Nasional
Share this on:

Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

  • Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus
  • Berkas Dilimpahkan, Sidang Praperadilan Setnov Jalan Terus

JAKARTA - Meski mengaku telah mendengar informasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas ke pengadilan, hakim tunggal praperadilan Setya Novanto, Kusno, tetap melanjutkan sidang yang diajukan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) itu.

"Dari pemberitaan tahu perkara ini sudah dilimpahkan ke pengadilan. Tapi kami (di sidang praperadilan) itu garisnya tetap. Gugur setelah pemeriksaan pokok perkara itu dimulai," ujar Hakim Kusno saat memimpin sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/12).

Menurut Kusno, praperadilan akan tetap berjalan sampai hakim yang nantinya memimpin sidang pokok perkara kasus Novanto mengetuk palu dimulainya sidang beragendakan pembacaan surat dakwaan terhadap Ketua DPR tersebut.

"Kapan pokok perkara dimulai, yaitu ketika hakim mengetuk palu menyatakan sidang untuk pembacaan surat dakwaan. Sepakat seperti itu karena memang hukum acaranya seperti itu. Baik itu di KUHAP Pasal 82," ucapnya.

Karena itu Kusno meminta Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai pihak termohon, segera mengajukan surat dan bukti-bukti pelimpahan berkas agar tidak menjadi perdebatan di kemudian hari selama proses peradilan bergulir.

"Jadi kalau memang sudah diajukan, kapan pelimpahannya. Kalau perlu besok (Jumat) sudah diajukan bukti itu. Tapi tetap, gugatan praperadilan gugur setelah perkara pokoknya mulai diperiksa," kata Kusno.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyatakan, pihaknya telah melimpahkan berkas perkara Novanto ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (6/12) kemarin.

Pelimpahan dilakukan setelah lembaga antirasuah tersebut menilai berkas perkara Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut lengkap. (gir/jpnn)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Sejumlah Orang Jadi Korban Buntut Penyerangan Polsek Ciracas

Polisi masih terus menyelidiki kasus perusakan dan penyerangan Mapolsek Ciracas pada Rabu dinihari (12/12).


15 Jenazah yang dieksekusi KKSB Akan Dievakuasi Hari Ini

15 Jenazah yang dieksekusi KKSB Akan Dievakuasi Hari Ini

Pasukan gabungan TNI dan Polri terus berusaha masuk wilayah Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua Rabu (5/12).


31 Pekerja Dieksekusi KKSB, Proyek Jembatan Trans Papua Dihentikan

31 Pekerja Dieksekusi KKSB, Proyek Jembatan Trans Papua Dihentikan

Pembantaian 31 pekerja konstruksi jembatan Jembatan Kali Aorak adalah cobaan berat bagi progres pembangunan infrastruktur Jalan Trans Papua.


31 Pekerja Proyek Dieksekusi KKSB, Jalan ke Lokasi Terblokade

31 Pekerja Proyek Dieksekusi KKSB, Jalan ke Lokasi Terblokade

Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali melakukan aksi.


Soal Ijazah Bodong, Menristekdikti Sudah Klarifikasi Statsusnya

Soal Ijazah Bodong, Menristekdikti Sudah Klarifikasi Statsusnya

Perseteruan antara Staf Khusus Menristekdikti Abdul Wahid Maktub dan Tirto terus bergulir.


Tol Merak–Surabaya Target Tuntas Sebelum Natal

Tol Merak–Surabaya Target Tuntas Sebelum Natal

Jalan tol yang menghubungkan Merak dan Surabaya ditargetkan bisa digunakan pada pekan ketiga bulan desember 2018 mendatang.


Solo-Ngawi Kini Hanya 1,5 Jam

Solo-Ngawi Kini Hanya 1,5 Jam

Rencana menyambung jalan tol Jakarta-Surabaya pada akhir tahun ini semakin dekat.


Ahmad Dhani Dituntut Dua Tahun Penjara

Ahmad Dhani Dituntut Dua Tahun Penjara

Musisi Ahmad Dhani yang merupakan terdakwa kasus ujaran kebencian kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan dari pihak JPU.


Zola Minta Hukuman Ringan

Zola Minta Hukuman Ringan

Sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola Zulkifli berlangsung di Pengadilan Tipikor, Jakarta Kamis (22/11).


Petisi Selamatkan Baiq Nuril Diteken

Petisi Selamatkan Baiq Nuril Diteken

Dukungan terhadap Baiq Nuril Maknun terus mengalir.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!