Nasional
Share this on:

Boeing Umumkan Panduan saat Pesawat Eror

  • Boeing Umumkan Panduan saat Pesawat Eror
  • Boeing Umumkan Panduan saat Pesawat Eror

JAKARTA - Boeing Co menulis laporan mengenai kecelakaan Pesawat Lion Air PK-LQP. Laporan tersebut berdasar dari penyelidikan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Kementerian Perhubungan pun menerima laporan yang diterbitkan dalam bentuk Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM) tersebut. Laporan Boeing itu tertulis dalam buletin bernomor TBC-19 yang terbit 6 November lalu.

Boeing menuliskan jika pergerakan moncong pesawat Boeing 737 MAX-8 turun karena sensor Angle of Attack (AOA) kacau. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari Boeing Co.

”Laporan yang dikeluarkan ini merupakan update dari petunjuk yang telah ada sebelumnya yang melibatkan NTSB (National Transportasion Safety Board, Red) Amerika Serikat serta Boeing,” ujarya kemarin (9/11).

”Kami telah menerima konfirmasi pagi tadi (kemarin pagi, Red) bahwa emergency AD (Airworthiness Directive, Red) telah diterbitkan. Ditjen hubud sedang mempelajari dan mengevaluasi emergency AD dimaksud,” ungkapnya. Pramintohadi juga meminta setiap temuan KNKT selalu ditindaklanjuti.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan telah melakukan rampcheck untuk seluruh Boeing 737 MAX-8. Di Indonesia sendiri, ada 11 pesawat. 10 pesawat dimiliki Lion Air, satu lagi dimiliki Garuda Indonesia.

Setelah dilakukan pemeriksaan tersebut, Garuda Indonesia memastikan armada B737 Max 8 yang saat ini dioperasikan layak terbang. Pemeriksaan khusus tersebut meliputi indikasi repetitive problems, pelaksanaan troubleshootings, kesesuaian terhadap prosedur dan implementasi pelaksanaan aspek kelaikudaraan. Selain itu juga kelengkapan peralatan untuk melakukan troubleshooting.

Direktur Teknik Garuda Indonesia, I Wayan Susena mengatakan bahwa Garuda Indonesia berupaya mengedepankan keamanan. ”Sejalan dengan upaya maksimalisasi aspek safety pada pengoperasian satu armada B737 Max 8, Garuda Indonesia juga telah melakukan koordinasi intensif dengan Boeing terkait update manual mitigasi pengoperasiansesuai dengan FCOM,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa manual mitigasi tersebut mengatur panduan yang harus diambil penerbang saat mengalami kondisi error saat input pada fiturAOA pesawat. Buletin tersebut menjadi panduan untuk menjalankan kegiatan operasional Garuda Indonesia. (lyn/jpg)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Listrik Mati Dua Kali, Penumpang Lion Air JT 568 Minta Turun

Listrik Mati Dua Kali, Penumpang Lion Air JT 568 Minta Turun

Penumpang pesawat Lion Air penerbangan JT 568 rute Jakarta-Jogjakarta mengalami masalah kelistrikan saat akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta.


Ketakutan, Empat Pekerja Nekat Terobos Hutan agar Selamat dari Pembantaian KKSB

Ketakutan, Empat Pekerja Nekat Terobos Hutan agar Selamat dari Pembantaian KKSB

Paulus Rizal Malaga (30) langsung pucat saat didatangi seorang perempuan paro baya.


Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

Divonus 6 Tahun, Hak Politik Zumi Zola Dicabut Lima Tahun

Gubernur Jambi (nonaktif) Zumi Zola Zulkifli tampak tegar saat mendengar ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Yanto membacakan putusan, kemarin (6/12)


Gagal saat Tes CPNS, Bisa Ikut Rekrutmen PPPK

Gagal saat Tes CPNS, Bisa Ikut Rekrutmen PPPK

Belum genap sepekan, Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memicu polemik.


Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Santunan Korban Lion Air Mulai Diberikan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengeluarkan laporan penyelidikan awal kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP 29 Oktober lalu.


Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Dari Denpasar Seharusnya Tak Boleh Terbang

Hari ini (29/11) tepat sebulan kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air.


CVR Lion Air Masih Dicari

CVR Lion Air Masih Dicari

Hingga kemarin Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP belum juga ditemukan. Sinyal dari ping locator makin lemah.


Pesawat Lion Nyenggol Tiang Lampu, 143 Penumpang Terlambat Berangkat

Pesawat Lion Nyenggol Tiang Lampu, 143 Penumpang Terlambat Berangkat

Pesawat Lion Air kembali mengalami musibah. Pesawat dengan nomor layanan JT-633 dari menabrak tiang lampu Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, kemarin (7/11).


Angkut Durian 2 Ton, Penumpang Sriwijaya Air Turun Lagi

Angkut Durian 2 Ton, Penumpang Sriwijaya Air Turun Lagi

Keberangkatan pesawat Sriwijaya Air rute Bengkulu–Jakarta harus tertunda kemarin (6/11).


Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

Identifikasi Jenazah Lion Air Bisa 1,5 Bulan

Proses identifikasi jenazah kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 bergerak cepat.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!