Nasional
Share this on:

BJ Habibie Turun Tangan

  • BJ Habibie Turun Tangan
  • BJ Habibie Turun Tangan

JAKARTA - Presiden ke-3 Prof. Dr. Ing. Baharuddin Jusuf (BJ) Habibie turun tangan. Ini menyikapi kondisi bangsa saat ini. Secara tertutup tokoh sentral pada massa kepemimpinan Presiden Soeharto itu pun menitipkan beberapa pesan yang disampaikan langsung ke Presiden Joko Widoodo.

Kepada wartawan, Habibie menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April lalu. "Saya datang ke mari, pertama ingin mengucapkan selamat kepada Presiden, bahwa rakyat telah menentukan. Beliau ujung tombak generasi penerus," kata Habibie, di Istana Merdeka, Jakarta, kemarin (24/5).

Menurut Habibie, dirinya dan Presiden Jokowi sepakat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, dan stabilitas, dan proses pemerataan, dan masa depan bangsa ini tidak ada tawar menawar. "Itu kartu mati," ujarnya.

Ditegaskan Habibie, siapa pun yang nantinya akan memimpin dan sedang memimpin, maka ia tidak saja memimpin orang-orang yang memilihnya melainkan seluruh bangsa Indonesia. "Siapa saja yang nanti akan memimpin dan sedang memimpin, dia tidak memimpin yang memilihnya. Dia memimpin seluruh bangsa Indonesia," tegasnya.

Ia mengingatkan, bahwa kita tidak boleh memberikan kesempatan bagi pihak manapun untuk melakukan perpecahan bangsa. "Kita tidak dibenarkan, tiap lima tahun, kita ada pemilihan presiden. Apa tidak mengambil risiko menghambat pembangunan? Mengambil risiko bahwa kita bisa diadu domba, pecah, dan sebagainya, enggak ada itu. Oke. Leadaan sekarang disamakan dengan keadaan tahun 1998, its not true," tegas Habibie.

Menurut dia, apa pun yang terjadi dalam konstelasi politik saat ini sejatinya telah disepakati sendiri oleh masyarakat mekanismenya. Termasuk dalam penentuan calon-calon peserta Pilpres dalam pemilu langsung. "Ini ada masalah, lho dua orang, ada yang bilang sama saya, Pak kenapa hanya dua itu. Loh kamu yang tentukan mekanismenya, kalau enggak benar, mau lebih banyak silakan tentukan," tuturnya.

Menurut dia, sejatinya Indonesia mempunyai alternatif sebagaimana pengalamannya yang telah mengalami tiga generasi sejak generasi 45. "Anda ini anak dari cucu intelektual semua. Nah kalau mau anggap saya berhasil, Anda juga harus lebih hebat daripada saya. Itu tolak ukurnya," ucapnya.

Jadi di dalam hal ini, kata dia, ini pertama kalinya bagi Indonesia memiliki seorang presiden yang dipilih langsung oleh rakyat, di mana yang pertama kali dipilih langsung adalah SBY. Sementara para presiden sebelumnya masih dipilih melalui MPR sehingga dalam hal ini SBY masih berada pada generasi peralihan seperti dirinya.

"Kalau Anda menjadi presiden kan tidak akan memihak yang memilih Anda saja kan, semua. dan kita tidak pernah SARA kan. Tidak ada di sini. Jadi saya rasa itu yang penting," ujarnya.

Terpisah, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengaku akan memberikan hormat kepada calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto, bila imbauannya kepada para pendukungnya agar tidak ada kekerasan dalam aksi damai dapat terwujud. "Kalau itu dilaksanakan, saya hormat betul kepada beliau (Prabowo, red)," kata Wiranto, kemarin.

Pada video tersebut, tampak Wiranto diwawancarai oleh beberapa orang sebelum melaksanakan sahur di kediamannya di Jakarta. Ia mengaku sudah mengetahui pesan yang disampaikan oleh Prabowo melalui akun twitternya itu. "Itu bagus itu, pernyataan beliau. Kan kira-kira bunyinya bahwa beliau menghendaki agar pendukungnya, pengikutnya itu sabar, kemudian menghentikan segala tindakan kekerasan. Bahwa aksi damai pun sementara itu dihentikan, taat hukum, kemudian juga mengajak aparat keamanan supaya bertindak arif," ujar Wiranto.

Hal itu, lanjut Wiranto, sesuai dengan anjuran Presiden Jokowi untuk membangun kerukunan, membangun kebersamaan dalam kehidupan berbangsa. "Dan saya ingat juga Pak SBY juga berikan apresiasi itu," ujarnya.

Menurut dia, Prabowo Subianto juga akan tercatat dalam demokrasi Indonesia manakala imbauannya dapat dilaksanakan oleh para pendukungnya. Namun, tegas dia, jika ternyata masih ada pendukungnya yang berniat melakukan aksi anarkis, maka yang paling bertanggung jawab untuk menghentikannya adalah Prabowo sendiri.

"Yang paling bertanggung jawab untuk menghentikan itu hanya sang pemimpin, Pak Prabowo sendiri," jelasnya.

Mantan Pangab ini juga berharap para pendukungnya mematuhi diinstruksikan Prabowo karena di bulan Ramadan ini umat Islam dapat menciptakan suasana damai dan tenang. "Mari kita doakan kepada Allah SWT agar yang terjadi adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Itu kita harapkan semua," tuturnya. (ful/zul/fin)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

OTT Impor Bawang Putih, DPR: Tindakan Perorangan

KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengamankan orang kepercayaan anggota DPR RI dalam operasi tangkap tangan (OTT) dugaan suap impor bawang putih.


Sejumlah Parpol Siap Menerima, Keputusan di Tangan Sandiaga

Sejumlah Parpol Siap Menerima, Keputusan di Tangan Sandiaga

Pasca Pilpres 2019, Sandiaga Uno aktif sebagai pendamping di bidang kewirausahaan. Hingga saat ini, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu belum menerima tawaran


615 Rumah Sakit Turun Kelas

615 Rumah Sakit Turun Kelas

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya buka suara mengenai kisruh sejumlah rumah sakit yang mengalami penurunan kelas.


Suku Bunga Akhirnya Turun Juga

Suku Bunga Akhirnya Turun Juga

Setelah bertahan sejak November 2018, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR).


Pendaftar SBMPTN Tahun Ini Turun

Pendaftar SBMPTN Tahun Ini Turun

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) resmi menutup pendaftaran seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBM PTN) 2019, Senin malam (24/6).


Korlantas Minta Rentang Waktu Arus Mudik dan Balik Seimbang

Korlantas Minta Rentang Waktu Arus Mudik dan Balik Seimbang

Jumlah kecelakaan lalulintas selama Operasi Ketupat 2019 turun 65 persen. Demikian juga jumlah korban jiwa yang turun hingga 63 persen.


Angka Kecelakaan Arus Mudik 2019 Turun 61 Persen

Angka Kecelakaan Arus Mudik 2019 Turun 61 Persen

Angka kecelakaan arus mudik Lebaran 2019 atau Hari Raya Idul Fitri 1440 H hingga H-3 atau Minggu (2/6) turun 61 persen dibanding tahun sebelumnya.


Main Perkara, Hakim di Balikpapan Diduga Terima Rp100 Juta

Main Perkara, Hakim di Balikpapan Diduga Terima Rp100 Juta

Tim penindakan KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini, operasi senyap itu digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur.


Tujuh Orang Kena OTT Distribusi Pupuk

Tujuh Orang Kena OTT Distribusi Pupuk

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim satgas di Jakarta, Rabu (27/3).


Jadi Tersangka Suap, Dua Pejabat Kemenag Diberhentikan

Jadi Tersangka Suap, Dua Pejabat Kemenag Diberhentikan

Sepakan pasca operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Agama memberhentikan sementara dua pejabatnya yang ikut diamankan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!