Nasional
Share this on:

Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

  • Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati
  • Beban Negara Kian Besar Karena Terpidana Mati

JAKARTA - Togiman alias Toge terpidana mati yang terancam divonis mati kali ketiga hanya satu dari ratusan terpidana mati kasus narkotika. Lambatnya proses hukum terhadap mereka membuat beban negara begitu besar.

Tidak hanya kesulitan dalam memberantas narkotika, namun juga soal berbagai lobi terpidana mati yang membuat aparat terjangkit korupsi. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso menuturkan, Toge ini dulunya pernah berupaya untuk menyuap dirinya.

”Caranya, dengan melalui perantara seorang aparat yang mencatut nama saya,” terangnya.

Setelah divonis mati, ternyata Toge masih juga belum menyadari perbuatannya. Berkali-kali dia mampu mengendalikan penyelundupan narkotika dari balik penjara. Pertanyaannya yang muncul adalah bagaimana caranya Toge ini mendapat keleluasaan di Lapas.

”Tentunya saja ada oknum yang bermain, suap sana sini,” ujarnya.

Bahkan, sudah sering kali semua mengetahui adanya sipir yang ditangkap karena membawa narkotika. BNN juga baru saja melakukan penangkapan kembali pada oknum sipir pelindung bandar. ”Sipir ini waktu ditangkap di sakunya ditemukan narkotika. penuh kantong kanan dan kiri narkotika semua,” ujarnya.

Kondisi itu, membuat pemberantasan narkotika menjadi begitu sulit. BNN, Ditjen Bea Cukai dan Polisi mengalami kesulitan yang luar biasa karena bandar yang bekerjasama dengan oknum. ”Ini beban juga untuk negara,” terang mantan Kabareskrim tersebut.

Belum lagi, negara yang harus membiayai hidup para bandar narkotika ini. Toge yang sudah vonis mati ini malah tidak mati-mati. ”Kita semua yang biayai dia makan. Tapi, malah dia edarkan racun untuk generasi bangsa,” ungkapnya.

Biaya yang begitu besar juga dikeluarkan untuk merehabilitasi para pengguna narkotika. Kondisi itu padahal terjadi karena bandar-bandar yang saat ini divonis mati itu. ”Persoalan narkotika ini sudah begitu pelik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ( Ditjen Pas) Ade Kusmanto mengatakan, pemindahan Toge dari Medan ke Nusakambangan belum bisa dipastikan. Sebab, saat ini, Tige masih dalam proses penilaian (assesment) di Ditjenpas.

Setelah proses itu selesai, pihaknya masih harus berkoordinasi dengan pihak BNNP Sumut dan BNN. "Belum bisa dipastikan sekarang," ujarnya saat dihubungi. (idr/tyo/jpg)

Berita Sebelumnya

Fredrich Tetap Tak Terima
Fredrich Tetap Tak Terima

Berita Berikutnya

Zumi Zola Ngaku Dipaksa Dewan
Zumi Zola Ngaku Dipaksa Dewan

Berita Sejenis

Dukungan kepada Nuril Semakin Besar

Dukungan kepada Nuril Semakin Besar

Mahkamah Agung (MA) sudah menyatakan Baiq Nuril Maknun bersalah.


Kasus Baiq Nuril Tanda Negara Tak Baik

Kasus Baiq Nuril Tanda Negara Tak Baik

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Itulah pribahasa yang tepat untuk Baiq Nuril.


Ibu-ibu Dominasi Penyebaran Hoax

Ibu-ibu Dominasi Penyebaran Hoax

Penyebaran hoax di Indonesia kian mengkhawatirkan. Yang terbaru, hoax penculikan anak yang membuat Polri bergerak cepat menangkap penyebarnya.


Begini Penampakan Lukisan Binantang Tertua di Dunia

Begini Penampakan Lukisan Binantang Tertua di Dunia

Tiga binatang mirip sapi gemuk tergambar di gua Lubang Jeriji Saleh, Kalimantan Timur. Gambar yang paling besar tingginya mencapai 2 meter lebih.


Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Sebagian Besar Korban Masih di Dalam Pesawat

Pencarian korban kecelakaan Lion Air JT 610 mulai bergeser ke dasar laut.


Ribuan Honorer K2 Daftar CPNS

Ribuan Honorer K2 Daftar CPNS

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menampik adanya upaya mempersulit para tenaga honorer kategori dua (K2) untuk mendaftar CPNS baru.


BNPB Minta Tambahan Dana Lagi Rp500 Miliar

BNPB Minta Tambahan Dana Lagi Rp500 Miliar

Masa tanggap darurat bencana gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng) menyedot anggaran besar.


Kehabisan Dana, Kemensos Butuh Rp567 Miliar

Kehabisan Dana, Kemensos Butuh Rp567 Miliar

Kejadian bencana alam besar yang hampir berurutan, Lombok kemudian Sulawesi Tengah, ternyata menguras anggaran penanganan bencana di Kementerian Sosial (Kemenso


Sebelum Daftar CPNS Hari Ini, Lebih Baik Bikin Akun Dahulu

Sebelum Daftar CPNS Hari Ini, Lebih Baik Bikin Akun Dahulu

Hingga tadi malam (25/9) belum ada kepastian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait kapan dimulainya pendaftaran CPNS baru.


Keluarga Budi Mulya Tagih Janji KPK

Keluarga Budi Mulya Tagih Janji KPK

Keluarga terpidana mantan Deputi Bidang Moneter Bank Indonesia (BI) Budi Mulya kembali mendatangi gedung KPK kemarin (19/9).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!