeloek HIV seperti fenomena gunung es. Penderita yang ditemukan hanya sebagian, dasarnya lebih banyak. "Jumlah (338 ribu penderita HIV) itu yang baru kita data. Kita harus menemukan penderita HIV, kami mendorong untuk menemukan penderita HIV untuk bisa diobati," katanya, kemarin.

Dijelaskanya, penderita HIV tidak akan normal sebagaimana orang bukan penderita. Meski demikian, virusnya dapat ditekan dan tidak akan menulari orang lain jika patuh minum obat secara teratur. "Itu sebabnya kami masih terus mencari penderita HIV (agar virus tidak menyebar-red) untuk kemudian diberikan pengobatan secara teratur," paparnya.

Nila menegaskan, pemerintah telah. menjamin ketersediaan ARV. antiretroviral atau ARV adalah obat yang bekerja dengan menghilangkan unsur yang dibutuhkan virus HIV untuk menggandakan diri. "Ketersediaanya masih cukup," tegas Nila.

Sebelumnya, di penghujung 2018, ketersediaan ARV yang merupakan obat impor mencapai 220 ribu botol. Jumlah itu hanya cukup sampai bulan Maret 2019.

Namun, berita tersebut dibantah. Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kemenkes Engko Sosialine Magdalene menyebut bahwa ketersediaan ketersediaan itu telah diperhitungkan berdasarkan pertumbuhan pasien per bulannya sekitar 1-3 persen.

Jenis ARV memiliki lima varian. Jika obat berlabel A tidak cocok, sang penderita juga bisa memilih varian B, C atau yang lainnya. Obat ini sudah disediakan secara umum di 7.000 Puskesmas di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono menambahkan upaya untuk mencegah masalah kesehatan reproduksi salah satu komponennya adalah calon pengantin dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan terutama HIV/AIDS.

''Penderita HIV mendapatkan perlakuan khusus. Yang penting begitu ketemu ibu hamil positif HIV langsung diberi obat agar virus HIV tidak menular pada anak. Setelah anaknya lahir langsung diperiksa, kalau anak tersebut positif HIV langsung diobati, tapi Kalau ibunya taat minum ARV tidak akan menular ke anaknya,'' kata Anung.

Pencegahan HIV sejak dini perlu dilakukan, maka dari itu bagi siapa saja yang menduga dirinya tertular HIV untuk segera melakukan pengecekan HIV agar langsung diberi obat. (fin/zul/tgr)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Proyek Mobil Dinas Baru Menteri Disetujui DPR

Proyek Mobil Dinas Baru Menteri Disetujui DPR

Kementerian Sekretariat Negara menyatakan pengadaan mobil dinas baru untuk para menteri, pejabat setingkat menteri, dan kepala lembaga telah disetujui DPR RI.


Mobil Dinas Menteri Kerap Rusak, Dua Mobil Kepresidenan Baru Segera Datang

Mobil Dinas Menteri Kerap Rusak, Dua Mobil Kepresidenan Baru Segera Datang

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menyampaikan klarifikasi terkait sejumlah pemberitaan mengenai pengadaan kendaraan dinas baru.


Hentikan Tender Mobil Dinas Baru,Pakai Saja yang Sudah Ada

Hentikan Tender Mobil Dinas Baru,Pakai Saja yang Sudah Ada

Kabinet baru Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin periode 2019-2024 nantinya akan mendapatkan fasilitas berupa mobil dinas baru.


315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

315 Daerah Kembali Minta Pemekaran

Sejak tahun 2014, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menerima usulan pembentukan 315 daerah otonomi baru (DOB).


Izin Baru Hutan Primer dan Lahan Gambut Distop

Izin Baru Hutan Primer dan Lahan Gambut Distop

Menyelesaikan berbagai upaya untuk perbaikan dan penyempurnaan tata kelola hutan dan lahan gambut ternyata tak semudah membalikan telapak tangan.


BPIP Bisa Merambah ke Daerah

BPIP Bisa Merambah ke Daerah

Strategi bongkar pasang lembaga jelas-jelas bukan hal baru bagi Presiden Joko Widodo. Lima tahun belakangan telah membubarkan 23 lembaga non-struktural (LNS).


Kursi dan Caleg DPR RI Belum Ditetapkan

Kursi dan Caleg DPR RI Belum Ditetapkan

KPU baru akan melakukan penetapan setelah seluruh PHPU di MK dijalankan sesuai putusan mahkamah.


Manuver Poros Baru Ganggu Jokowi

Manuver Poros Baru Ganggu Jokowi

Kian mesranya poros Kartangera dan Teuku Umar, tidak menutup kemungkinan muncul gerakan pembentukan poros baru.


Pemerintah Alokasikan Rp16,7 Triliun untuk Bangun 31 Ribu Kelas Baru

Pemerintah Alokasikan Rp16,7 Triliun untuk Bangun 31 Ribu Kelas Baru

Pemerintah mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp16,7 triliun untuk merehabilitasi 31.812 ruang kelas.


Bukan Ulah Teroris, Dugaan Sementara Akibat Pohon Sengon

Bukan Ulah Teroris, Dugaan Sementara Akibat Pohon Sengon

Mabes Polri menyampaikan terkait penyebab pemadaman listrik secara serentak di Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat pada Minggu (4/8) akibat gangguan pohon baru



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!