Nasional
Share this on:

Benny Wenda Aktor Pengusiran Warga Non-Papua

  • Benny Wenda Aktor Pengusiran Warga Non-Papua
  • Benny Wenda Aktor Pengusiran Warga Non-Papua

JAKARTA - Kondisi keamanan Wamena, Jayapura, Papua sudah kembali kondusif. Warga pendatang tak perlu lagi eksodus. Terlebih negara menjamin keamanan setiap warganya.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan tak perlu lagi ada yang ditakutkan di Papua. Kondisi Wamena pascakerusuhan sudah pulih dan kondusif. "Saya imbau tak perlu eksodus karena keamanan sudah semakin kondusif," katanya di Jakarta, Jumat (4/10) kemarin.

Menurutnya, suasana Wamena saat ini kondusif. Terlebih ada komitmen aparat keamanan untuk menciptakan suasana semakin kondusif di seluruh tanah Papua. "Memang masih ada beberapa warga yang masih khawatir, masih merasa takut dan saya kira itu sangat manusiawi," tambah dia.

Pernyataan Agus kembali ditegaskan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Dia mengatakan pemerintah menjamin keamanan warga yang ada di Kabupaten Wamena, Papua. "Pastilah, jaminan keamanan sedang berjalan. Saat ini jumlah kekuatan yang terlibat merupakan bagian dari salah satu upaya memberikan jaminan keamanan," katanya di Gedung Bina Graha.

Dikatakannya, kehadiran aparat keamanan adalah untuk menciptakan situasi keamanan yang stabil.

Moeldoko menjelaskan kondisi keamanan yang stabil harus tercipta untuk meyakinkan masyarakat agar tidak keluar dari Wamena.

Sementara itu Menko Polhukam Wiranto munculnya gangguan keamanan di Papua tak lepas dari peran Benny Wenda. Tokoh separatis itulah yang menginstruksi kelompok kriminal bersenjata (KKB) untuk menyerang warga pendatang di Wamena.

"Kita terus mengejar siapa aksi-aksi provokasi dan sebagainya. Tapi serangan-serangan itu kan dilakukan oleh KKB. Kelompok bersenjata mereka. Mereka dapat instruksi dari Benny Wenda untuk menyerang pendatang dan kerusuhan di kota-kota, termasuk di media sosial," kata Wiranto.

Dikatakannya, provokasi di media sosial terus dilakukan untuk menciptakan kegaduhan. Karenanya, Wiranto mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi. "Maka kita mengharapkan masyarakat terutama masyarakat yang bergerak di medsos bantu mendinginkan suasana ini. Membantu agar masyarakat menghilangkan trauma itu," kata dia.

Selain itu, Wiranto juga menyebut Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw telah mengimbau masyarakat untuk kembali ke Wamena. "Kapola Papua kan sudah juga menyampaikan penjelasan ke masyarakat, bahwa mengimbau ke masyarakat ayo balik ke sana. Namun kami juga harus memberikan jaminan keamanan yang utuh," ucapnya. (gw/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Asap Lenyap, Hak Hidup Dilanggar
Asap Lenyap, Hak Hidup Dilanggar

Berita Sejenis

Mensos Sebut KPK Minta Pengakuratan Data Warga Miskin

Mensos Sebut KPK Minta Pengakuratan Data Warga Miskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pengintegrasian data masyarakat miskin dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).


Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan Bebani Warga Miskin

Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan Bebani Warga Miskin

Meski Presiden Joko Widodo telah meneken peraturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, namun gelombang protes masih terus terjadi.


PNS di Kemenpan RB Dilarang Pakai Cadar

PNS di Kemenpan RB Dilarang Pakai Cadar

Memakai berbagai macam busana termasuk menggunakan cadar, merupakan hak setiap warga negara.


1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 Korban Kerusuhan Kembali ke Wamena

1.108 warga yang sebelumnya mengungsi akibat kerusuhan Wamena, sudah kembali ke Wamena.


Semua Warga Miskin Dibantu Iuran BPJS Kesehatannya

Semua Warga Miskin Dibantu Iuran BPJS Kesehatannya

Seluruh warga miskin dan tak mampu akan menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polisi Jamin Situasi Wamena Aman dan Kondusif

Polri memastikan situasi di Wamena, Papua saat ini telah aman dan kondusif. Polri juga menjamin akan selalu menjaga stabilitasnya.


Orang Asli Papua Akan Duduki Eselon I dan II

Orang Asli Papua Akan Duduki Eselon I dan II

Sejumlah nama perwakilan dari Papua akan di tempatkan pada jabatan eselon I dan II.


Dua Warga Ditembak Mati, Separatis Kirim Kode ke Jokowi

Dua Warga Ditembak Mati, Separatis Kirim Kode ke Jokowi

Dua jenazah korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua, akhirnya diterbangkan, Minggu (27/10) kemarin.


Veronica Koman Lobi Parlemen Australia

Veronica Koman Lobi Parlemen Australia

Aktivis sekaligus pengacara Hak Asasi Manusia untuk urusan Papua, Veronica Koman, bertemu dengan sejumlah anggota parlemen Australia.


Kesejahteraan Guru di Papua Minta Diperhatikan

Kesejahteraan Guru di Papua Minta Diperhatikan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy memastikan, kegiatan belajar mengajar (KBM) kembali normal pascakonflik sosial di Wamena, Papua.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!